MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 23 November 2018 10:19
UPTD Tahura Rancang Blok Pengelolaan
BUAT PAYUNG HUKUM: Kepala UPTD Tahura Rusmadi saat menyampaikan rancangan pengelolaan Blok Tahura Bukit Soeharto di sebuah hotel di Samarinda.

PROKAL.CO, TENGGARONG – Persoalan perambahan hutan, tambang ilegal, hingga tumbuhnya bangunan liar di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, bak benang kusut yang basah. Cara menyikapinya, tentu dengan mengurai atau menyelesaikannya satu demi satu.

Kerusakan serta berbagai aktivitas terlarang ditemukan di dalamnya. Untuk melakukan percepatan penyelesaian, Pemprov Kaltim melalui UPTD Tahura Bukit Soeharto merancang sejumlah regulasi penanganan Tahura Bukit Soeharto. Salah satunya dengan membagi zonasi Tahura menjadi sejumlah blok berdasar kondisi ideal Tahura.

Rancangan pembagian blok Tahura tersebut disampaikan dalam kegiatan bertajuk Uji Publik Pengelolaan Tahura Bukit Soeharto. Rancangan tersebut disampaikan Kepala UPTD Tahura Bukit Soeharto Rusmadi di sebuah hotel di Samarinda.

Puluhan stakeholder, perusahaan, serta aparat kepolisian dan TNI hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya, Universitas Mulawarman, Balai Gakum KLHK wilayah Kalimantan, serta unsur pemerintah kecamatan dan desa yang daerahnya masuk kawasan Tahura.

Saat ini Tahura Bukit Soeharto memiliki luasan lebih 64 hektare sesuai SK 1231 2017. Di dalam Tahura, ada tiga kawasan hutan dengan tujuan khusus (KDTK), yaitu Balai Penelitian Teknologi Pembenihan (SK No 201/MENHUT-II/2004), KDTK Balai Diklat Kehutanan Samarinda (SK Menhut No 8815/Kpts-II/2002) dan KDTK Pusat Penelitian Hutan Lembap (PPHT) Unmul (SK Menhut No 160/Menhut-II/2004).

“Nah, kawasan Tahura Bukit Soeharto ini harus dikelola secara terpadu sebagai wilayah konservasi baik dalam penataan, pengembangan, pemeliharaan, perlindungan dan pengendalian berdasar kaidah konservasi. Yaitu perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan secara lestari,” ujar Rusmadi.

Sehingga, kata dia, perlu dibuatkan payung hukum untuk menentukan tata ruang di dalam Tahura tersebut. Jadi, dapat ditentukan arah pengelolaan maupun pemanfaatannya. Begitu juga ketika terjadi persoalan di dalamnya. Karena itu, kata dia, dalam rancangan pengelolaannya, akan diusulkan pembagian blok menyesuaikan kondisi serta potensi lahan tersebut.

“Jadi rumah, kita menjadi tahu yang mana kamar mandi, yang mana kamar utama, yang mana kamar anak. Sehingga kalau ada kebakaran di rumah, tahu dan bisa diklasifikasikan bagian mana yang terbakar dan harus bagaimana,” tambahnya.

Pembuatan rancangan pengelolaan ini, sudah masuk tahap uji publik dan akan kembali dilakukan verifikasi atau pengecekan lapangan. Tahap akhirnya yakni menjadi dokumen dan peta blok pengelolaan.

“Ini juga nanti yang menjadi payung hukum mendorong pembuatan perda. Sehingga, kalau ada perusahaan yang ingin melakukan reboisasi lahan, sudah tahu tempatnya di mana saja. Begitu juga untuk perizinan potensi tempat wisata di Tahura yang berpotensi pendapatan asli daerah,” tambahnya.

Meski kian kritis, dia tetap optimistis jika perlahan restorasi Tahura Bukit Soeharto dapat dilakukan. Termasuk melakukan pemberdayaan masyarakat yang bermukim untuk diberikan solusi terbaik. Serta bangunan instansi pemerintah di dalam Tahura. Di antaranya, sejumlah kantor desa dan lurah di Kecamatan Samboja, Kukar. (qi/kri/k16)

 


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 09:59

Tersenggol saat Menyalip, Pengendara Tewas Dilindas

Laka maut terjadi di Jalan Mangga Besar, Kampung Labanan Makmur,…

Senin, 24 Juni 2019 09:58

Dilema Pajak Reklame Tembakau

SANGATTA–Sewa iklan di reklame menjadi salah satu penyumbang pajak untuk…

Senin, 24 Juni 2019 09:56

Banjir, Dewan Panggil OPD Terkait

TENGGARONG–Rencana revitalisasi fungsi drainase dan sungai di Tenggarong oleh Pemkab…

Senin, 24 Juni 2019 09:55

Dua Hari Terendam, Kini Berangsur Surut

GARA-GARA banjir kiriman, dua kecamatan, Tabang dan Kembang Janggut, harus…

Senin, 24 Juni 2019 09:54

Genangan Air Bisa Tunda Pilkakam

SENDAWAR–Ancaman banjir mengadang pelaksanaan pemilihan kepala kampung (pilkakam) serentak, 27…

Senin, 24 Juni 2019 09:51

Niat Berlibur di Gusung, Rezal Dilaporkan Hilang

PENAJAM- Musibah di perairan Tanjung Jumlai, Kabupaten Penajam Paser Utara…

Senin, 24 Juni 2019 09:50

300 Titik PJU Segera Dilelang

PENAJAM- Pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Penajam…

Sabtu, 22 Juni 2019 12:30

Jasad Dibuang, Masuk Teritorial Buaya, Arus Jadi Momok

Proses pencarian jasad korban pembunuhan pada Minggu (9/6) oleh Polsek…

Sabtu, 22 Juni 2019 12:29

Rampas Kalung Nenek, HN Ditangkap

SENDAWAR–Kegelisahan warga Kampung Sumber Bangun, Kecamatan Sekolaq Darat, Kutai Barat…

Sabtu, 22 Juni 2019 12:28
Kapolda Kaltim Mengaspal di Pesisir Kukar

Berbagi, lalu Menikmati Liarnya Hutan

Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto dan Kapolres Kukar AKBP…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*