MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 12 November 2018 08:05
Harus Urus Surat Layak Sehat

Setelah Kasus Keracunan Massal, Kafe Belum Beroperasi

Balerina

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Viral kejadian keracunan massal akibat mengonsumsi es krim di salah satu kafe di kawasan Balikpapan Baru, awal September lalu, sampai saat ini kafe tersebut belum beroperasi kembali. Padahal, biasanya kafe menyajikan aneka macam es krim dan buka setiap Selasa-Minggu itu selalu ramai pengunjung.

Pantauan Kaltim Post, Minggu (11/11), tak ada aktivitas di bangunan dua lantai tersebut. Diketahui, kejadian pada 2 September itu diperkirakan membuat puluhan orang terkena diare, bahkan dirawat di berbagai rumah sakit di Kota Minyak. Melalui media Instagram, akun kafe tersebut sudah tak aktif lagi. Unggahan terakhir berupa ucapan permintaan maaf.  

“Pertama-tama kami mengucapkan maaf yang sedalam-dalamnya atas terjadinya musibah ini. Saat ini sedang diadakan penelitian mengenai penyebab utama terjadinya musibah ini oleh BPOM dan Dinas Kesehatan. Atas pengertian dan kerjasama dari bapak/ibu, saudara/i kami ucapkan terima kasih dan sekali lagi kami memohon maaf yang sedalam-dalamnya,” demikian tertulis dalam unggahan itu. 

Unggahan tersebut dibanjiri komentar dukungan dari warga Balikpapan. Banyak juga yang mendoakan agar permasalahan lekas selesai dan kafe tersebut bisa buka kembali.

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan sendiri telah melakukan pengecekan serta mengirim sampel bahan yang dijadikan es krim. Hasilnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda menyimpulkan terdapat bakteri patogen pada bahan baku es krim, yakni air, susu dan gula.

Sementara pada produk olahan, bakteri patogen terdapat pada susu, buah dan produk kemasan. Bakteri patogen timbul dikarenakan proses pengolahan es krim di kafe tersebut yang kurang higienis. Kepala DKK Balikpapan Balerina menuturkan, hingga sekarang pemilik kafe es krim tersebut belum kembali mengajukan surat layak sehat.

“Bisa saja buka kembali bila mendapatkan surat layak sehat. Surat ini penting sebagai rekomendasi saat membuka usaha kuliner. Jika tidak ada maka tidak boleh beroperasi,” tuturnya.

Dirinya menuturkan, pada awal kafe itu dibuka sebenarnya sudah mendapatkan surat layak sehat. Hanya saja, kebetulan saja saat kejadian viral keracunan izin surat tersebut mati. Surat layak sehat itu sendiri hanya berlaku selama setahun usai dikeluarkan. Selepas itu, pemilik usaha mesti mengajukan kembali untuk diperpanjang. Tentunya setiap perpanjangan izin akan dilakukan verifikasi oleh petugas untuk memastikan tak ada penurunan standar yang ditetapkan.

“Setelah kejadian (pemilik) belum ada datang lagi ke DKK. Karena untuk mengurus surat layak sehat mesti ikut pelatihan dulu selama 2-3 hari,” ujarnya.

Saat mengajukan surat layak sehat, pemilik usaha kuliner mesti mengirimkan surat permohonan terlebih dulu kepada DKK. Setelah itu tim dari DKK akan melakukan kunjungan lokasi usaha, kemudian pengumpulan berkas dan dilanjutkan pelatihan agar surat layak sehat dapat dikeluarkan. “Selama tidak ada surat layak sehat maka kafe tersebut belum bisa kembali buka,” tutup Balerina. (lil/rsh/k18)

loading...

BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 07:40

Larangan Plastik di Tempat Umum Diterapkan Tahun Depan

BALIKPAPAN - Peraturan Daerah (Perda) terkait larangan penggunaan kantong plastik…

Minggu, 09 Desember 2018 07:18

Terus Berulang, Saran Buat Pagar

PROSES pencarian Amin, bocah delapan tahun yang hanyut di drainase,…

Minggu, 09 Desember 2018 07:13

LIPI Evaluasi Kebun Raya

BALIKPAPAN - Status Kebun Raya Balikpapan (KRB) masih menjadi kewenangan…

Minggu, 09 Desember 2018 07:10

Polda Antisipasi Potensi Penimbun BBM

BALIKPAPAN – Pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:49

Pemkot Dianggap Tak Punya Taji

BALIKPAPAN  –  Pemkot Balikpapan dianggap tak punya taji. Mengatasi masalah…

Jumat, 07 Desember 2018 07:57

Korban Jiwa Pembakaran Rumah Bertambah

BALIKPAPAN - Setelah bertahan hidup selama tiga hari, Garini (55),…

Kamis, 06 Desember 2018 08:16

Bukan Kasus yang Pertama

BALIKPAPAN – Pengungkapan dugaan praktik pembuatan sabu industri rumahan di…

Kamis, 06 Desember 2018 08:08

Pembinaan Teritorial Kodam VI/Mulawarman Terbaik Ketiga

BALIKPAPAN – Pembinaan teritorial oleh Kodam VI/Mulawarman mendapat apresiasi dari…

Rabu, 05 Desember 2018 08:37

Terancam Penjara Seumur Hidup

BALIKPAPAN – Hukuman berat penanti Hasto Purnomo (47), tersangka pembakar…

Rabu, 05 Desember 2018 08:36

Tak Menular, Arif Terkena Psoriasis

BALIKPAPAN - Muhammad Arif, namanya viral beberapa bulan belakangan karena…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .