MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 19 November 2018 09:57
Sepi Pembeli, Ratusan Pedagang Minggat

Menengok Aktivitas di Pasar Sementara Olah Bebaya, Melak

SEPI: Ratusan petak pasar sementara Olah Bebaya Melak di Jalan Mook Manaar Bulatn ditinggalkan pedagang.

PROKAL.CO, Nasib para pedagang Pasar Sementara Olah Bebaya di Jalan Mook Manaar Bulatn, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Kubar, semakin tidak jelas. Di tengah melesunya ekonomi, ditambah jauhnya lokasi pasar itu dari permukiman, membuat para pedagang merugi karena sepi pembeli.

HARAPAN menempati petak baru di Pasar Olah Bebaya yang baru di Jalan Akhmad Yani, Kelurahan Melak Ulu, masih sekadar impian. Meski sempat dijadwalkan akan diresmikan oleh Pemkab Kubar bersamaan perayaan Hari Ulang Tahun ke-19 Kubar pada 5 November. Nyatanya hingga kini belum dilakukan.

Padahal, di Pasar Olah Bebaya yang baru dibangun pasca terbakar 2011 itu harapan satu-satunya bisa meningkatkan pendapatan. Pasalnya, berada di tengah permukiman penduduk. Di samping itu dekat dengan pelabuhan taksi kapal motor Kubar-Kabupaten Mahakam Ulu. Kemudian akses ke Tenggarong, Kutai Kartanegara, dan Samarinda.  Di kawasan itu pun taksi darat bus ke Samarinda. Lebih strategis.

“Memang sempat dijanjikan akan diresmikan Pasar Olah Bebaya bersamaan HUT ke-19 Kubar tapi tidak tahu kok tidak jadi juga sampai sekarang,” kata pedagang yang masih berjualan di Pasar Sementara Olah Bebaya Melak.

Kondisi ini membuat puluhan pedagang di pasar sementara Olah Bebaya Melak kecewa. Pasalnya sudah sangat sepi pembeli. “Bayangkan saja sehari terkadang tidak ada jualan yang laku (terjual). Dulunya (beberapa tahun lalu) sempat satu juga per hari,” kata Toni, pedagang makanan.

Sepinya pembeli ini, sudah ratusan pedagang meninggalkan petak pasar. Menempati pasar baru di Kelurahan Melak Ilir. Beberapa pedagang mengontrak rumah warga di pinggir jalan. Ada juga yang harus berhenti berjualan harus merugi akibat modalnya sudah habis.

Banyak petak pasar yang kosong. Karena tidak dirawat sehingga menjadi kumuh. Yang memprihatinkan bangunan pasar ikan. Sudah tidak layak lagi digunakan. Selain kotor. Ruas jalan becek dan berlubang-lubang.

“Diharapkan pada akhir Desember 2018 bisa selesai dan difungsikan. Semoga tidak ada kendala, sehingga dapat menampung ratusan pedagang yang ada. Terutama nama pedagang yang sudah terdaftar, di dalam daftar kebakaran pada Oktober 2011,” harap Wabup Kubar Edyanto Arkan.

Tahun ini, kata dia, pemerintah telah menganggarkan sekitar Rp 5 miliar, untuk menyelesaikan pembangunan pasar tersebut. Di antaranya, pemasangan pintu, instalasi listrik dan pendukung lainnya. Sistem pengelolaan pasar ini akan diserahkan kepada Disdagkop UKM Kubar bersama pemerintah Kecamatan Melak.

“Intinya kios di dalam pasar, tidak boleh untuk menginap. Selain itu, kegiatan pasar harus selesai pukul 18.00 Wita. Semua kios sudah tutup dan bersih,” tegas Wabup. (rud/kri/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 13:45

Kejari Deteksi Potensi Korupsi, Soroti Dugaan di Dua Proyek

SENDAWAR–Setelah kasus dugaan korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mahakam…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:28

Sekretariat DPRD Minta Hak Pengelolaan Rumjab

  SANGATTA-Rumah jabatan (rumjab) pimpinan DPRD Kutim di kawasan Kompleks…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:27
PPDB Jenjang Sekolah Dasar

INGAT..!! Calistung Bukan Syarat Penerimaan

TENGGARONG-Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SD segera dibuka. Sebelum…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:26

Fogging Tak Efektif Cegah DBD

SANGATTA– Angka penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kutim terus…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:16

Cegah Wabah Dari Luar, KKP Tanah Grogot Perketat Jalur Masuk

TANA PASER — Seiring maraknya penyebaran Monkeypox atau virus cacar…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:15

Pantau Jalur Transportasi dan Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

PENAJAM- Operasi Ketupat Mahakam 2019 akan dimulai pekan depan. Selama…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:13

MASIH BANYAK LOWONG..!! SD Kurang 823 Siswa, SMP Defisit 652 Siswa

PENAJAM- Batas tertinggi jumlah rombongan belajar (rombel) pada Penerimaan Peserta…

Jumat, 24 Mei 2019 11:05

Di Kabupaten Ini, DBD Makin Meresahkan

SANGATTA - Deman berdarah dengue (DBD) semakin meresahkan masyarakat Kutai…

Jumat, 24 Mei 2019 11:03

Warga Keluhkan Illegal Fishing dan Logging

SENDAWAR - Penindakan illegal fishing dan illegal logging disambut positif…

Jumat, 24 Mei 2019 11:01

Akui Tak Mudah Awasi Tahura Bukit Soeharto

TENGGARONG - Upaya UPTD Tahura melakukan upaya pencegahan atas perusakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*