MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 14 November 2018 11:00
Walet Rumahan Belum Sumbang PAD

Yadianto: Baru Tiga Usaha yang Lengkap Izinnya

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Usaha sarang walet rumahan kian tumbuh di Bumi Batiwakkal. Melihat potensi perekonomian yang besar, Pemkab Berau akhirnya membuat regulasi untuk mengatur usaha yang identik dengan bangunan tinggi tersebut.

Ya, usaha sarang burung walet rumahan telah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 38/2017 tentang Izin Pengelolaan dan Pengusahaan Sarang Burung Walet di luar Habitat Alami.

Sayangnya, semenjak diterbitkan jelang akhir tahun lalu, hingga saat ini baru tiga usaha sarang burung walet rumahan yang dianggap legal setelah mengantongi izin lengkap. Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Penetapan dan Administrasi, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Yadianto.

“Baru ada tiga usaha yang selesai izinnya hingga saat ini, baik IMB (izin mendirikan bangunan) usaha, maupun izin pengelolaannya,” katanya saat diwawancara Berau Post (Kaltim Post Group), Senin (12/11).

Saat ini pihaknya juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai perizinan pengelolaan dan pengusahaan sarang burung walet rumahan yang dia sebut jumlahnya mencapai 500-an. Khususnya di Kecamatan Tanjung Redeb, Gunung Tabur, Talisayan, hingga Bidukbiduk.

Pihaknya juga telah memberikan edaran kepada pemilik usaha walet yang belum memiliki izin, agar segera mengurus perizinan. Dari data yang dimiliki pihaknya saat ini, jumlah usaha sarang burung walet rumahan di Berau sudah mencapai 300–400 usaha.

“Kebanyakan masih mengurus SPPL (surat pernyataan pengelolaan lingkungan) di DLHK supaya dapat IMB,” ucapnya.

Pasalnya, dalam Perbup Nomor 38 Tahun 2017 tersebut, aturan-aturan mesti dijalankan pemilik usaha sarang burung walet rumahan. Di antaranya, jam pembunyian rekaman suara walet hingga frekuensi pengeras suara.

Karena banyak usaha sarang burung walet rumahan yang tak mengantongi izin, secara tidak langsung turut mengurangi potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang dikelola Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau.

“Pihak Bapenda yang menarik pajaknya tentu tidak berani melakukan penarikan. Sebab usaha sarang waletnya belum memiliki dasar hukum,” terang Yadianto.

Hal tersebut diakui Kepala Bapenda Berau Maulidiyah melalui Sub Bidang Pemeriksaan dan Keberatan, Iriansyah. Terang dia, pihaknya belum berani melakukan penarikan terhadap usaha sarang burung walet rumahan karena rata-rata belum mengantongi izin.

“Sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut dari DPMPTSP mengenai usaha yang sudah berizin. Kalau sudah ada tentunya bisa kami tarik pajak saat usaha itu panen,” tuturnya.

Ungkap dia, dari aturan yang ada, setiap usaha sarang burung walet yang tengah panen wajib dilaporkan oleh pihak pengusaha. Pasalnya, dari hasil panen tersebut akan ditarik pajak panen sarang burung walet rumahan.

“Hitungannya itu 7 persen dari hasil panen, dikali dengan harga ketetapan dari pemerintah. Biasanya harga ketetapan ini dari Disperindagkop (Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi),” singkatnya. (arp/udi/kpg/kri/k16)

loading...

BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 10:22

Tiga Bulan Lagi, 500 PJU Terpasang

PENAJAM - Pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Banjir karena Drainase Buntu

TANA PASER–Mengurangi dampak banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Pemberkasan, Empat Peserta CPNS Absen

PENAJAM–Sebanyak 156peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:54

Aktifkan Jargas, PPU Tunggu HET

PENAJAM–Jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kaltim bakal diresmikan hari…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:53

Gara-Gara Ini, 10 OPD Dibayangi Sanksi

PENAJAM–Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Penajam Paser Utara…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:47

Ribuan Karyawan Jadi Pemilih Tambahan

SENDAWAR–Jumlah pemilih di Kutai Barat (Kubar) terus bertambah. Ini karena…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:42

Semangat Naik Water Cannon hingga Lupa Pakai Sandal

Tak lagi menggunakan sandal, penghuni panti asuhan Ar Rayan di…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:36

Masih Ada Pelanggaran APK di Kutim

SANGATTA – Beberapa calon anggota legislatif (caleg) dan tim pemenangan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:00

Dua Pelamar CPNS Tak Hadir Pemberkasan

PENAJAM- Ratusan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinyatakan…

Jumat, 15 Februari 2019 09:51

Mutasi Massal Didukung Legislator

SANGATTA–Mutasi pejabat teras di lingkup Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*