MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 15 November 2018 10:26
Kasus Kekerasan terhadap Anak Menurun
Noor Indah

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Berau mengakui ada beberapa faktor penyebab terjadinya kekerasan terhadap anak. Di antaranya, kebanyakan orangtua menganggap bahwa pendidikan anak semua sepenuhnya tugas pihak sekolah. 

“Padahal itu tidak benar. Harus ada peran aktif juga dalam pengawasan kepada orangtua,” kata Sekretaris P2TP2A Kabupapten Berau, Noor Indah, kemarin (14/11). 

Dia menjelaskan, dalam beberapa kasus yang pihaknya tangani seperti pencabulan, pelakunya tidak lain merupakan ayah kandung korban. Kasus itu terungkap lantaran informasi tersebut diceritakan korban kepada tetangganya. 

“Mengapa dia lebih memilih bercerita kepada tetangganya, tidak bercerita kepada ibunya langsung?  Hal ini karena si korban sudah lebih dulu didoktrin sama ibunya untuk takut kepada ayahnya. Ketika ada permasalahan di dalam rumah tangga, anak ini selalu dilibatkan,” ujarnya. 

Jadi, ketika ada kasus, si anak lebih memilih bercerita kepada tetangga karena menganggap ibunya sudah tidak bisa melindungi. Karena itu, dalam upaya menekan angka kekerasan kepada anak, pihaknya tengah menjalankan program Sekolah Ramah Anak (SRA). 

“Jadi, kami memulainya dengan memberikan pemahaman kepada orangtua murid di sekolah-sekolah. Karena buntut kekerasan kepada anak, permasalahan ini juga tidak terlepas dari lingkungan keluarga,” tambahnya. 

Mengenai pembekalan atau sosialisasi yang biasa pihaknya lakukan antara lain dengan memberikan pemahaman kepada orang tua bagaimana cara berkomunikasi sesuai dengan umur anak.

“Karena dalam berkomunikasi kepada anak ini juga tidak bisa disamaratakan. Jadi ada cara khusus yang perlu dilakukan orang tua sesuai umur si anak. Alhamdulillah upaya yang kami lakukan ini efektif. Hal itu melihat banyaknya orangtua yang antusias dan berpartisipasi mengikuti sosialisasi yang kami berikan,” tandasnya.(*/oke/kpg/kri/k16) 

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 10:56

UMK Capai Rp 3,1 Juta

PENAJAM–Usulan upah minimum kabupaten (UMK) Penajam Paser Utara (PPU) akhirnya…

Kamis, 13 Desember 2018 10:55

Besok, TimAppraisalSosialisasi di BPN

PENAJAM–Tuntutanpembayaran lahan untuk pembangunan jalan menuju Jembatan Pulau Balang di…

Kamis, 13 Desember 2018 10:54

Warga Muara Komam Tuntut Janji Perusahaan

TANA PASER–Warga Kecamatan Muara Komam, Arpan, menyampaikan keluhan masyarakat di…

Kamis, 13 Desember 2018 10:54

Satpol PP Segel Tower Tak Berizin

PENAJAM–Tower telekomunikasi yang berdiri di RT 03, Desa Sesulu, Kecamatan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:52

10 Calon Komisioner KPU Diumumkan Besok

TANA PASER–Peserta seleksi calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten…

Kamis, 13 Desember 2018 10:47

Belum Dapat Diterapkan

SANGATTA–Rencana pergantian status tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) menjadi pegawai…

Kamis, 13 Desember 2018 10:45

Lagi, Pupuk Kaltim Raih Penerapan Industri Hijau

BONTANG–Pupuk Kaltim kembali meraih penghargaan Industri Hijau Level 5, sebagai…

Kamis, 13 Desember 2018 10:43

Pantai Harapan Kini Terancam Abrasi

BIDUKBIDUK–Kawasan pantai di Kampung Pantai Harapan, Kecamatan Bidukbiduk, kini mulai…

Kamis, 13 Desember 2018 07:31

Wujudkan KLA Jadi Prioritas

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memiliki target untuk…

Kamis, 13 Desember 2018 07:30

Hiperbarik Sudah Bisa Dimanfaatkan 2019

TANJUNG REDEB – Fasilitas terapi oksigen atau hyperbaric chamber (hiperbarik)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .