MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 13 November 2018 10:08
Permintaan Tinggi, Ikan Bandeng Sulit Dicari
PASOKAN KURANG:Pedagang ikan di Pasar SAD menyebut belakangan ini pasokan ikan bandeng berkurang, padahal peminatnya banyak.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Ikan bandeng di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD), Tanjung Redeb,  belakangan ini sulit ditemukan. Kelangkaan itu terjadi lantaran para pedagang tidak mendapatkan dari pemasok selama sepekan terakhir.

“Sudah sepekan ini ikan bandeng dari pemasok tidak datang. Kalaupun ada, jumlahnya sedikit sehingga hanya beberapa pedagang yang kebagian,” ujar Faah, pedagang Pasar SAD, Senin (12/11).

Faah menuturkan, selama sepekan ini dirinya hanya menjual tongkol, kembung, cumi-cumi, udang dan layang. Namun dia mengakui bahwa harga ikan tersebut juga sedang mengalami kenaikan antara Rp 2–4 ribu dari harga sebelumnya.

“Harga ikan sekarang sedang naik. Dari pemasok kami mengambil dengan harga tinggi. Jadi, terpaksa kami menjual di atas harga sebelumnya,” lanjutnya.

Saat ditanya penyebab ikan bandeng sulit dicari di pasaran, Faah mengatakan, salah satunya akibat banyak permintaan dari luar daerah.

“Menurut informasi yang kami terima, ikan bandeng banyak dikirim ke daerah lain seperti Tarakan dan Bulungan. Otomatis pasokan untuk Berau juga berkurang,” jelasnya.

Menurut pantauan media ini, walaupun  ikan bandeng diakui susah ditemui di pasaran, masih ada beberapa pedagang yang menjual, tentu saja dengan harga di atas normal.

Evi, pedagang yang mendapatkan pasokan ikan bandeng mengaku harus menjual ikan bandeng dengan harga lebih tinggi. Sebab dia mendapatkan dari pemasok dengan harga yang juga mahal.

“Biasanya harga normal ikan bandeng antara Rp 20–25 ribu per kilogram. Tapi kalau langka seperti sekarang bisa tembus Rp 35–40 ribu per kilonya,” terangnya.

Evi berharap secepatnya mendapatkan pasokan ikan bandeng dari nelayan, guna memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Semoga beberapa hari ke depan, sudah banyak pasokan ikan bandeng sehingga harga kembali normal. Kami sebagai pedagang khawatir kehilangan pelanggan akibat menjual ikan dengan harga mahal,” pungkasnya. (kpg/san/k16)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 13:45

Kejari Deteksi Potensi Korupsi, Soroti Dugaan di Dua Proyek

SENDAWAR–Setelah kasus dugaan korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mahakam…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:28

Sekretariat DPRD Minta Hak Pengelolaan Rumjab

  SANGATTA-Rumah jabatan (rumjab) pimpinan DPRD Kutim di kawasan Kompleks…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:27
PPDB Jenjang Sekolah Dasar

INGAT..!! Calistung Bukan Syarat Penerimaan

TENGGARONG-Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SD segera dibuka. Sebelum…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:26

Fogging Tak Efektif Cegah DBD

SANGATTA– Angka penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kutim terus…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:16

Cegah Wabah Dari Luar, KKP Tanah Grogot Perketat Jalur Masuk

TANA PASER — Seiring maraknya penyebaran Monkeypox atau virus cacar…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:15

Pantau Jalur Transportasi dan Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

PENAJAM- Operasi Ketupat Mahakam 2019 akan dimulai pekan depan. Selama…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:13

MASIH BANYAK LOWONG..!! SD Kurang 823 Siswa, SMP Defisit 652 Siswa

PENAJAM- Batas tertinggi jumlah rombongan belajar (rombel) pada Penerimaan Peserta…

Jumat, 24 Mei 2019 11:05

Di Kabupaten Ini, DBD Makin Meresahkan

SANGATTA - Deman berdarah dengue (DBD) semakin meresahkan masyarakat Kutai…

Jumat, 24 Mei 2019 11:03

Warga Keluhkan Illegal Fishing dan Logging

SENDAWAR - Penindakan illegal fishing dan illegal logging disambut positif…

Jumat, 24 Mei 2019 11:01

Akui Tak Mudah Awasi Tahura Bukit Soeharto

TENGGARONG - Upaya UPTD Tahura melakukan upaya pencegahan atas perusakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*