MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 02 Desember 2018 10:01
Empat Menit Singkat dengan Tabata
SIDE TO SIDE JUMPING LUNGE: Berdiri tegak dengan membuka kaki selebar bahu dan posisikan lengan di samping badan. Sentuh kaki kiri dengan tangan kanan, dan pastikan tangan kiri lurus di atas kepala. Ulangi gerakan bergantian.

PROKAL.CO, OLAHRAGA berintensitas tinggi tak hanya pliometrik. Ada pula olahraga yang bernama tabata. Olahraga ini mungkin masih terdengar asing di kalangan awam. Awalnya, olahraga tabata ditemukan oleh salah seorang ilmuwan Jepang yang bernama Izumi Tabata.

Dia menemukan fakta bahwa olahraga dengan durasi empat menit selama empat hari, dalam waktu seminggu ditambah aktivitas yang dijalani berintensitas tinggi, mampu memberi dampak yang lebih efektif dibanding olahraga yang dilakukan dalam lima hari dengan durasi satu jam namun intensitasnya sedang. Kalori yang berhasil dibakar dalam jumlah banyak karena aktivitas dengan intensitas tinggi, maka tabata dipercaya ampuh untuk menurunkan berat badan.

Durasi olahraga yang cukup singkat hanya empat menit, menjadikan olahraga tabata populer di kalangan orang-orang sibuk yang memang tidak sempat olahraga. Namun, tetap harus diperhatikan karena ini termasuk olahraga berintensitas tinggi dan tidak semua orang mampu menjalaninya. Biasanya, tabata lebih dianjurkan untuk orang-orang yang memang sudah terbiasa berolahraga.

Ahmad Jamaludin, trainer di Benk Gym mengungkapkan, sebelum melakukan tabata harus diawali dengan pemanasan dan peregangan kurang lebih sepuluh menit. Tak jauh berbeda dengan pliometrik, tujuannya agar terhindar dari cedera.

“Ada kecenderungan cedera karena kebanyakan bergerak cepat. Napas juga harus diatur, beri jeda setiap mau bergerak ke gerakan berikutnya. Saat turun harus pelan, begitu pula saat naik juga harus pelan. Kenapa? Durasi massa ototnya panjang. Kalau turunnya cepat, naiknya cepat ya malah enggak ada durasi ototnya,” ungkapnya saat ditemui di Benk Gym, Jalan Cendana, Samarinda.

Biasanya aturan dasar olahraga tabata diawali dengan melakukan olahraga intensitas tinggi selama 20 detik. Setelah selesai, lanjut dengan istirahat selama sepuluh detik. Satu kali olahraga dan satu kali istirahat itu dihitung satu set. Ulangi hingga 8 kali set dengan gerakan sama. Setelah selesai, gunakan waktu selama satu menit untuk beristirahat dan bisa melanjutkan sesi tabata selanjutnya dengan gerakan berbeda.

Pada tahap satu, meliputi gerakan burpees dan mountain climbers. Tahap kedua ada squat jump dan high knee jog. Terakhir, ada jump kicks dan side-to-side jumping lunges. Pada intinya, dari berbagai gerakan ini manfaatnya hampir sama yakni untuk menguatkan jantung, menguatkan otot kaki, paha, dan sendi serta membakar lemak dan meningkatkan fleksibilitas tubuh.

“Tabata meningkatkan kerja jantung dan paru-paru. Jika keduanya kuat, pembuluh darah bisa mengalirkan darah lebih banyak dan cepat. Jadinya ya bisa mengalirkan oksigen yang lebih ke dalam sel-sel otot,” papar pria 26 tahun tersebut.

Walaupun olahraga ini terbilang singkat, jangan memandang remeh bahwa untuk melakukannya sangat mudah. Rangkaian gerakan yang berbeda dalam hitungan detik, mau tak mau memaksa tubuh untuk bergerak cepat karena sesuai namanya, olahraga tabata termasuk dalam HIIT. Menurut Jamal, olahraga ini berlaku untuk rentang usia tertentu.

Contohnya, jika ada seseorang usia 40 tahun dan 26 tahun. Keduanya tak begitu sering melakukan olahraga. Seperti yang diketahui, usia 40 itu rentan osteoporosis. Jika kedua orang itu melakukan tabata, sudah pasti yang berusia 26 lebih mudah melakukannya.

“Kecuali, jika seseorang yang berusia 40 tahun ke atas itu rutin berolahraga, pola hidupnya sehat, dan memang terbiasa mungkin bisa juga melakukan ini. Balik lagi, apakah dia kuat atau tidak. Kalau dia yang jarang berolahraga itu yang bahaya,” beber Jamal. Tabata termasuk olahraga fleksibel. Anda bisa melakukannya di mana saja dan kapan saja. (*/ysm*/rdm/k16)


BACA JUGA

Minggu, 17 Februari 2019 11:57
Mengenal Olahraga Bela Diri Wing Chun

Jaga Ketenangan, Tak Mudah Diserang Lawan

ADA banyak ragam jenis bela diri, salah satunya wing chun.…

Minggu, 17 Februari 2019 11:55
Mengenal Bela Diri Wing Chun

Konsentrasi dan Kuasai Teknik Dasar

GERAKAN wing chun sederhana, namun bukan berarti tanpa kesulitan. Umumnya,…

Minggu, 10 Februari 2019 10:05

Pria Wajib Pakai Deodoran dan Body Spray...??

Percaya diri tumbuh ketika pria memiliki tubuh yang wangi. Tapi, terkadang…

Minggu, 03 Februari 2019 11:27

Si Tangan Ajaib

SETIAP calon pengantin selalu ingin tampil menawan pada hari bahagia…

Minggu, 03 Februari 2019 11:26

Tak Ada Suka Tanpa Duka

SIAPA warga Samarinda yang tidak mengenal sosok make up artist…

Minggu, 03 Februari 2019 11:21

Perbanyak Syukur, Puaskan Klien

KHAIRUNNISA menyadari bahwa MUA, bukan lagi profesi musiman. Pasalnya, jasa…

Minggu, 20 Januari 2019 10:30

Membuat Amplang di Papua

HINGGA kini, Taufik Rahmani masih aktif mengikuti berbagai kegiatan kewirausahaan…

Minggu, 20 Januari 2019 10:28

Wajib Belajar dari Kegagalan

Sejak 1992 hingga kini, usaha amplang Taufik Rahmani semakin eksis.…

Minggu, 06 Januari 2019 08:34

Penting..!! Cek Kolesterol Usai Liburan

Liburan bisa membuat Anda relaks dan mengisi ulang energi dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*