MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 20 November 2018 10:51
Mendesak Bangun Jembatan Timbang
PERMOHONAN: Bupati FX Yapan menerima cendera mata pada workshop aksi keselamatan transportasi darat di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat kemarin.

PROKAL.CO, SENDAWAR–Bebasnya kendaraan dengan muatan melebihi kapasitas turut andil dalam rusaknya jalan trans Kalimantan yang menghubungi Kubar dengan Samarinda. Seperti angkutan tandan buah segar kelapa sawit, atau angkutan alat berat lainnya. Akibatnya, kerusakan terus meluas. Meski ada upaya pemerintah memperbaikinya.

Wacana pembangunan jembatan timbang sejauh ini belum terwujud. Meski jembatan timbang dirasa penting agar angkutan yang melintas sesuai dengan klasifikasi jalan. Jika rusak sangat merugikan. Pasalnya, akses ini menjadi jalur utama angkutan manusia dan bahan pokok. Sebab, jika mengandalkan jalur Sungai Mahakam biayanya dinilai sangat mahal.

“Kami berharap, pemerintah segera membangun jembatan timbang. Agar kerusakan jalan trans Kalimantan tidak terus terulang dan banyak menghamburkan uang rakyat jadinya,” kata Wendi, warga Kubar.

Hal senada diakui Juman, sopir taksi Kubar-Samarinda, kemarin. Kondisi jalan juga merusak kendaraan. Selain itu, berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas. Ruas jalan yang masih rusak parah di antaranya Simpang Damai hingga Kampung Lambing, Kecamatan Muara Lawa. Kemudian, di wilayah Kecamatan Siluq Ngurai hingga Kecamatan Bongan.

Bupati Kutai Barat FX Yafan mengatakan, jembatan timbang sudah seharusnya tersedia. “Mendukung realisasi pembangunan tersebut, pemerintah sudah mengalokasikan tanah sekitar 2 hektare,” ucap Yafan saat membuka workshop aksi keselamatan transportasi darat di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar, Senin (19/11).

Bupati juga mohon bantuan pusat untuk rambu-rambu transportasi Sungai Mahakam. ”Rambu yang ada banyak yang hilang karena tergerus air atau erosi bibir sungai,” ujarnya.

Terakhir, pembangunan terminal yang saat ini dalam tahap penyusunan. Tak kalah penting juga adalah tersedianya alat keselamatan pelayaran. “Semoga pemerintah pusat dapat merealisasikan demi terselanggaranya kegiatan perhubungan yang lebih baik ke depannya,” harap dia. (rud/dwi/k8)

 


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 10:56

UMK Capai Rp 3,1 Juta

PENAJAM–Usulan upah minimum kabupaten (UMK) Penajam Paser Utara (PPU) akhirnya…

Kamis, 13 Desember 2018 10:55

Besok, TimAppraisalSosialisasi di BPN

PENAJAM–Tuntutanpembayaran lahan untuk pembangunan jalan menuju Jembatan Pulau Balang di…

Kamis, 13 Desember 2018 10:54

Warga Muara Komam Tuntut Janji Perusahaan

TANA PASER–Warga Kecamatan Muara Komam, Arpan, menyampaikan keluhan masyarakat di…

Kamis, 13 Desember 2018 10:54

Satpol PP Segel Tower Tak Berizin

PENAJAM–Tower telekomunikasi yang berdiri di RT 03, Desa Sesulu, Kecamatan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:52

10 Calon Komisioner KPU Diumumkan Besok

TANA PASER–Peserta seleksi calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten…

Kamis, 13 Desember 2018 10:47

Belum Dapat Diterapkan

SANGATTA–Rencana pergantian status tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) menjadi pegawai…

Kamis, 13 Desember 2018 10:45

Lagi, Pupuk Kaltim Raih Penerapan Industri Hijau

BONTANG–Pupuk Kaltim kembali meraih penghargaan Industri Hijau Level 5, sebagai…

Kamis, 13 Desember 2018 10:43

Pantai Harapan Kini Terancam Abrasi

BIDUKBIDUK–Kawasan pantai di Kampung Pantai Harapan, Kecamatan Bidukbiduk, kini mulai…

Kamis, 13 Desember 2018 07:31

Wujudkan KLA Jadi Prioritas

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memiliki target untuk…

Kamis, 13 Desember 2018 07:30

Hiperbarik Sudah Bisa Dimanfaatkan 2019

TANJUNG REDEB – Fasilitas terapi oksigen atau hyperbaric chamber (hiperbarik)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .