MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 30 November 2018 11:14
Tiongkok Makin Gila-Gilaan, Proyek Kereta Bawah Laut Pertama Siap Dimulai
Pelabuhan Ningbo. Kelak jika kereta api baawah laut sudah terhubung, Ningbo-Zhoushan hanya memakan waktu 80 menit.

PROKAL.CO, JAKARTA – Pemerintah Tiongkok makin gila-gilaan mengembangkan jaringan transportasinya. Untuk kali pertama, mereka akan membangun rel kereta api cepat di bawah laut. Proyek itu dipastikan segera dimulai setelah kemarin (29/11) pemerintah menyetujui jalur yang akan dilalui bullet train tersebut.

Mengutip CNN, rute kereta bawah laut itu meliputi kota pelabuhan di selatan Shanghai, Ningbo, hingga Zhoushan, gugusan pulau di pesisir timur Tiongkok. Rute bawah laut tersebut merupakan bagian dari trek komuter Yong-Zhou sepanjang 77 km.

Dengan inovasi tersebut, perjalanan Ningbo–Zhoushan bisa jauh lebih cepat. Saat ini jalur itu hanya bisa dilalui bus dengan lama perjalanan 4,5 jam. Saat kereta bawah laut beroperasi, waktu tempuhnya bisa lebih cepat menjadi hanya 80 menit.

Di sepanjang rute akan dibangun tujuh pemberhentian. Tiga di antaranya merupakan stasiun baru. Selain rute yang lebih bebas hambatan, kereta cepat tersebut bakal beroperasi dengan kecepatan 250 km/jam.

Proyek ’’wah’’ itu menelan biaya hingga CNY 25,2 miliar (Rp 5,175 triliun). Targetnya, seluruh trek lengkap dan siap beroperasi pada 2025. Pemerintah Tiongkok menaruh harapan tinggi pada pembangunan fasilitas kereta cepat tersebut. Sebab, kepulauan Zhoushan memiliki potensi wisata tinggi. Mulai Desember tahun ini, Boeing –perusahaan penerbangan berbasis di Amerika Serikat– membuka pabrik luar negeri pertamanya di sana.

Di samping itu, beberapa area di kepulauan Zhoushan berpotensi menjadi objek wisata. Sayang, akses transportasinya sulit. Di antara pulau-pulaunya, Shengsi menjadi yang paling tenar. Pulau tersebut dikenal setelah foto-fotonya tersebar di situs traveling. Pulau Shengsi terkenal dengan kampung nelayannya yang masih tradisional. (CNN/Business Insider/c7/fam)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 00:47

MANTAP JUGA..!! 9 Kabupaten Kota Se Kaltim Meraih Opini WTP dari BPK

SAMARINDA -  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kalimantan Timur menyerahkan Laporan…

Jumat, 24 Mei 2019 13:50

HAIISSSS...!! Tol Balsam Batal Dibuka Lebaran

BALIKPAPAN-Keinginan warga Benua Etam merasakan mudik Idulfitri tahun ini via…

Jumat, 24 Mei 2019 13:29
Polri Bilang, Massa Ditunggangi Dua Kelompok Berbeda

8 Orang Jadi Korban Jiwa Kerusuhan 21-22 Mei

JAKARTA- Korban meninggal bertambah dua orang akibat bentrokan yang terjadi…

Jumat, 24 Mei 2019 13:21
Kerusuhan Berakhir, Tanah Abang Hari Ini Buka Lagi

ALHAMDULILLAH..!! Kondisi Jakarta Mulai Pulih

JAKARTA – Aksi pengerahan massa diprediksi masih terjadi di Jakarta…

Jumat, 24 Mei 2019 11:16

Antisipasi Lonjakan Penumpang Kapal, Pemkot Siapkan Tempat Penampungan

BALIKPAPAN- Pemkot Balikpapan berencana menyiapkan penampungan penumpang kapal jelang arus…

Jumat, 24 Mei 2019 11:14

Realisasi APBD 2019 Diprediksi Rp 2,57 T

SAMARINDA- Tahun ini, realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD)…

Kamis, 23 Mei 2019 14:42

Kaltim Belum Minat Obligasi

SAMARINDA- Pemprov Kaltim tampaknya belum tertarik menerbitkan obligasi sebagai alternatif…

Kamis, 23 Mei 2019 14:36

GIMANA NIH..!! Sudah Diresmikan, Maloy Tak Kunjung Beroperasi

SAMARINDA- Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK-MBTK) di…

Kamis, 23 Mei 2019 14:25

Error Berjamaah agar Hoax Tak Mudah Menyebar

MEDIA sosial, khususnya Facebook, WhatsApp (WA), dan Instagram (IG), layanannya…

Kamis, 23 Mei 2019 13:05

AP 1 Batal Kelola APT Pranoto, Ini Sikap Dishub Kaltim

SAMARINDA – PT Angkasa Pura I tak bergairah mengelola Bandara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*