MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 23 November 2018 10:19
UPTD Tahura Rancang Blok Pengelolaan
BUAT PAYUNG HUKUM: Kepala UPTD Tahura Rusmadi saat menyampaikan rancangan pengelolaan Blok Tahura Bukit Soeharto di sebuah hotel di Samarinda.

PROKAL.CO, TENGGARONG – Persoalan perambahan hutan, tambang ilegal, hingga tumbuhnya bangunan liar di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, bak benang kusut yang basah. Cara menyikapinya, tentu dengan mengurai atau menyelesaikannya satu demi satu.

Kerusakan serta berbagai aktivitas terlarang ditemukan di dalamnya. Untuk melakukan percepatan penyelesaian, Pemprov Kaltim melalui UPTD Tahura Bukit Soeharto merancang sejumlah regulasi penanganan Tahura Bukit Soeharto. Salah satunya dengan membagi zonasi Tahura menjadi sejumlah blok berdasar kondisi ideal Tahura.

Rancangan pembagian blok Tahura tersebut disampaikan dalam kegiatan bertajuk Uji Publik Pengelolaan Tahura Bukit Soeharto. Rancangan tersebut disampaikan Kepala UPTD Tahura Bukit Soeharto Rusmadi di sebuah hotel di Samarinda.

Puluhan stakeholder, perusahaan, serta aparat kepolisian dan TNI hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya, Universitas Mulawarman, Balai Gakum KLHK wilayah Kalimantan, serta unsur pemerintah kecamatan dan desa yang daerahnya masuk kawasan Tahura.

Saat ini Tahura Bukit Soeharto memiliki luasan lebih 64 hektare sesuai SK 1231 2017. Di dalam Tahura, ada tiga kawasan hutan dengan tujuan khusus (KDTK), yaitu Balai Penelitian Teknologi Pembenihan (SK No 201/MENHUT-II/2004), KDTK Balai Diklat Kehutanan Samarinda (SK Menhut No 8815/Kpts-II/2002) dan KDTK Pusat Penelitian Hutan Lembap (PPHT) Unmul (SK Menhut No 160/Menhut-II/2004).

“Nah, kawasan Tahura Bukit Soeharto ini harus dikelola secara terpadu sebagai wilayah konservasi baik dalam penataan, pengembangan, pemeliharaan, perlindungan dan pengendalian berdasar kaidah konservasi. Yaitu perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan secara lestari,” ujar Rusmadi.

Sehingga, kata dia, perlu dibuatkan payung hukum untuk menentukan tata ruang di dalam Tahura tersebut. Jadi, dapat ditentukan arah pengelolaan maupun pemanfaatannya. Begitu juga ketika terjadi persoalan di dalamnya. Karena itu, kata dia, dalam rancangan pengelolaannya, akan diusulkan pembagian blok menyesuaikan kondisi serta potensi lahan tersebut.

“Jadi rumah, kita menjadi tahu yang mana kamar mandi, yang mana kamar utama, yang mana kamar anak. Sehingga kalau ada kebakaran di rumah, tahu dan bisa diklasifikasikan bagian mana yang terbakar dan harus bagaimana,” tambahnya.

Pembuatan rancangan pengelolaan ini, sudah masuk tahap uji publik dan akan kembali dilakukan verifikasi atau pengecekan lapangan. Tahap akhirnya yakni menjadi dokumen dan peta blok pengelolaan.

“Ini juga nanti yang menjadi payung hukum mendorong pembuatan perda. Sehingga, kalau ada perusahaan yang ingin melakukan reboisasi lahan, sudah tahu tempatnya di mana saja. Begitu juga untuk perizinan potensi tempat wisata di Tahura yang berpotensi pendapatan asli daerah,” tambahnya.

Meski kian kritis, dia tetap optimistis jika perlahan restorasi Tahura Bukit Soeharto dapat dilakukan. Termasuk melakukan pemberdayaan masyarakat yang bermukim untuk diberikan solusi terbaik. Serta bangunan instansi pemerintah di dalam Tahura. Di antaranya, sejumlah kantor desa dan lurah di Kecamatan Samboja, Kukar. (qi/kri/k16)

 


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 11:00

Dua Pelamar CPNS Tak Hadir Pemberkasan

PENAJAM- Ratusan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinyatakan…

Jumat, 15 Februari 2019 09:51

Mutasi Massal Didukung Legislator

SANGATTA–Mutasi pejabat teras di lingkup Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab…

Jumat, 15 Februari 2019 09:41

Belanja Media Kembali Dikorupsi?

TANJUNG REDEB–Setelah terjadi persoalan terkait dugaan penyalahgunaan anggaran 2017, kini…

Jumat, 15 Februari 2019 09:33

Sabu Senilai Rp 650 Juta Dimusnahkan

SANGATTA–Sebanyak 289,66 gram narkoba jenis sabu dimusnahkan Polres Kutai Timur…

Jumat, 15 Februari 2019 09:30

Materi Tuntutan Belum Siap, Jaksa Pertimbangkan Pengembalian Rp 300 Juta

SAMARINDA – Pembacaan tuntutan untuk dua terdakwa kasus korupsi di…

Jumat, 15 Februari 2019 09:30

Kasus Ganja Bergulir ke Pengadilan Tinggi

SENDAWAR - Tiga warga Mahakam Ulu (Mahulu) yang didakwa terlibat…

Jumat, 15 Februari 2019 09:29

Golkar Target 110 Kursi di Senayan

TENGGARONG – Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Akbar…

Jumat, 15 Februari 2019 09:05

Edi Jadi Bupati Kukar, Hal Ini yang Jadi Fokus Pekerjaannya...

TENGGARONG - Setelah resmi dilantik sebagai bupati Kutai Kartanegara, Edi…

Kamis, 14 Februari 2019 10:50

Pejabat Teras Pemkab Rotasi Massal

SANGATTA–Sesuai rekomendasi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), Bupati Kutai…

Kamis, 14 Februari 2019 10:49

Kurir 1 Kg Sabu Dituntut 19 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB–Terdakwa kurir narkoba 1 kilogram (kg), Syahril, dituntut 19…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*