MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Sabtu, 17 November 2018 11:46
Pansel Tegas..!! Ada "Cacat", 9 Calon Komisioner KPU Kaltim Gugur Diseleksi Berkas

Termasuk 2 Komisioner KPU Kaltim dan Sekretaris KPU Kaltim

Susilo

PROKAL.CO, SAMARINDA  –   Seleksi calon komisioner KPU Kaltim 2018-2023 mulai makan korban. Ada 9 dari 37 pendaftar yang dinyatakan gugur verifikasi berkas. Bahkan, dua komisioner yakni M Taufik dan Viko Januardhy dan Sekretariat KPU Kaltim Syarifuddin Rusli yang ikut mendaftar dinyatakan gugur di fase pertama ini oleh Panitia Seleksi (Pansel).

Syarifuddin Rusli yang diminta komentarnya atas gugur difase pertama ini mengaku kecewa. Dia mempertanyakan kebijakan pansel. “Bersama ini saya mohon penjelasan Pansel KPU Kaltim mengapa saya tidak lolos berkas administratif sedangkan surat dari Pj Sekprov sudah jelas bahwa dalam proses,” katanya.  “Adapun salah satu syarat pendaftaran tentang  izin Pejabat Pembina Kepegawaian, saya sudah mengajukan izin tertulis ke Pj Sekprov Kaltim dan oleh BKD Kaltim dibuatkan surat keterangan yang menerangkan bahwa surat rekomendasi saya mengikuti seleksi komisioner KPU sedang  diproses untuk tanda tangan gubernur,” papar pria yang biasa disapa Ambi ini.

Dikatakannya, BKD sudah menerbitkan surat izin untuk tanda tangan gubernur namun oleh sebab gubernur Kaltim  tidak ada di tempat atau dinas luar kota maka surat tersebut belum ditandatangani. “Dan saya memasukkan berkas pendaftaran dengan surat keterangan izin atasan yang tanda tangan Pj. Sekprov dan surat dari gubernur dalam proses,” katanya.

Bagaimana tanggapan Pansel? Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) Komisioner KPU Kaltim, Prof Susilo mengakui ada 9 calon yang gugur difase seleksi berkas administrasi. “Beragam penyebab gagalnya sembilan peserta ini. Dari izin atasan untuk ikut seleksi yang tak sesuai hingga tak lengkapnya berkas,” ucap Prof Susilo, Jumat (16/11).

Misalnya Achmad Husairi, ternyata ijazahnya belum dilegalisir. Kemudian Yuli Fitrianto karena dia sebagai PNS, semestinya ada izin kalau dia kerja di Pemprov. “Ya harus Gubernur. Kalau dia kerja di kabupaten izinnya Bupati. Misalnya C Samuel semestinya Bupati Kubar yang tanda tangan tapi ini hanya sekda. Sementara Irianto tidak melengkapi fotonya, begitu juga Sukamto tidak ada tanda tangan dan bermaterai. Kalau Ana Susanti Rahayu mengundur diri dengan menarik berkas pencalonan. Jadi ada 9 calon yang tidak lolos,” bebernya

Kemudian M Taufik misalnya. Pria yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua KPU Kaltim ini ternyata izin atasan atau pejabat pembina kepegawaian (PPK) yang dilampirkan dalam berkas seleksi terdapat kesalahan. Yang harusnya ditandatangani Rektor Unmul, bukan dekan Fisip Unmul. Begitu pula dengan Viko dan Syarifuddin Rusli, izin atasan yang diajukan mestinya diterbitkan Gubernur Kaltim, bukan penjabat sekretaris daerah.

“Kami tidak melihat apakah gubernur tidak ada di tempat atau ada di tempat. Itu bukan alasan, karena  yang diisyaratkan di sini adalah tanda tangan Gubernur Kaltim bukan Pj Sekda. Dan waktu yang diberikan kepada calon cukup panjang, semestinya mereka menyiapkan dari awal kalau mau maju sebagai Komisioner KPU Kaltim,” tegas Susilo.  “Timsel bekerja sesuai PKPU nomor 35 tahun 2018, dan tidak mungkin menunggu. Apalagi waktu yang diberikan untuk pendaftaran mulai 5-11 November 2018. Artinya kami tidak bisa mengubah jadwal yang ada,” katanya.

Dengan demikian, petahana yang tersisa adalah Rudiansyah dan M Syamsul Hadi menjadi petahana yang tersisa untuk masuk ke rangkaian seleksi selanjutnya, yakni Computer Assisted Test (CAT) yang bakal dihelat Senin (19/11) mendatang di Kampus IAIN. Untuk persentase nilai kelulusan CAT itu, lanjut Susilo, minimal berada di angka 60. “Tes tertulis ini langsung dihandel KPU RI. Selepas lolos CAT barulah pansel masuk kembali untuk tes selanjutnya,” tuturnya.

Untuk diketahui, pansel ini beranggotakan Prof Susilo sebagai ketua dan empat anggota, yakni Rahmawati, Prof Aji Ratna Kusuma, Mariman Darto, dan Achmad Bintoro. Tahapan tes yang menanti selepas CAT itu ialah tes psikologi, tes kesehatan, dan tes wawancara hingga 10 nama ditetapkan pansel untuk diserahkan ke KPU RI memilih komisioner KPU Kaltim 2018-2023. “Kami hanya menentukan kelayakan 10 peserta yang diusulkan ke pusat dengan sistem rangking. Tapi, penentuan siapa komisioner yang terpilih kewenangan penuh KPU RI,” lugasnya.

Guru besar Unmul ini pun mengaku penilaian tak hanya tentang kualitas hasil seleksi yang dijalani. Pengaduan masyarakat terhadap peserta seleksi pun turut berpengaruh. Pansel siap menerima aduan-aduan masyarakat jika ada peserta yang tersandung kasus hukum. “Selama aduan itu lengkap pasti kami proses. Otomatis peserta itu gugur jika laporan itu benar adanya. Pansel juga membuka posko di Hotel Mesra jika ingin melaporkan hingga 5 Desember nanti,” tutupnya. (ryu/pro) 


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 13:12

MASIH BANYAK..!! Ada 120 Desa di Kaltim Masih Tertinggal

SAMARINDA- Badan Pusat Statistik Kaltim mencatat 120 desa di Kaltim…

Selasa, 11 Desember 2018 11:00

Wisata Alam Kaltim Masih Jadi Idola

SAMARINDA - Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kaltim pada Oktober…

Selasa, 11 Desember 2018 09:30

Ada Tambang Dekat Pemukiman, Laporkan ke Dinas ESDM

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Energi Sumber Daya…

Senin, 10 Desember 2018 11:32

KERAS..!! TNI Ultimatum Separatis Papua: Menyerah atau Kami Selesaikan!

Pencarian lima korban kebrutalan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) Papua…

Senin, 10 Desember 2018 09:14

WOW..!! Gubernur Bertemu Dubes Rusia, Proyek Kereta Api Dilanjutkan

DENPASAR- Sempat vakum selama dua tahun, proyek kereta api di…

Senin, 10 Desember 2018 07:34

Air Mata Naga

JAKARTA – Ruang ganti Mitra Kukar mendadak hening. Semua penggawanya…

Minggu, 09 Desember 2018 23:25

Naga Akhirnya Turun Kasta, Ini Kata Pelatih RD

Perjuangan itu akhinya kandas. Ya Mitra Kukar secara resmi dipastikan…

Minggu, 09 Desember 2018 23:19

Kenapa Prabowo-Sandi Pindahkan Markas ke Jawa Tengah?

Keputusan Tim Prabowo-Sandiaga memindahkan markas perjuangannya ke Jawa Tengah, banyak…

Minggu, 09 Desember 2018 08:17

“Kakak Saya Lari, lalu Ditembak Mati”

BALIKPAPAN - Petrus Tandi sibuk dengan telepon genggamnya. Beberapa kali…

Minggu, 09 Desember 2018 08:12

Sulit Adang Pasokan Senjata

PEMBANTAIAN 16 pekerja di Papua menjadi indikasi bahwa pasokan senjata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .