MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 15 November 2018 06:32
Kadin-Bappenas Fokus Perkuat Industri Kelautan

PROKAL.CO, JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas/Kementerian PPN) duduk bersama membahas rancangan teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024 untuk industri kelautan dan perikanan.

Dalam kesempatan itu, Kadin menilai industri kelautan dan perikanan nasional perlu ditingkatkan lebih jauh untuk bersiap menghadapi era revolusi industri 4.0 melalui peningkatan daya saing dan produktivitas.

“Kualitas SDM (sumber daya manusia) sektor kelautan dan perikanan perlu terus didorong, penerapan teknologi dan inovasi juga tentu sangat menentukan. Yang kami harapkan juga sekarang ini adalah peningkatan investasi serta dukungan regulasi yang probisnis,” kata Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan, Yugi Prayanto dalam forum diskusi di Bappenas, Rabu (14/11).

Selain regulasi, pemerintah perlu menitikberatkan pada aspek peningkatan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya, penyediaan bahan baku dan logistik, upaya peningkatan devisa, penyerapan tenaga kerja serta keberlangsungan lingkungan hidup.

Apalagi, FAO memprediksi pasar seafood dunia di tahun 2024 mencapai 240 juta ton, 160 juta ton di antaranya dari perikanan budi daya. Sementara KKP menargetkan produksi perikanan naik hingga 20 persen per tahun.

Adapun pada 2017, produksi perikanan tangkap mencapai 6,8 juta ton. Sedangkan produksi perikanan budi daya sebesar 16,1 juta ton dengan rincian 5,65 juta ton ikan dan 10,45 juta ton rumput laut.

“Budi daya kita potensinya besar dan nilai produknya juga lebih tinggi. Kami harapkan Indonesia mulai memperkuat perikanan budi daya modern, pengembangannya ini harus didukung payung hukum tata ruang serta riset dan pengembangan yang mumpuni,” ungkapnya.

Peneliti, lanjut Yugi, perlu meningkatkan kerja sama dengan mitra industri, yang juga merupakan salah satu cara sinergi pemerintah dan akademisi untuk menghasilkan inovasi kelautan dan perikanan. “Tentu kalangan industri perikanan membuka lebar-lebar untuk pemanfaatan hasil penelitian dan pengembangan yang telah dihasilkan oleh berbagai pusat riset,” tambah dia.

Selain budi daya, Kadin juga menyoroti produksi perikanan tangkap yang masih menemui beberapa tantangan, antara lain perpanjangan izin-izin operasional kapal nelayan dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) yang masih terhambat, karena belum terintegrasi secara baik ke dalam sistem OSS.

Untuk itu, Yugi menilai Indonesia harus mempertimbangkan upaya mengembangkan armada perikanan tangkap dengan kapal nelayan yang mampu beroperasi di laut lepas untuk memanfaatkan potensi sumber daya ikan di ZEE sehingga diharapkan dapat menunjang kebutuhan rantai pasok industri perikanan. (hap/jpg/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 11:20

Akhirnya, Garuda Turunkan Harga Tiket

JAKARTA – Keluhan terkait tingginya harga tiket pesawat mendapat respons…

Rabu, 13 Februari 2019 13:34

Asing Ambil Profit, Rupiah Kembali Melemah

JAKARTA – Tekanan terhadap rupiah belum reda. Merujuk data Jakarta…

Selasa, 12 Februari 2019 13:34

WOW..!! Tarif Bagasi Lion Air Rp 25 Ribu per Kilogram

Lion Group memutuskan melakukan penyesuaian tarif bagasi atau excess baggage…

Selasa, 12 Februari 2019 10:37

BELUM MEMBAIK..!! Setahun, Rumah Mewah Hanya Terjual Lima Unit

SAMARINDA - Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kaltim mencatat penjualan…

Senin, 11 Februari 2019 11:42

Obligasi Ritel Bikin Likuiditas Seret

JAKARTA – Gencarnya penerbitan surat berharga negara (SBN) bakal sedikit…

Senin, 11 Februari 2019 11:40

Pacu Ekspor Baja ke Malaysia-Australia

JAKARTA – Tahun ini pelaku usaha baja melihat potensi peningkatan…

Minggu, 10 Februari 2019 09:37

Soal Bagasi Berbayar, Maskapai Penerbangan Diminta Lakukan Ini...

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti minta agar…

Minggu, 10 Februari 2019 09:18

Mulai Hari Ini, Harga Pertamax Turun

PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga BBM atau bahan…

Sabtu, 09 Februari 2019 09:00

Peringati Hari Pers Nasional, Astra Motor Samarinda Hadirkan Mobil Service Kunjung

SAMARINDA - Menyambut Hari Pers Nasional 2019, Main Dealer Astra…

Kamis, 07 Februari 2019 11:09

LUPUT..!! Janji Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen, yang Bisa Diraih Hanya 5,17 Persen

JAKARTA- Akhirnya Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*