MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 15 November 2018 06:32
Kadin-Bappenas Fokus Perkuat Industri Kelautan

PROKAL.CO, JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas/Kementerian PPN) duduk bersama membahas rancangan teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024 untuk industri kelautan dan perikanan.

Dalam kesempatan itu, Kadin menilai industri kelautan dan perikanan nasional perlu ditingkatkan lebih jauh untuk bersiap menghadapi era revolusi industri 4.0 melalui peningkatan daya saing dan produktivitas.

“Kualitas SDM (sumber daya manusia) sektor kelautan dan perikanan perlu terus didorong, penerapan teknologi dan inovasi juga tentu sangat menentukan. Yang kami harapkan juga sekarang ini adalah peningkatan investasi serta dukungan regulasi yang probisnis,” kata Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan, Yugi Prayanto dalam forum diskusi di Bappenas, Rabu (14/11).

Selain regulasi, pemerintah perlu menitikberatkan pada aspek peningkatan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya, penyediaan bahan baku dan logistik, upaya peningkatan devisa, penyerapan tenaga kerja serta keberlangsungan lingkungan hidup.

Apalagi, FAO memprediksi pasar seafood dunia di tahun 2024 mencapai 240 juta ton, 160 juta ton di antaranya dari perikanan budi daya. Sementara KKP menargetkan produksi perikanan naik hingga 20 persen per tahun.

Adapun pada 2017, produksi perikanan tangkap mencapai 6,8 juta ton. Sedangkan produksi perikanan budi daya sebesar 16,1 juta ton dengan rincian 5,65 juta ton ikan dan 10,45 juta ton rumput laut.

“Budi daya kita potensinya besar dan nilai produknya juga lebih tinggi. Kami harapkan Indonesia mulai memperkuat perikanan budi daya modern, pengembangannya ini harus didukung payung hukum tata ruang serta riset dan pengembangan yang mumpuni,” ungkapnya.

Peneliti, lanjut Yugi, perlu meningkatkan kerja sama dengan mitra industri, yang juga merupakan salah satu cara sinergi pemerintah dan akademisi untuk menghasilkan inovasi kelautan dan perikanan. “Tentu kalangan industri perikanan membuka lebar-lebar untuk pemanfaatan hasil penelitian dan pengembangan yang telah dihasilkan oleh berbagai pusat riset,” tambah dia.

Selain budi daya, Kadin juga menyoroti produksi perikanan tangkap yang masih menemui beberapa tantangan, antara lain perpanjangan izin-izin operasional kapal nelayan dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) yang masih terhambat, karena belum terintegrasi secara baik ke dalam sistem OSS.

Untuk itu, Yugi menilai Indonesia harus mempertimbangkan upaya mengembangkan armada perikanan tangkap dengan kapal nelayan yang mampu beroperasi di laut lepas untuk memanfaatkan potensi sumber daya ikan di ZEE sehingga diharapkan dapat menunjang kebutuhan rantai pasok industri perikanan. (hap/jpg/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 06:44

Awal 2019, Ekonomi Tumbuh Positif

SAMARINDA – Perekonomian Kaltim pada triwulan I 2019 diprediksi tumbuh…

Kamis, 13 Desember 2018 06:43

Perkuat Pasar Motor Sport

BALIKPAPAN - Penyegaran kembali dilakukan Honda kepada motor sport andalannya,…

Kamis, 13 Desember 2018 06:39

Bersiap Tatap Bonus Demografi

BALIKPAPAN - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) terus mendorong…

Kamis, 13 Desember 2018 06:37

CGV Hadirkan Sweetbox Class

BALIKPAPAN - CGV Cinemas Plaza Balikpapan terus memanjakan penggemar film…

Kamis, 13 Desember 2018 06:32

Investor Tunggu Hasil Pilpres

JAKARTA - PT Pefindo memperkirakan penerbitan obligasi korporasi tahun depan…

Kamis, 13 Desember 2018 06:31

Tawarkan Hedging Syariah

SURABAYA - Bank Syariah Mandiri (BSM) menyediakan solusi mitigasi risiko…

Rabu, 12 Desember 2018 06:51

Properti Optimistis Tatap Pilpres

BALIKPAPAN - Sektor properti di Bumi Etam pada 2019 diprediksi…

Rabu, 12 Desember 2018 06:49

Berharap Rupiah Konsisten Menguat

JAKARTA - Perdagangan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih…

Rabu, 12 Desember 2018 06:47

Pemerintah Terbitkan SBN Rp 826 Triliun

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana menerbitkan Surat Berharga Negara…

Rabu, 12 Desember 2018 06:46

Kinerja Perbankan Membaik

BALIKPAPAN - Optimisme ekonomi di Kota Minyak kian membaik. Hal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .