MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Sabtu, 17 November 2018 01:31
Penertiban Kopi Pangku Harus Konsisten

Perlu Razia Rutin, Kaltim Jadi Sasaran “Human Traficking”

Razia yang pernah dilakukan di warung kopi pangku.

PROKAL.CO, TENGGARONG   -   Pengungkapan kasus Human Traficking di warung kopi pangku di jalur dua, poros Samarinda-Tenggarong mengundang perhatian banyak pihak. Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kaltim Eka Komariah Kuncoro menegaskan, pemberantasan Human Traficking patut menjadi perhatian. Ia pun berharap aparat pemerintah dan penegakan hukum bisa konsisten melakukan penertiban kopi pangku.

“Saya pikir perlu konsisten jika melakukan upaya penertiban. Jangan sampai razia hari ini, nanti lama lagi baru ada razia. Terlalu lama seperti itu malah membuat semakin subur,” ujar Komariah.

Sebelumnya diwartakan, Rl (15), bocah asal Blitar yang semula dijanjikan bekerja menjual kopi, malah dijadikanmenjadi PSK anak. Empat hari bekerja, Rl harus melayani 12 pria hidung belang di warung kopi pangku, di jalan poros Tenggarong-Samarinda.

Ia menjelaskan, sebelumnya Kaltim hanya menjadi lokasi perlintasan para korban Human Traficking. Sedangkan saat ini, Kaltim justru menjadi sasaran bagi korban Human Traficking dipekerjakan. Hal ini menurutnya patut diantisipasi aparat penehgak hukum. Bahkan, penutupan lokalisasi saat ini menurutnya, hanya membuat bisnis mesum tersebut menjamur dan berkeliaran.

“Bahkan ada kasus yang saya tangani, anak dari Kaltim sampai menjadi korban ke Papua. Ini sangat disayangkan sekali. Sedangkan penutupan lokalisasi malah menjadi masalah jika tidak ditindaklanjuti dengan baik. Karena malah membuat bisnis tersebut menjadi menjamur,” imbuhnya.

Kasus human trafickin di Kukar sebenarnya juga beberapa kali terjadi. Sebelumnya, Lima orang diringkus setelah puluhan anggota Reskrim Polres Kukar menggerebek Lokalisasi Muara Kembang di Kecamatan Muara Jawa, Kukar, pada Oktober 2016 lalu Rabu. Kelima tersangka yang diamankan adalah Su (45), A (64), Sr (31), As (25), dan Ca (25).Dari hasil operasi tersebut, polisi juga mengamankan bocah.
Mereka adalah  Ev (16), En (16), dan Mi (14). Mirisnya, saat ditemukan, korban En sudah mengidap penyakit herpes kelamin. Sedangkan korban Mi saat itu sedang hamil dua bulan. Para korban juga diapksa menggunakan narkoba saat melayani tamu.

Tahun 2013 lalu, kejadian serupa menimpa bocah asal Samarinda bernama Pu (14) dan Pi (15). Selama enam bulan mereka dipaksa  melayani nafsu bejat lelaki hidung belang setelah dijual oleh
An warga Kecamatan Muara Jawa, Kukar kepada sebuah lokalisasi di Muara Kembang. Selain itu, perdagangan manusia juga pernah menimpa dua orang perempuan asal Bondowoso yang dipekrjakan di lokalisasi muara kembang tahun 2012 lalu. (qi)

loading...

BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 10:17

YAELAAA..!! Karhutla Kembali Terjadi di PPU

PENAJAM - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Penajam…

Senin, 18 Februari 2019 00:06

Soal Karhutla, Greenpeace: 11 Perusahaan Belum Bayar Denda Sepeser pun

Diberitakan JawaPos.com, Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)…

Senin, 18 Februari 2019 00:05
Tudingan Jokowi ke Prabowo saat Debat Pilpres

Prabowo : Itu Milik Negara, Saya Rela Kembalikan Semuanya

Dilansir JawaPos.com, dalam penutupan debat kedua, capres nomor urut 02…

Minggu, 17 Februari 2019 22:40

WHATTT..!! Jokowi Klaim 3 Tahun Tak Ada Kebakaran Hutan, Green Peace Indonesia Bilang Begini....

Calon presiden (Capres) nomor urut 01 Jokowi memaparkan visi misinya…

Minggu, 17 Februari 2019 22:28
Debat Kedua Pilpres

Prabowo Akui Kinerja Jokowi, Tapi Prabowo Merasa Bisa Lebih Baik dan Cepat

Calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto mengapresiasi apa yang telah dilakukan…

Minggu, 17 Februari 2019 12:19
Debat Kedua Pilpres

Jokowi Fokus Substansi, Prabowo Tampil Orisinil

JAKARTA – Hari ini calon presiden Joko Widodo dan Prabowo…

Minggu, 17 Februari 2019 11:38

INGAT..!! Perizinan SDA Rentan Suap

JAKARTA – Perizinan sektor kehutanan terindikasi masih menjadi salah satu…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:42

Harga Tiket Pesawat Masih Mahal

 JAKARTA – Kamis lalu (14/2) Garuda Group mengumumkan penurunan harga…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:27

ASTAGA..!! Ketua PSSI Jadi Tersangka

JAKARTA – Ibarat kapal, PSSI kini benar-benar terguncang hebat. Tadi…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:50

Gubernur Siap Kawal Jalur Alternatif ke APT Pranoto

TENGGARONG–Terbukanya jalan alternatif dari Tenggarong ke Bandara APT Pranoto melalui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*