MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Kamis, 15 November 2018 11:15
AMBISI VATRENI

Kroasia vs Spanyol

MOMEN BANGKIT: Luka Modric diharapkan bisa menunjukkan performa terbaiknya saat kembali bergabung dalam skuat Timnas Kroasia dalam laga kontra Spanyol, lanjutan UEFA Nations League dini hari nanti.

PROKAL.CO, ZAGREB – Luka Modric dkk akhirnya kembali mendapatkan dukungan penuh dari para suporternya. Periode hukuman dari UEFA yakni larangan bermain tanpa dukungan suporter di kandang tuntas ketika menjamu Inggris (13/10).

Dini hari nanti (16/11) di Stadion Maksimir, Kroasia akan menjalani matchday ketiga grup 4 League A UEFA Nations League versus Spanyol. Pada pertemuan sebelumnya di Stadion Manuel Martínez Valero Elche (12/9), Vatreni dibantai setengah lusin gol.

Menjelang laga ini, pelatih Zlatko Dalic dalam situs resmi Federasi Sepak Bola Kroasia (HNS) kemarin (14/11) mengatakan, dua laga tersisa di grup 4 ini sangat berat dan butuh sorakan dari para suporter. Pada dua matchday yang dilakoni, finalis Piala Dunia 2018 itu baru mengemas satu poin. Hasil kalah dari Spanyol (12/9) kemudian seri lawan Inggris (13/10).

“Mari kita menjaga spirit kesatuan tim dari musim panas lalu dan menjadi saksi performa Kroasia di depan publik sendiri. Kemenangan akan memberikan harapan besar ketika menuju Wembley setelah ini,” kata Dalic.

Kroasia membutuhkan poin absolut agar bertahan di League A. Sampai kemarin, Kroasia masih ada di posisi terbawah klasemen grup 4. Kemenangan akan memudahkan langkah Kroasia menuju Wembley menghadapi Inggris pada matchday pamungkas (19/11).

Dalic berkata, kondisi timnya sangat berbeda ketika dibantai 0-6 oleh Spanyol dua bulan silam. September lalu anak buah Dalic itu masih kelelahan seusai tampil di Piala Dunia Juli lalu yang kemudian disambung kompetisi reguler bersama klubnya sebulan kemudian.

Pelatih 52 tahun tersebut mewaspadai transisi serangan Spanyol yang efektif. Meski pola tersebut sempat tak berguna ketika Spanyol kalah 2-3 di tangan Inggris (16/10) lalu. Spanyol era entrenador Luis Enrique ini memang menampilkan gaya berbeda dibandingkan era Julen Lopetegui maupun Vicente del Bosque. Yakni menjalankan kombinasi umpan panjang dan pendek dalam melakukan serangan.

“Kroasia akan berusaha mempertahankan ball possession ketika menghadapi Spanyol ini. Kami tak mencari balas dendam untuk kekalahan sebelumnya tapi kami percaya bisa memenangi di dua laga yang kami miliki,” tutur Dalic.

Dari barisan starting XI Kroasia yang biasanya dimainkan eks pelatih Al Ain tersebut, ironisnya hanya sang kapten Luka Modric yang belum stabil performanya di Real Madrid. Sejauh ini, walau sudah bermain 1.117 menit buat Real, Modric masih tanpa gol dan “hanya” memberikan sumbangsih tiga assist.

Sejak kembali dari Piala Dunia di Rusia, Modric sulit menunjukkan kualitas sebagai pesepak bola yang menyabet gelar prestisius pemain terbaik FIFA dan UEFA 2018 itu. Modric juga tak berdaya menghadapi pembantaian 1-5 oleh Barcelona di el clasico (28/10) lalu.

“Performa naik turun Modric dalam setiap pertandingan yang dijalaninya sangatlah normal. Tak diragukan lagi kalau dia akan memimpin tim ini,” ujar Dalic kepada Football Espana. “Dan tentu kami berharap banyak darinya pada laga ini,” tambah pelatih kelahiran Livno Bosnia-Herzegovina itu.

Dalic masih akan memantau performa dua kipernya. Saat dibantai Spanyol September lalu, kiper Lovre Kalinic melakukan bunuh diri. Kiper yang membela Gent itu mencoba menghalau sepakan Marco Asensio tapi malah masuk gawangnya sendiri.

“Lovre Kalinic sudah kembali dari cedera pergelangan tangan. Sedangkan (Dominik) Livakovic juga tampil bagus bersama kami,” tutur Dalic. Saat imbang lawan Inggris Oktober lalu, Livakovic tampil di bawah mistar Kroasia.

Sementara itu, demi mendongkrak motivasi pemain Kroasia jelang lawan Spanyol ini Presiden Kroasia Kolinda Grabar Kitarovi, bertemu Luka Modric dkk kemarin. Oleh Presiden Kolinda, para pemain dan pelatih Kroasia di Piala Dunia 2018 mendapatkan bintang penghargaan.

“Terima kasih sudah menunjukkan kepada dunia betapa bangganya kalian sebagai orang Kroasia. Kalian semua menginspirasi generasi-generasi selanjutnya,” ucap Kolinda seperti diberitakan Sata 24 kemarin. (dra/jpg/ndy/k16)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 14:31

Takkan Gentar di Madura

SAMARINDA - Sebanyak 19 pemain diboyong Borneo FC ke Pamekasan…

Minggu, 26 Mei 2019 14:30

Ganti Poin Hilang di Madura

SAMARINDA - Raihan empat poin di dua laga perdana Liga…

Minggu, 26 Mei 2019 14:29

Isyaratkan Tambah Amunisi

DENPASAR – Meski saat ini sudah memiliki 26 pemain di…

Minggu, 26 Mei 2019 12:01

Gerry Jajal Mugello

MUGELLO–Satu lagi pebalap Indonesia akan berjuang di pentas Moto3 World…

Minggu, 26 Mei 2019 11:58

Perpisahan Harus Meriah

MENDUDUKI peringkat keenam saat ini membuat AS Roma menjadi unggulan…

Minggu, 26 Mei 2019 11:57

Pesta atau Petaka

INTER MILAN bisa saja lebih dulu mengamankan tiket ke Champions…

Minggu, 26 Mei 2019 11:56

AC Milan Memohon Fortuna

BAGI AC Milan, kemenangan jadi cara terbaik mereka menjaga asa…

Minggu, 26 Mei 2019 11:55

Perpanjang Nyawa La Viola

FIRENZE–Fans Fiorentina tak perlu cemas. Apapun hasil yang diraih Fiorentina…

Minggu, 26 Mei 2019 11:53

Belum Tergiur Rp 1,45 Triliun

NAPLES–Kalidou Koulibaly mulai dikaitkan dengan Real Madrid. Bek Napoli ini…

Minggu, 26 Mei 2019 11:52

Tak Mudah Buat Sejarah

ATALANTA menjadi kontestan perebutan tiket Champions League paling mengejutkan. Betapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*