MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 12 November 2018 08:05
Harus Urus Surat Layak Sehat

Setelah Kasus Keracunan Massal, Kafe Belum Beroperasi

Balerina

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Viral kejadian keracunan massal akibat mengonsumsi es krim di salah satu kafe di kawasan Balikpapan Baru, awal September lalu, sampai saat ini kafe tersebut belum beroperasi kembali. Padahal, biasanya kafe menyajikan aneka macam es krim dan buka setiap Selasa-Minggu itu selalu ramai pengunjung.

Pantauan Kaltim Post, Minggu (11/11), tak ada aktivitas di bangunan dua lantai tersebut. Diketahui, kejadian pada 2 September itu diperkirakan membuat puluhan orang terkena diare, bahkan dirawat di berbagai rumah sakit di Kota Minyak. Melalui media Instagram, akun kafe tersebut sudah tak aktif lagi. Unggahan terakhir berupa ucapan permintaan maaf.  

“Pertama-tama kami mengucapkan maaf yang sedalam-dalamnya atas terjadinya musibah ini. Saat ini sedang diadakan penelitian mengenai penyebab utama terjadinya musibah ini oleh BPOM dan Dinas Kesehatan. Atas pengertian dan kerjasama dari bapak/ibu, saudara/i kami ucapkan terima kasih dan sekali lagi kami memohon maaf yang sedalam-dalamnya,” demikian tertulis dalam unggahan itu. 

Unggahan tersebut dibanjiri komentar dukungan dari warga Balikpapan. Banyak juga yang mendoakan agar permasalahan lekas selesai dan kafe tersebut bisa buka kembali.

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan sendiri telah melakukan pengecekan serta mengirim sampel bahan yang dijadikan es krim. Hasilnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda menyimpulkan terdapat bakteri patogen pada bahan baku es krim, yakni air, susu dan gula.

Sementara pada produk olahan, bakteri patogen terdapat pada susu, buah dan produk kemasan. Bakteri patogen timbul dikarenakan proses pengolahan es krim di kafe tersebut yang kurang higienis. Kepala DKK Balikpapan Balerina menuturkan, hingga sekarang pemilik kafe es krim tersebut belum kembali mengajukan surat layak sehat.

“Bisa saja buka kembali bila mendapatkan surat layak sehat. Surat ini penting sebagai rekomendasi saat membuka usaha kuliner. Jika tidak ada maka tidak boleh beroperasi,” tuturnya.

Dirinya menuturkan, pada awal kafe itu dibuka sebenarnya sudah mendapatkan surat layak sehat. Hanya saja, kebetulan saja saat kejadian viral keracunan izin surat tersebut mati. Surat layak sehat itu sendiri hanya berlaku selama setahun usai dikeluarkan. Selepas itu, pemilik usaha mesti mengajukan kembali untuk diperpanjang. Tentunya setiap perpanjangan izin akan dilakukan verifikasi oleh petugas untuk memastikan tak ada penurunan standar yang ditetapkan.

“Setelah kejadian (pemilik) belum ada datang lagi ke DKK. Karena untuk mengurus surat layak sehat mesti ikut pelatihan dulu selama 2-3 hari,” ujarnya.

Saat mengajukan surat layak sehat, pemilik usaha kuliner mesti mengirimkan surat permohonan terlebih dulu kepada DKK. Setelah itu tim dari DKK akan melakukan kunjungan lokasi usaha, kemudian pengumpulan berkas dan dilanjutkan pelatihan agar surat layak sehat dapat dikeluarkan. “Selama tidak ada surat layak sehat maka kafe tersebut belum bisa kembali buka,” tutup Balerina. (lil/rsh/k18)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 22 Februari 2019 12:52

KLIRR...!! Buntut Tilang karena Angkut Cabai, Dua Polisi Dibebas Tugaskan

"Sudah kami temui pihak sopir di rumahnya, di Kukar. Sudah…

Senin, 18 Februari 2019 12:40

26 Siswa Ikuti Seleksi PPDB SMA Pradita Dirgantara Tingkat Daerah

BALIKPAPAN – Lanud Dhomber Balikpapan melaksanakan tes tingkat  daerah kepada…

Jumat, 15 Februari 2019 10:52

KONI Ancam Tak Beri Rekomendasi

BALIKPAPAN – Polemik pemilihan ketua Pengurus Cabang Persatuan Renang Seluruh…

Jumat, 15 Februari 2019 10:51

Protes Hasil Muskot PRSI Balikpapan, Lima Klub Ancam Boikot

BALIKPAPAN - Untuk kali kedua, Musyawarah Kota (Muskot) Persatuan Renang…

Rabu, 13 Februari 2019 13:30

Gara-Gara Ini, Komisioner Bawaslu Balikpapan Terancam Dipecat..!!

BALIKPAPAN – Para komisioner Bawaslu Balikpapan satu suara memilih tidak…

Minggu, 10 Februari 2019 10:08

Jurnalis Dituntut Jadi "Watchdog", Kritik Perusahaan Demi Keselamatan Planet Bumi

BALIKPAPAN- Seorang jurnalis dituntut menjadi "watchdog" atau penjaga planet bumi…

Kamis, 31 Januari 2019 07:50

Sidang Perdana Kasus Pembuangan Bayi di Toilet Bandara, Panik si Bayi Tak Bernapas

BALIKPAPAN – Kasus pembuangan bayi di dalam kloset Bandara Sultan…

Kamis, 31 Januari 2019 07:50

Disporapar akan Resmikan Objek Wisata Baru

BALIKPAPAN – Memeriahkan hari jadi Kota Minyak ke-122, berbagai agenda…

Kamis, 31 Januari 2019 07:47

Buru Tiketnya sebelum Kehabisan

BALIKPAPAN - Persiapkan diri akhir pekan ini. Minggu (3/2) merupakan…

Kamis, 31 Januari 2019 07:44

Balikpapan Tertinggi Dalam Catatan ORI

BALIKPAPAN – Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Kaltim menetapkan Balikpapan menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*