MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Sabtu, 17 November 2018 01:31
Penertiban Kopi Pangku Harus Konsisten

Perlu Razia Rutin, Kaltim Jadi Sasaran “Human Traficking”

Razia yang pernah dilakukan di warung kopi pangku.

PROKAL.CO, TENGGARONG   -   Pengungkapan kasus Human Traficking di warung kopi pangku di jalur dua, poros Samarinda-Tenggarong mengundang perhatian banyak pihak. Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kaltim Eka Komariah Kuncoro menegaskan, pemberantasan Human Traficking patut menjadi perhatian. Ia pun berharap aparat pemerintah dan penegakan hukum bisa konsisten melakukan penertiban kopi pangku.

“Saya pikir perlu konsisten jika melakukan upaya penertiban. Jangan sampai razia hari ini, nanti lama lagi baru ada razia. Terlalu lama seperti itu malah membuat semakin subur,” ujar Komariah.

Sebelumnya diwartakan, Rl (15), bocah asal Blitar yang semula dijanjikan bekerja menjual kopi, malah dijadikanmenjadi PSK anak. Empat hari bekerja, Rl harus melayani 12 pria hidung belang di warung kopi pangku, di jalan poros Tenggarong-Samarinda.

Ia menjelaskan, sebelumnya Kaltim hanya menjadi lokasi perlintasan para korban Human Traficking. Sedangkan saat ini, Kaltim justru menjadi sasaran bagi korban Human Traficking dipekerjakan. Hal ini menurutnya patut diantisipasi aparat penehgak hukum. Bahkan, penutupan lokalisasi saat ini menurutnya, hanya membuat bisnis mesum tersebut menjamur dan berkeliaran.

“Bahkan ada kasus yang saya tangani, anak dari Kaltim sampai menjadi korban ke Papua. Ini sangat disayangkan sekali. Sedangkan penutupan lokalisasi malah menjadi masalah jika tidak ditindaklanjuti dengan baik. Karena malah membuat bisnis tersebut menjadi menjamur,” imbuhnya.

Kasus human trafickin di Kukar sebenarnya juga beberapa kali terjadi. Sebelumnya, Lima orang diringkus setelah puluhan anggota Reskrim Polres Kukar menggerebek Lokalisasi Muara Kembang di Kecamatan Muara Jawa, Kukar, pada Oktober 2016 lalu Rabu. Kelima tersangka yang diamankan adalah Su (45), A (64), Sr (31), As (25), dan Ca (25).Dari hasil operasi tersebut, polisi juga mengamankan bocah.
Mereka adalah  Ev (16), En (16), dan Mi (14). Mirisnya, saat ditemukan, korban En sudah mengidap penyakit herpes kelamin. Sedangkan korban Mi saat itu sedang hamil dua bulan. Para korban juga diapksa menggunakan narkoba saat melayani tamu.

Tahun 2013 lalu, kejadian serupa menimpa bocah asal Samarinda bernama Pu (14) dan Pi (15). Selama enam bulan mereka dipaksa  melayani nafsu bejat lelaki hidung belang setelah dijual oleh
An warga Kecamatan Muara Jawa, Kukar kepada sebuah lokalisasi di Muara Kembang. Selain itu, perdagangan manusia juga pernah menimpa dua orang perempuan asal Bondowoso yang dipekrjakan di lokalisasi muara kembang tahun 2012 lalu. (qi)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 14:45

Adam Levine Tinggalkan The Voice

LOS ANGELES – Adam Levine membuat keputusan besar. Jumat waktu…

Minggu, 26 Mei 2019 14:39

Penyaluran Zakat Ikut Ketentuan Kemenag

JAKARTA - Kementerian Agama menyerukan agar pembayaran zakat fitrah dilakukan…

Minggu, 26 Mei 2019 14:37

Polisi Ringkus 11 Perusuh Tanah Abang

JAKARTA – Polri menetapkan 11 tersangka dalam kericuhan yang terjadi…

Minggu, 26 Mei 2019 14:36
Bila Ingin Menangkan Sengketa Pilpres

02 Harus Siapkan Bukti Kuat

JAKARTA – Gugatan sengketa hasil pilpres telah sampai. Tim kuasa…

Minggu, 26 Mei 2019 13:59

BIAR CAKEP DAN CANTIK..!! Yuk, Pilah-pilih Pakaian Idulfitri

PUSAT perbelanjaan mulai ramai. Berbondong-bondong mencari pakaian, agar tampil trendi…

Minggu, 26 Mei 2019 12:38

Bukti Pasar Segiri Belum “Bersih”, Romi: Ada yang Sakit Hati..??

SAMARINDA - Seperti pepatah, mati satu tumbuh seribu. Satu lokasi…

Minggu, 26 Mei 2019 12:30

Pemkot Minta Bantuan Pemprov Rp 5 Miliar

SAMARINDA – Pemkot Samarinda telah mengajukan permohonan bantuan keuangan (bankeu)…

Minggu, 26 Mei 2019 12:13

Ribuan Petugas Gabungan Siaga Mudik

SEJUMLAH titik rawan kecelakaan pada jalur mudik Lebaran di Kaltim…

Minggu, 26 Mei 2019 12:06

KPK Panggil Lagi Sofyan Basir

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan menjadwalkan ulang pemeriksaan…

Minggu, 26 Mei 2019 00:11

Polisi Sita 1200 Ekor Kepiting Bertelur Hendak Dijual ke Malaysia

TENGGARONG - Satuan Polairud Polres Kutai Kartanegara menggagalkan penyelundupan 10…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*