MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Minggu, 18 November 2018 10:50
Inggris vs Kroasia
AKHIRI KUTUKAN VATRENI
AKHIRI TREN MINOR: Callum Wilson berpeluang kembali tampil ketika Inggris menjamu Kroasia di Wembley Stadium, nanti malam. IAN KINGTON/AFP

PROKAL.CO, LONDON–Kroasia selalu menjadi duri bagi timnas Inggris. Belum hilang dari ingatan kegagalan The Three Lions melangkah ke final Piala Dunia 2018 pada 12 Juli. Di semifinal, Luka Modric dkk yang memupus ambisi Inggris setelah menang 2-1 lewat babak tambahan waktu.

Kroasia pula yang memberikan noda bagi Inggris saat gagal lolos ke Euro 2008. Inggris kalah back to back di Zagreb dan London. Di Zagreb kalah 0-2, dan di Wembley, London keok 2-3 pada matchday terakhir fase Grup E, Kualifikasi Euro 2008. Nah, armada Vatreni kini bersiap memberi kesialan ketiga bagi Inggris.

Ya, Kroasia bisa memupus asa Inggris di bawah besutan Gareth Southgate untuk melaju ke empat besar UEFA Nations League jika kembali membungkam Wembley, malam nanti. Selain itu, Kroasia akan mengirim Harry Kane dkk terdegradasi ke League B. “Kami lebih baik ketimbang di Piala Dunia,” koar gelandang Inggris Jordan Henderson, dikutip The Independent.

Satu yang berbeda dari Inggris saat Piala Dunia dan di UEFA Nations League. Yaitu dari formasi mainnya. Jika di Piala Dunia Southgate lebih sering memakai formasi 3-1-4-2, maka di Nations League kali ini Inggris sudah berubah wajah menjadi 4-3-3. Sukses Inggris menahan 0-0 Kroasia pada matchday 3 fase grup di Zagreb (13/10) juga dengan formasi tersebut.

Setelah bertransformasi jadi 4-3-3 Inggris lebih produktif. Termasuk ketika menyikat AS dengan tiga gol tanpa balas dalam uji coba Jumat lalu (16/11). Tiga laga dengan memakai 4-3-3 Inggris mencetak enam gol. Atau rata-rata dua gol per laga. Dengan formasi itu, Inggris mampu membekuk Spanyol 3-2 di Benito Villamarin (16/10).

Hendo meminta rekan-rekannya lebih efisien. Faktanya di antara tim Grup 4, Inggris ada di bawah La Furia Roja dalam efektivitas tembakan. Untuk empat gol, Inggris memerlukan 22 tembakan. Per satu gol perlu 5,5 tembakan. Spanyol bisa mencetak satu gol dari 5,33 tembakan. “Karena ini laga yang harus kami menangi. Bermainlah untuk menang,” harap wakil kapten itu.

Terlebih, Kroasia sedang on fire setelah mampu menghabisi Spanyol 3-2, Jumat dini hari (16/11). Satu golnya bahkan terjadi saat menit ketiga injury time dari kreasi Tin Jedvaj. Hasil di Stadion Maksimir, Zagreb, itu sudah jadi bukti bahwa Kroasia bisa mengejutkan pada menit-menit akhir.

Karena itu, Southgate pun tak berani memainkan muka-muka baru dalam Starting XI malam nanti. Tak seperti saat melawan AS yang berani memasang Lewis Dunk, Callum Wilson, atau bahkan Jadon Sancho. “Kami butuh pemain yang sudah lama bermain bersama-sama. Dan, kami butuh pemain yang sudah memahami bagaimana cara main mereka (Kroasia),” bebernya.

Meski begitu, melihat performa apik para pemain muda ketika Inggris lakoni uji coba internasional kontra Amerika Serikat yang lalu, bukan tidak mungkin para Young Lions akan kembali mendapat tempat.

Dari Starting XI di Luzhniki, enam di antaranya kembali menghadapi Kroasia malam nanti. Selain Hendo, juga ada kiper Jordan Pickford, John Stones, Kyle Walker, Dele Alli, Jesse Lingard, Raheem Sterling, dan Kane. “Kami menghadapi ancaman yang nyata. Kami ingin bisa menyudahinya dengan sempurna,” tambah tactician 48 tahun itu.

Sayangnya, Kroasia datang dengan kekuatan tak lengkap. Itu setelah Ivan Rakitic pulang lebih awal ke Ciutat Esportiva Joan Gamper–kamp latihan Barcelona. Rakitic cedera hamstring dan harus menjalani pemulihan di klubnya. Absennya Rakitic diklaim akan mereduksi kekuatan middle three Kroasia. Posisi itu biasanya diisi Modric-Rakitic-Marcelo Brozovic.

Dilansir Sky Sports, pelatih Kroasia Zlatko Dalic cuma meminta anak asuhnya tak terlalu terbebani main di Wembley. Sama seperti saat mereka nothing to lose melawan Spanyol. “Kami akan pergi ke Wembley untuk menikmati sepak bola,” klaim Dalic, ketika diwawancarai Sports. (ren/jpg/ndy/k8)


BACA JUGA

Minggu, 17 Februari 2019 12:08

NGGA FOKUS..!! Mata Diolesi Pasta Gigi

PETINJU kelas menengah Inggris Anthony Ogogo membuat kesalahan fatal. Dia…

Minggu, 17 Februari 2019 11:27
Persiba vs Mitra Teras

Menanti Racikan Salahudin

BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan akan menjalani laga uji coba pertama…

Minggu, 17 Februari 2019 11:26

Pemain Sayap Lengkap

BALIKPAPAN – Kehadiran Beni Oktovianto dan Slamet Budiyono, membuat coach…

Minggu, 17 Februari 2019 11:25

Moncer karena Makan Bakso

SAMARINDA - Striker Borneo FC, Lerby Eliandry tampil moncer selama…

Minggu, 17 Februari 2019 11:23
REAL MADRID VS GIRONA

ATENSI CUQUI

MADRID–Insiden kartu kuning yang diterima Sergio Ramos ketika Real Madrid…

Minggu, 17 Februari 2019 11:22

Banjir Ucapan Selamat

MILAN–Valentino Rossi adalah legenda hidup motorsport. Sepak terjangnya selama 23…

Minggu, 17 Februari 2019 11:21

Fergie Merumput Lagi

MIMPI juara Liga Champions musim ini memang berat untuk Manchester…

Minggu, 17 Februari 2019 11:18

Membuka Asa ke Ezeiza

TURIN–Paulo Dybala dan Lautaro Martinez menjadi kekuatan Argentina jika tanpa…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:39

Unay Disamakan dengan Wenger

TIGA MUSIM lalu, Unai Emery sama seperti Diego Simeone, jadi…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:36

McMeneny Ingin Samakan Persepsi dengan Klub

JAKARTA – Simon McMenemy ditunjuk sebagai pelatih timnas Indonesia pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*