MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Minggu, 02 Desember 2018 06:18
Belajar dari Pengalaman untuk Menjadi Orang Besar
PRESTASI: Selain berpengalaman, Widyasari juga memiliki jejak prestasi gemilang. Pada 2017, dia berhasil menyabet posisi satu dalam acara Henna Wedding Design di Pentacity, Balikpapan. (IST)

PROKAL.CO, NYARIS seluruh daerah terpencil di Kalimantan pernah disambangi Widyasari untuk melukis henna atau mehndi. Perempuan yang akrab disapa Widy itu termasuk henna artist senior Samarinda. Dia melayani jasa lukis henna mulai Rp 25–Rp 600 ribu. Belum termasuk request pengantin, yang tentu saja bisa lebih tinggi tarifnya.

Meski begitu, siapa sangka bahwa sosok Widyasari sebagai henna artist kondang itu merupakan alumnus Akademi Teknik Industri (ATI) Makassar dengan konsentrasi teknologi pangan, yang kini berubah nama menjadi Politeknik Akademi Teknik Industri Makassar.

“Klien itu suka pada kaget kalau tahu saya ini lulusan teknik, ya kalau dipikir-pikir lucu juga sih karena orang-orang mengira saya ini alumnus Fakultas Kesenian. Atau setidaknya saya ini pandai melukis deh, tapi kalau disuruh melukis juga saya enggak bisa,” ucapnya sambil terkekeh.

Perempuan 29 tahun itu yakin bahwa ketekunan adalah kunci utama untuk sukses. Meski ada cibiran, hal itu tak cukup bisa membuatnya jatuh tersungkur dan menutup bisnis.

Melakoni bisnis henna artist selama lima tahun bukanlah pekerjaan pertama. Kesuksesan yang dia rasakan juga tak dia dapatkan secara instan. Widy merupakan perempuan tangguh, hal itu dapat dilihat ketika dia mengisahkan pekerjaan-pekerjaan yang pernah dia lalui.

Meski kala itu belum mengantongi ijazah SMK. Widy sudah memiliki pengalaman kerja di food and beverages resto coffee shop Hotel Borneo yang kini lebih dikenal sebagai Swiss-Belhotel Borneo Samarinda.

Bukan hal yang tak mungkin dia bekerja di hotel, karena perempuan berkacamata itu memang memilih jurusan perhotelan pada jenjang studi SMK-nya. Selama tiga bulan dia menjalani masa magang, saat itu usianya masih 17. Kinerjanya terbilang cukup baik, membuatnya dikontrak satu tahun.

“Saya memang pernah bekerja di hotel. Tapi, kerja di hotel enggak lama, kurang lebih selama satu tahun. Karena alhamdulillah saya diberi rezeki dapat beasiswa untuk melanjutkan kuliah di ATI Makassar,” ungkapnya sambil tersenyum.

Selepas lulus, Widy kembali ke Kota Tepian dan langsung kontrak kerja di Dinas Perindustrian sejak 2011. Siapa sangka rezekinya hanya bertahan selama dua tahun, pada 2013 kontrak kerjanya dengan Dinas Perindustrian usai.

“Sedih sih enggak ya, karena emang bakal tahu kontrak kerja akan habis. Jadi lebih memikirkan pekerjaan apa selanjutnya yang bisa saya lakukan. Apalagi waktu itu saya mau nikah, jadi enggak ada waktu untuk sedih-sedihan,” ungkap Widy sambil tertawa.

Meski begitu, perempuan berhijab itu percaya pada kebesaran Tuhan. Dia yakin pintu-pintu rezeki akan terbuka setelah dia menikah. Dan, siapa sangka rezeki itu datang dari pernikahannya dan mampu mengantarkannya menjadi henna artist kondang di Samarinda.

Ketika ditanya prinsip, Widy mendadak terdiam, volume suaranya pun mengecil. “Prinsip saya enggak macam-macam, yaitu hidup bermanfaat. Percuma saja hidup lama tapi tidak ada manfaatnya atau bahkan bisa merugikan. Saya pengin selama saya hidup ada manfaat baik yang bisa saya berikan kepada orang-orang agar kelak setelah tiada, yang diingat adalah hal-hal kebajikan,” ungkapnya sambil menganggukkan kepala. (*/nul*/rdm2/k16)


BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 09:29
Windie Karina Farmawati

Berbisnis Sejak 1972, Pernah Dibayar Rp 1

Trisnawati Tjandra mengaku sebagai pelopor usaha salon pertama di Samarinda.…

Senin, 20 Mei 2019 09:28

Pahami Empat Pilar Bisnis, Fokus dan Ubah Strategi

LATAR belakang pendidikan Windie Karina Farmawati adalah sarjana psikologi, bertolak…

Senin, 20 Mei 2019 09:20

Tampil Elegan Bikin Ramadan Berkesan

RAMADAN tak hanya diisi dengan ngabuburit atau buka bareng. Ada…

Minggu, 19 Mei 2019 13:48

Istimewa, Pekerjakan Anak Putus Sekolah

WINDIE  Karina Farmawati belajar dari sang ibu, Trisnawati Tjandra. Untuk memperkerjakan…

Minggu, 19 Mei 2019 12:19
Soto dan Salad

Hidangan Hangat hingga Kudapan Sehat

SOTO merupakan hidangan berkuah nan populer di Indonesia. Selaku juru…

Minggu, 19 Mei 2019 12:10

Kudapan Manis Nusantara dan Gurih dari India

SIAPA tidak kenal amparan tatak? Merupakan kudapan yang sering diburu…

Minggu, 12 Mei 2019 13:51
Bagus Satria dan Mira Dewi Yustina

Dari Pernikahan jadi Bisnis Menjanjikan

Tiga tahun lalu, Bagus Satria dan Mira Dewi Yustina membuat…

Minggu, 12 Mei 2019 13:50

Terima Pesanan dari Sumatra hingga Papua

PERTAMA kali merintis Galeri Cantik, Bagus Satria dan Mira Dewi…

Minggu, 12 Mei 2019 13:42

Stay Beautiful for Ramadan Iftar

MOMEN Ramadan dijadikan ajang berkumpul bersama sanak saudara dan teman.…

Minggu, 12 Mei 2019 13:39

Terapkan Konsep Bisnis Syariah

MENJALANI usaha memang harus dibarengi dengan konsep yang jelas untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*