MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 14 November 2018 11:07
Ada Peserta Bawa Jimat

Hari Pertama SKD CPNS, Cuma 4 Orang yang Lulus

DIAMANKAN: Inilah benda diduga jimat yang dibawa seorang peserta dan ditemukan panitia seleksi CPNS PPU sebelum ujian SKD CAT dimulai.

PROKAL.CO, PENAJAM–Benda yang diduga jimat ditemukan panitia pada hari pertama pelaksanaan ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Selasa (13/11). Benda tersebut ditemukan tersimpan di dalam pakaian seorang peserta perempuan dari formasi tenaga kesehatan. Yakni pada saat pemeriksaan tubuh sebelum pelaksanaan ujian SKD sesi pertama menggunakan sistem computer assisted test (CAT) di Gedung Aula Islamic Center, Jalan Provinsi, Kilometer 8, Kelurahan Nipahnipah, Kecamatan Penajam.

Benda tersebut dibungkus dalam kain kasa berwarna hitam, berbentuk persegi empat. Berukuran telunjuk orang dewasa. Pada benda tersebut, disisipkan foto seorang pria paruh baya berukuran 4x6 mengenakan baju gamis berwarna hijau.

Setelah ditemukan, barang tersebut kemudian diamankan di loker milik peserta. Bersama dengan belasan kunci dan barang metal yang juga diamankan dari peserta saat pemeriksaan tubuh. “Peserta tidak boleh membawa benda-benda seperti itu,” kata Sekretaris Panitia Pelaksana Seleksi Daerah (Panselda) Penerimaan CPNS di Pemkab PPU Tahun 2018 Surodal Santoso di sela-sela SKD, kemarin.

Pelaksanaan SKD sesi pertama itu berjalan molor dari jadwal yang ditetapkan pukul 08.00 Wita. Para peserta baru memulai ujian pukul 08.30 Wita, karena panitia harus melakukan pengecekan kembali terhadap perangkat komputer yang akan digunakan para peserta. Ternyata hanya 109 peserta yang hadir mengikuti ujian tersebut.

 “Hanya satu yang tidak hadir. Namun tak ada konfirmasi ke panitia. Kalau tak salah dari Medan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) PPU ini.

Seleksi tersebut juga dipantau langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) PPU Hamdam yang didampingi oleh Kepala Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara (KBN) Banjarmasin Slamet Nugroho. Berikut, beberapa pejabat di lingkungan Pemkab PPU sekira pukul 10.00 Wita.

Hari pertama ujian SKD ini, memang dikhususkan bagi pelamar untuk formasi tenaga kesehatan. Pada sesi pertama ini, hanya empat peserta yang nilainya melebihi passing grade atau ambang batas dari 109 peserta.

Berdasarkan peraturan Menteri PANRB Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Passing Grade SKD Pengadaan CPNS Tahun 2018, ditetapkan nilai 75 untuk tes wawasan kebangsaan (TWK), 80 untuk tes intelejensi umum (TIU), dan 143 untuk tes karakteristik pribadi (TKP).

“Jumlah formasi yang disediakan hanya 160, sementara jumlah pelamarnya mencapai 2.186 orang. Jadi bicara persentase, hanya 7 persen dari jumlah pelamarnya. Jika melihat hasilnya, kemungkinan bisa tercapai 80–90 persen formasi bisa terisi. Tapi harapan kami semuanya bisa tercapai,” harap Hamdam.

Pada sesi pertama itu, nilai tertinggi diraih Andi Anita Safitri Ramadhani, warga Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, yang mengumpulkan nilai ujian SKD sebanyak 355. Terbagi atas TWK dengan nilai 100 lalu TIU sebesar 105 dan TKP sebesar 150.

“Saya kerjakan TIU dulu, karena tingkat konsentrasinya tinggi,” kata lulusan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kaltim ini. 

Setelah itu, para peserta yang lulus semuanya berasal dari Kota Balikpapan. Yakni, Asriani dengan nilai 346 (TWK 105, TIU 85, dan TKP 156), Fransisca Dery Mardiana yang mendapat nilai 339 (TWK 85 TIU 100 TKP 154), serta Enin Sri Damayanti dengan nilai 304 (TWK 75 TIU 85 TKP 144). 

“Tak sempat belajar, tapi pas lagi santai buka aplikasi online. Paling cuma dua jam,” ungkap Fransisca.

Kepala Kanreg VIII BKN Banjarmasin Slamet Nugroho menuturkan, soal yang disusun dalam ujian tersebut merupakan hasil dari pembahasan antara konsorsium yang terdiri atas perwakilan perguruan tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) hingga Kementerian Ristek dan Teknologi (Kemenristek). Bukan disusun oleh BKN.

 Jika melihat hasil dari ujian yang telah berjalan, kebanyakan para peserta tidak dapat melampaui passing grade pada TKP. Sehingga tingkat kelulusan para peserta dalam ujian SKD ini, sangat rendah. “Sehingga hasilnya akan sampaikan ke Pusat, bagaimana tindak lanjutnya,” ucap dia.

Untuk diketahui, SKD dengan sistem CAT di PPU akan berlangsung selama lima hari. Mulai 13 hingga  17 November. Ada lima sesi yang akan diikuti oleh 110 peserta ujian setiap harinya. Sesi pertama dimulai pada 08.00–09.30. Dilanjutkan pada sesi kedua pada 10.00–11.30 dan sesi ketiga pada 12.30–14.00. Sementara sesi keempat pada 14.30–16.00 dan sesi kelima pada pukul 16.30–18.00.

Pada sesi pertama dan kedua, seluruh peserta yang akan mengikuti ujian berasal dari formasi tenaga kesehatan. Lalu pada sesi ketiga merupakan gabungan dari formasi tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Sedangkan sesi keempat dan kelima adalah murni dari formasi tenaga teknis.(*/kip/san/k8)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Februari 2019 09:54

Gara-Gara Ini, Majelis Alumni Sekolah Ini Demo Mosi Tidak Percaya Pihak Yayasan

Buntut Pemecatan Guru, serta dugaan Penyelewengan Keuangan  TENGGARONG -Ratusan alumni…

Sabtu, 23 Februari 2019 09:49

Ringankan Beban Warga Benuo Taka

PENAJAM–Kegiatan “Jumat Berbagi” Polres Penajam Paser Utara (PPU) terus berlanjut.…

Sabtu, 23 Februari 2019 09:48

Enggan Bebani Calon Anggota KPPS

PENAJAM–Surat keterangan kesehatan calon pelamar kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS)…

Sabtu, 23 Februari 2019 09:38

Pelaku Pemerkosaan Belum Tertangkap

SENDAWAR–Kasus asusila di Kutai Barat (Kubar) sudah dikategorikan mengkhawatirkan. Ada…

Sabtu, 23 Februari 2019 09:37

Bakal Maksimal Ajukan Pembelaan

SAMARINDA–Tuntutan untuk dua terdakwa dugaan korupsi dana Perusda Wisata, Telekomunikasi,…

Sabtu, 23 Februari 2019 09:31

“BNNK” Berau Terhambat Moratorium

TANJUNG REDEB – Kedatangan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen…

Sabtu, 23 Februari 2019 09:26

Jumat Barokah Polres Kutim ke Kampung Nelayan

SANGATTA – Polres Kutai Timur terus menggiatkan program polisi peduli,…

Jumat, 22 Februari 2019 11:46

Poros Muara Badak Makan Korban, Pariwisata Terganggu

TENGGARONG - Meninggalnya pasangan suami-istri di jalan poros Kecamatan Muara…

Jumat, 22 Februari 2019 11:42

Satu Jam, Kumpulkan 6,24 Ton Sampah

PENAJAM-  Sebanyak 6,24 ton sampah organik dan non-organik, berhasil dikumpulkan…

Jumat, 22 Februari 2019 11:41

ENAK COY..!! Puluhan Kendaraan Plat Merah Bakal Dihibahkan

PENAJAM- Kendaraan dinas milik Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) bakal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*