MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 17 November 2018 19:15
Seleksi Komisioner KPU Kaltim
Gugur dari Seleksi Berkas, Komisioner KPU Kaltim Ini Bakal Menggugat
Viko Januardhy

PROKAL.CO, SAMARINDA- Seleksi calon komisioner KPU Kaltim 2018-2023 mulai makan korban. Ada 9 dari 37 pendaftar yang dinyatakan gugur verifikasi berkas. Bahkan, dua komisioner yakni M Taufik dan Viko Januardhy dan Sekretariat KPU Kaltim Syarifuddin Rusli yang ikut mendaftar dinyatakan gugur di fase pertama ini oleh Panitia Seleksi (Pansel).

Nah, dicoretnya 9 nama ini berbuntut panjang. Viko Januardhy, salah satu komisioner KPU Kaltim yang juga gugur pada seleksi berkas mengatakan dirinya akan mengajukan gugatan konstitusional. “Insya allah saya akan mengajukan gugatan,” kata Viko, Sabtu (17/11).

Lebih jauh dikatakannya, frase izin atasan akan saya bawa menjadi objek gugatan. “Karena saya dan pendaftar lain sesungguhnya sudah mematuhi frase izin atasan itu. Ini bukan soal tidak terima dengan keputusan timsel (pansel, red). Namun semoga ini menjadi sumbangsih pemikiran buat KPU RI dari para pendaftar yang tidak lolos berkas administrasi akibat frase izin atasan itu,” bebernya.

Viko mengatakan, regulasi ini dampaknya se Indonesia. Izin atasan bukan hanya berlaku di Kaltim tapi di 34 provinsi dan ratusan kabupaten kota se Indonesia. “Boleh jadi ada situasi yang berbeda tiap timsel provinsi kabupaten kota dalam menafsirkannya,” kata dia. Terlebih, lanjutnya prosedur sudah dilakukan, di mana sudah ada surat izin Pj sekda sembari menunggu surat izin gubernur terbit. Segala hal apalagi izin di tandatangani gubernur tentu perlu proses dan waktu. “Tidak seperti buat kacang goreng yang langsung bungkus. Gubernur bertandatangan tentu perlu proses,” katanya.

Ditegaskannya tidak mungkin mengurus sebelum tanggal 5 Nov 2018 karena harus ada landasan hukum membuat surat izin dan landasan hukumnya setelah membaca pengumuman timsel, baru surat izin diproses.

Durasi pendaftaran Senin (5 hingga 11 November 2018) pun terbatas karena hari kerja hanya tanggal 5 - 9 November 2018. “Segala administratif  mendaftar hanya efektif di tanggal 5 hingga 9. Tanggal 10 dan 11 November libur,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, pencoretan 9 nama calon komisioner KPU Kaltim menuai protes. Diantaranya Syarifuddin Rusli. Pria yang juga Sekretaris KPU Kaltim ini mengaku kecewa dan mempertanyakan kebijakan pansel. “Bersama ini saya mohon penjelasan Pansel KPU Kaltim mengapa saya tidak lolos berkas administratif sedangkan surat dari Pj Sekprov sudah jelas bahwa dalam proses,” katanya.  “Adapun salah satu syarat pendaftaran tentang  izin Pejabat Pembina Kepegawaian, saya sudah mengajukan izin tertulis ke Pj Sekprov Kaltim dan oleh BKD Kaltim dibuatkan surat keterangan yang menerangkan bahwa surat rekomendasi saya mengikuti seleksi komisioner KPU sedang  diproses untuk tanda tangan gubernur,” papar pria yang biasa disapa Ambi ini.  

Dikatakannya, BKD sudah menerbitkan surat izin untuk tanda tangan gubernur namun oleh sebab gubernur Kaltim  tidak ada di tempat atau dinas luar kota maka surat tersebut belum ditandatangani. “Dan saya memasukkan berkas pendaftaran dengan surat keterangan izin atasan yang tanda tangan Pj. Sekprov dan surat dari gubernur dalam proses,” katanya.  

Bagaimana tanggapan Pansel? Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) Komisioner KPU Kaltim, Prof Susilo mengakui ada 9 calon yang gugur difase seleksi berkas administrasi. “Beragam penyebab gagalnya sembilan peserta ini. Dari izin atasan untuk ikut seleksi yang tak sesuai hingga tak lengkapnya berkas,” ucap Prof Susilo, Jumat (16/11).

 

Misalnya Achmad Husairi, ternyata ijazahnya belum dilegalisir. Kemudian Yuli Fitrianto karena dia sebagai PNS, semestinya ada izin kalau dia kerja di Pemprov. “Ya harus Gubernur. Kalau dia kerja di kabupaten izinnya Bupati. Misalnya C Samuel semestinya Bupati Kubar yang tanda tangan tapi ini hanya sekda. Sementara Irianto tidak melengkapi fotonya, begitu juga Sukamto tidak ada tanda tangan dan bermaterai. Kalau Ana Susanti Rahayu mengundur diri dengan menarik berkas pencalonan. Jadi ada 9 calon yang tidak lolos,” bebernya

 

Kemudian M Taufik misalnya. Pria yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua KPU Kaltim ini ternyata izin atasan atau pejabat pembina kepegawaian (PPK) yang dilampirkan dalam berkas seleksi terdapat kesalahan. Yang harusnya ditandatangani Rektor Unmul, bukan dekan Fisip Unmul. Begitu pula dengan Viko dan Syarifuddin Rusli, izin atasan yang diajukan mestinya diterbitkan Gubernur Kaltim, bukan penjabat sekretaris daerah.

 

“Kami tidak melihat apakah gubernur tidak ada di tempat atau ada di tempat. Itu bukan alasan, karena  yang diisyaratkan di sini adalah tanda tangan Gubernur Kaltim bukan Pj Sekda. Dan waktu yang diberikan kepada calon cukup panjang, semestinya mereka menyiapkan dari awal kalau mau maju sebagai Komisioner KPU Kaltim,” tegas Susilo.  “Timsel bekerja sesuai PKPU nomor 35 tahun 2018, dan tidak mungkin menunggu. Apalagi waktu yang diberikan untuk pendaftaran mulai 5-11 November 2018. Artinya kami tidak bisa mengubah jadwal yang ada,” katanya.  

Dengan demikian, petahana yang tersisa adalah Rudiansyah dan M Syamsul Hadi menjadi petahana yang tersisa untuk masuk ke rangkaian seleksi selanjutnya, yakni Computer Assisted Test (CAT) yang bakal dihelat Senin (19/11) mendatang di Kampus IAIN. Untuk persentase nilai kelulusan CAT itu, lanjut Susilo, minimal berada di angka 60. “Tes tertulis ini langsung dihandel KPU RI. Selepas lolos CAT barulah pansel masuk kembali untuk tes selanjutnya,” tuturnya.  

Untuk diketahui, pansel ini beranggotakan Prof Susilo sebagai ketua dan empat anggota, yakni Rahmawati, Prof Aji Ratna Kusuma, Mariman Darto, dan Achmad Bintoro. Tahapan tes yang menanti selepas CAT itu ialah tes psikologi, tes kesehatan, dan tes wawancara hingga 10 nama ditetapkan pansel untuk diserahkan ke KPU RI memilih komisioner KPU Kaltim 2018-2023. “Kami hanya menentukan kelayakan 10 peserta yang diusulkan ke pusat dengan sistem rangking. Tapi, penentuan siapa komisioner yang terpilih kewenangan penuh KPU RI,” lugasnya.  

Guru besar Unmul ini pun mengaku penilaian tak hanya tentang kualitas hasil seleksi yang dijalani. Pengaduan masyarakat terhadap peserta seleksi pun turut berpengaruh. Pansel siap menerima aduan-aduan masyarakat jika ada peserta yang tersandung kasus hukum. “Selama aduan itu lengkap pasti kami proses. Otomatis peserta itu gugur jika laporan itu benar adanya. Pansel juga membuka posko di Hotel Mesra jika ingin melaporkan hingga 5 Desember nanti,” tutupnya. (ryu/pro)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 21:54

Nasdem Kaltim Bidik Dua Kursi DPR RI

SAMARINDA - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Surya Paloh…

Kamis, 13 Desember 2018 06:30

Surya Paloh Dijadwalkan Hadiri Orientasi Caleg NasDem

SAMARINDA–Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh dijadwalkan hadir dalam…

Rabu, 12 Desember 2018 21:03

Jaringan Pengedar Sabu Kutai Timur Dibongkar, Mobil dan Motor Disita

Samarinda - Jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi Kaltim membongkar jaringan…

Rabu, 12 Desember 2018 21:00

Tower Lampu Hias di Taman Samarendah Ternyata Sumbangan XL

SAMARINDA- - Tower lampu hias di bagian tengah Taman Samarendah…

Rabu, 12 Desember 2018 09:18

Rapat 30 Menit, Inspektur Tambang Dapat Pembagian Laptop

SAMARINDA - Menindak lanjuti tuntutan Komite Lawan Tambang yang berunjuk…

Rabu, 12 Desember 2018 08:20

Tersangka Kasus Pasar Baqa Bertambah

SAMARINDA – Jumlah tersangka dalam dugaan korupsi pembangunan Pasar Baqa…

Senin, 10 Desember 2018 21:48

Mahasiswa Nyerocos dan Mengejek, Wagub Sempat Berang

SAMARINDA  - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi merasa berang terhadap…

Senin, 10 Desember 2018 13:40

HANTU KACAK BERAKSI..!! Korban Lapor Polisi, Pelaku Pura-Pura Gila?

SAMARINDA - Jajaran kepolisian dari Polsek Samarinda Ilir mengamankan seorang…

Senin, 10 Desember 2018 07:59

Smart City Dimulai 2019

SAMARINDA – Konsep Smart Cityterus digaungkan Pemkot Samarinda dua tahun…

Senin, 10 Desember 2018 07:36

DPRD Minta Transparan

SAMARINDA - Sejumlah instansi pemerintah pusat maupun daerah sudah mengumumkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .