MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Minggu, 02 Desember 2018 06:26
Terinspirasi Pernikahan Sendiri

Widyasari

TANGAN AJAIB: Perlahan tapi pasti, Widyasari mengubah setiap goresan menjadi motif bunga indah. Detail motif yang kecil-kecil menjadi ciri khas dari hasil lukis hennanya. (RORO MIRA/KP)

PROKAL.CO, Tangan kanan Widy berhati-hati tatkala melukis di punggung tangan kliennya. Awalnya terlihat seperti goresan biasa. Tak lama kemudian, goresan demi goresan membentuk bunga yang terukir cantik. Itulah seni yang disebut henna atau mehndi asal India.

PEREMPUAN bernama lengkap Widyasari itu cukup lama bergelut dalam bisnis jasa lukis henna. Menurut pengakuan perempuan berhijab itu, awalnya dia tak tahu sama sekali tentang henna. Cerita bermula ketika dia melangsungkan pernikahan pada 2013 dan mendapat paket henna dari salon tempatnya dirias.

“Sehari sebelum akad, ada yang datang ke rumah. Dia orang salon yang mau melukis henna. Waktu itu saya enggak tahu henna itu apa, saya pasang muka kebingungan. Mungkin perempuan itu peka kalau saya enggak tahu, akhirnya dia bilang mehndi. Waduh, bukannya makin paham, saya malah makin bingung. Kebingungan itu berakhir saat dia bilang pacar air,” sebut perempuan yang kerap disapa Widy itu.

Tanpa disadari, pernikahannya merupakan jalan menjadi henna artist. Seakan baru terjadi kemarin, Widy menatap tangannya. Dia kagum dengan hasil henna saat itu. Dari situ, tebersit niat untuk mencari tahu lebih banyak tentang seni lukis henna.

Dua bulan setelah menikah, Widy meminta izin kepada suami untuk mencari tempat kursus belajar melukis henna. Ketika sudah mengantongi izin, dia mengaku kecewa karena cukup sulit menemukan tempat kursus henna di Samarinda kala itu.

“Waktu itu dapat, tapi pembimbingnya ada di Bandung dan menawarkan kelas kursus online. Jadi, saya mikir ulang. Ini kan melukis, kita harus belajar melalui praktik, bukan teori. Jadi, saya rasa kalau kursus online itu kurang efektif meski lewat video,” ujar perempuan 29 tahun itu.

Tak kehabisan akal dan memiliki keinginan kuat, Widy belajar melalui YouTube. Memutuskan untuk menekuni dengan serius sejak Desember 2013. Meski belum mendapat klien, dia tetap rutin belajar melalui YouTube dan menggunakan sanak saudara menjadi kelinci percobaannya.

Merasa sudah cukup mengantongi ilmu, pada Maret 2014 dia memutuskan memberi kado kepada pernikahan kepada sahabatnya. “Itu kali pertamanya saya melukis tangan calon pengantin. Meski dia sahabat saya, masih ada juga rasa gugupnya. Jantung dag dig dug enggak karuan, karena takut hasilnya malah mengecewakan. Tapi, syukur alhamdulillah, sahabat saya suka,” ujarnya sambil mengelus dada pertanda lega.

Sejak melewati momen itu dengan lancar, Widy ketagihan melukis tangan calon pengantin lebih banyak lagi. Meski sering mendapat pujian, tak membuatnya tinggi hati. Malah dari pujian yang membuatnya semangat belajar untuk memperdalam ilmunya.

Tak terasa, usahanya berjalan setahun kala itu. Selama itu juga dia belajar henna secara autodidak melalui internet. Merasa masih haus ilmu,pada awal 2015 dia memutuskan bergabung dengan Kaltim Henna Artist Community (Kahacy).

“Ketika menjadi bagian dalam komunitas Kahacy, bukan hanya mendapatkan ilmu baru. Tapi, mengajarkan tentang cara berbagi. Meski kita memiliki bisnis sama. Kita enggak pernah memiliki rasa ingin menyaingi apalagi menjatuhkan. Kita enggak pelit berbagi ilmu tentang teknik dan bertukar informasi mengenai bahan henna terbaik. Bahkan, saling mempromosikan bisnis sesama Kahacy. Kita adalah keluarga,” papar Widy.

Disinggung omzet, Widy hanya tersenyum. Perempuan berkacamata itu tak ingin terlalu pamer dengan penghasilannya. “Bisa dibilang menjanjikan,” ujarnya. Dalam seminggu, tak pernah sepi klien, apalagi menjelang weekend. “Ada pasang surut. Tapi saya melihat, ke depan usaha henna artist ini semakin banyak peminat,” tutupnya. (*/nul*/rdm2/k16)


BACA JUGA

Selasa, 19 Februari 2019 10:21

Tren Fashion Muslim 2019? Cek Ini

Tahun 2019, merupakan momentun menuju proyeksi Indonesia sebagai kiblat fashion…

Minggu, 17 Februari 2019 11:51

Gini Nih, Kompak Sekeluarga Senada dan Tampil Ceria

BERPAKAIAN kompak atau senada tak hanya milik pasangan. Namun, Anda…

Minggu, 17 Februari 2019 11:49
Banana Blondies

Paduan Pisang dan Cokelat

SALAH satu kue yang bisa diolah dengan cokelat adalah banana…

Minggu, 17 Februari 2019 11:47

Olahan Cokelat Nan Tak Manis Berlebihan

DUNIA kuliner tengah ramai dengan munculnya fenomena dessert box. Selain…

Sabtu, 16 Februari 2019 12:40

Mau Kulit Putih Mulus Seperti Orang Korea?

Kulit putih bersih seperti orang Korea merupakan dambaan banyak perempuan.…

Minggu, 10 Februari 2019 13:04

Sukses Berbisnis sejak 1985

Membangun usaha memang tidak mudah. Namun yang paling sulit adalah…

Minggu, 10 Februari 2019 13:03

Karyawan Jujur Aset Berharga

SELAIN pada perayaan tertentu, kue selalu menjadi makanan favorit kala…

Minggu, 10 Februari 2019 10:14

Begini Cara Bijak Hadapi Anak dan Gadget

Teknologi memang telah menguasai dunia beberapa tahun belakangan ini. Tak…

Minggu, 10 Februari 2019 10:12

Kerap Melarang Anak Itu Tidak Baik...??

Kerap melarang anak ternyata tidak baik bagi tumbuh dan kembang…

Kamis, 07 Februari 2019 11:16

Ini Khasiat Minum Lemon Jahe

Secangkir teh herbal bisa menjadi detoks bagi tubuh untuk mengeluarkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*