MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Kamis, 15 November 2018 11:15
AMBISI VATRENI

Kroasia vs Spanyol

MOMEN BANGKIT: Luka Modric diharapkan bisa menunjukkan performa terbaiknya saat kembali bergabung dalam skuat Timnas Kroasia dalam laga kontra Spanyol, lanjutan UEFA Nations League dini hari nanti.

PROKAL.CO, ZAGREB – Luka Modric dkk akhirnya kembali mendapatkan dukungan penuh dari para suporternya. Periode hukuman dari UEFA yakni larangan bermain tanpa dukungan suporter di kandang tuntas ketika menjamu Inggris (13/10).

Dini hari nanti (16/11) di Stadion Maksimir, Kroasia akan menjalani matchday ketiga grup 4 League A UEFA Nations League versus Spanyol. Pada pertemuan sebelumnya di Stadion Manuel Martínez Valero Elche (12/9), Vatreni dibantai setengah lusin gol.

Menjelang laga ini, pelatih Zlatko Dalic dalam situs resmi Federasi Sepak Bola Kroasia (HNS) kemarin (14/11) mengatakan, dua laga tersisa di grup 4 ini sangat berat dan butuh sorakan dari para suporter. Pada dua matchday yang dilakoni, finalis Piala Dunia 2018 itu baru mengemas satu poin. Hasil kalah dari Spanyol (12/9) kemudian seri lawan Inggris (13/10).

“Mari kita menjaga spirit kesatuan tim dari musim panas lalu dan menjadi saksi performa Kroasia di depan publik sendiri. Kemenangan akan memberikan harapan besar ketika menuju Wembley setelah ini,” kata Dalic.

Kroasia membutuhkan poin absolut agar bertahan di League A. Sampai kemarin, Kroasia masih ada di posisi terbawah klasemen grup 4. Kemenangan akan memudahkan langkah Kroasia menuju Wembley menghadapi Inggris pada matchday pamungkas (19/11).

Dalic berkata, kondisi timnya sangat berbeda ketika dibantai 0-6 oleh Spanyol dua bulan silam. September lalu anak buah Dalic itu masih kelelahan seusai tampil di Piala Dunia Juli lalu yang kemudian disambung kompetisi reguler bersama klubnya sebulan kemudian.

Pelatih 52 tahun tersebut mewaspadai transisi serangan Spanyol yang efektif. Meski pola tersebut sempat tak berguna ketika Spanyol kalah 2-3 di tangan Inggris (16/10) lalu. Spanyol era entrenador Luis Enrique ini memang menampilkan gaya berbeda dibandingkan era Julen Lopetegui maupun Vicente del Bosque. Yakni menjalankan kombinasi umpan panjang dan pendek dalam melakukan serangan.

“Kroasia akan berusaha mempertahankan ball possession ketika menghadapi Spanyol ini. Kami tak mencari balas dendam untuk kekalahan sebelumnya tapi kami percaya bisa memenangi di dua laga yang kami miliki,” tutur Dalic.

Dari barisan starting XI Kroasia yang biasanya dimainkan eks pelatih Al Ain tersebut, ironisnya hanya sang kapten Luka Modric yang belum stabil performanya di Real Madrid. Sejauh ini, walau sudah bermain 1.117 menit buat Real, Modric masih tanpa gol dan “hanya” memberikan sumbangsih tiga assist.

Sejak kembali dari Piala Dunia di Rusia, Modric sulit menunjukkan kualitas sebagai pesepak bola yang menyabet gelar prestisius pemain terbaik FIFA dan UEFA 2018 itu. Modric juga tak berdaya menghadapi pembantaian 1-5 oleh Barcelona di el clasico (28/10) lalu.

“Performa naik turun Modric dalam setiap pertandingan yang dijalaninya sangatlah normal. Tak diragukan lagi kalau dia akan memimpin tim ini,” ujar Dalic kepada Football Espana. “Dan tentu kami berharap banyak darinya pada laga ini,” tambah pelatih kelahiran Livno Bosnia-Herzegovina itu.

Dalic masih akan memantau performa dua kipernya. Saat dibantai Spanyol September lalu, kiper Lovre Kalinic melakukan bunuh diri. Kiper yang membela Gent itu mencoba menghalau sepakan Marco Asensio tapi malah masuk gawangnya sendiri.

“Lovre Kalinic sudah kembali dari cedera pergelangan tangan. Sedangkan (Dominik) Livakovic juga tampil bagus bersama kami,” tutur Dalic. Saat imbang lawan Inggris Oktober lalu, Livakovic tampil di bawah mistar Kroasia.

Sementara itu, demi mendongkrak motivasi pemain Kroasia jelang lawan Spanyol ini Presiden Kroasia Kolinda Grabar Kitarovi, bertemu Luka Modric dkk kemarin. Oleh Presiden Kolinda, para pemain dan pelatih Kroasia di Piala Dunia 2018 mendapatkan bintang penghargaan.

“Terima kasih sudah menunjukkan kepada dunia betapa bangganya kalian sebagai orang Kroasia. Kalian semua menginspirasi generasi-generasi selanjutnya,” ucap Kolinda seperti diberitakan Sata 24 kemarin. (dra/jpg/ndy/k16)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 13:01
Rohit Chand

Pemain Tim, Tidak Individual

SEBELUM pekan terakhir Liga 1, sudah terdengar beberapa nama yang…

Selasa, 11 Desember 2018 12:58
Osvaldo Haay, Pemain Muda Terbaik Liga 1 2018

Karena Menonjol Dalam Tim

LAMBAT panas. Kata itu tepat menggambarkan performa winger Persebaya Surabaya…

Selasa, 11 Desember 2018 11:04

Ozil berlabuh ke Inter Milan

Rumor yang menyebut gelandang Arsenal Mesut Ozil bakal bergabung dengan…

Selasa, 11 Desember 2018 07:21

Evaluasi PSM: Kurang Maksimalkan Potensi

LIGA 1 2018 sudah berakhir. Para pemain PSM pun kini…

Senin, 10 Desember 2018 09:41

AKHIR GETIR

SAMARINDA–Hasrat Borneo FC menutup Liga 1 2018 dengan bercokol di…

Senin, 10 Desember 2018 09:40

Langsung Terbang ke Hong Kong

BERAKHIRNYA Liga 1 2018 bukan berarti tugas skuat Borneo FC…

Senin, 10 Desember 2018 09:39

Rebut Golden Boot

ALEKSANDAR RAKIC sudah sepatutnya menjadi man of the match dalam…

Senin, 10 Desember 2018 09:35

Mimpi Buruk Wong Kito

MALANG–Pelatih Sriwijaya FC Angel Alfredo Vera tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.…

Senin, 10 Desember 2018 09:34

Jalan Berliku Green Force

SURABAYA–Liga 1 2018 berakhir. Persija Jakarta keluar sebagai juara. Mitra…

Senin, 10 Desember 2018 09:24

Lepas Milan, Pertahankan Konate

MALANG – Milan Petrovic menutup kiprahnya di Arema FC dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .