MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 15 November 2018 10:26
Kasus Kekerasan terhadap Anak Menurun
Noor Indah

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Berau mengakui ada beberapa faktor penyebab terjadinya kekerasan terhadap anak. Di antaranya, kebanyakan orangtua menganggap bahwa pendidikan anak semua sepenuhnya tugas pihak sekolah. 

“Padahal itu tidak benar. Harus ada peran aktif juga dalam pengawasan kepada orangtua,” kata Sekretaris P2TP2A Kabupapten Berau, Noor Indah, kemarin (14/11). 

Dia menjelaskan, dalam beberapa kasus yang pihaknya tangani seperti pencabulan, pelakunya tidak lain merupakan ayah kandung korban. Kasus itu terungkap lantaran informasi tersebut diceritakan korban kepada tetangganya. 

“Mengapa dia lebih memilih bercerita kepada tetangganya, tidak bercerita kepada ibunya langsung?  Hal ini karena si korban sudah lebih dulu didoktrin sama ibunya untuk takut kepada ayahnya. Ketika ada permasalahan di dalam rumah tangga, anak ini selalu dilibatkan,” ujarnya. 

Jadi, ketika ada kasus, si anak lebih memilih bercerita kepada tetangga karena menganggap ibunya sudah tidak bisa melindungi. Karena itu, dalam upaya menekan angka kekerasan kepada anak, pihaknya tengah menjalankan program Sekolah Ramah Anak (SRA). 

“Jadi, kami memulainya dengan memberikan pemahaman kepada orangtua murid di sekolah-sekolah. Karena buntut kekerasan kepada anak, permasalahan ini juga tidak terlepas dari lingkungan keluarga,” tambahnya. 

Mengenai pembekalan atau sosialisasi yang biasa pihaknya lakukan antara lain dengan memberikan pemahaman kepada orang tua bagaimana cara berkomunikasi sesuai dengan umur anak.

“Karena dalam berkomunikasi kepada anak ini juga tidak bisa disamaratakan. Jadi ada cara khusus yang perlu dilakukan orang tua sesuai umur si anak. Alhamdulillah upaya yang kami lakukan ini efektif. Hal itu melihat banyaknya orangtua yang antusias dan berpartisipasi mengikuti sosialisasi yang kami berikan,” tandasnya.(*/oke/kpg/kri/k16) 

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 10:22

Tiga Bulan Lagi, 500 PJU Terpasang

PENAJAM - Pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Banjir karena Drainase Buntu

TANA PASER–Mengurangi dampak banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Pemberkasan, Empat Peserta CPNS Absen

PENAJAM–Sebanyak 156peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:54

Aktifkan Jargas, PPU Tunggu HET

PENAJAM–Jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kaltim bakal diresmikan hari…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:53

Gara-Gara Ini, 10 OPD Dibayangi Sanksi

PENAJAM–Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Penajam Paser Utara…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:47

Ribuan Karyawan Jadi Pemilih Tambahan

SENDAWAR–Jumlah pemilih di Kutai Barat (Kubar) terus bertambah. Ini karena…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:42

Semangat Naik Water Cannon hingga Lupa Pakai Sandal

Tak lagi menggunakan sandal, penghuni panti asuhan Ar Rayan di…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:36

Masih Ada Pelanggaran APK di Kutim

SANGATTA – Beberapa calon anggota legislatif (caleg) dan tim pemenangan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:00

Dua Pelamar CPNS Tak Hadir Pemberkasan

PENAJAM- Ratusan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinyatakan…

Jumat, 15 Februari 2019 09:51

Mutasi Massal Didukung Legislator

SANGATTA–Mutasi pejabat teras di lingkup Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*