MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Minggu, 11 November 2018 10:19
Kajati Sulsel Minta Bantuan KPK

Tangkap Buron Kasus Penyewaan Lahan Negara

-

PROKAL.CO, MAKASSAR - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel mulai angkat tangan mengejar Soedirjo Aliman alias Jen Tang. Tersangka kasus penyewahan lahan negara di Kelurahan Buloa, Kota Makassar, itu sudah hampir setahun berstatus buron.

Pelbagai upaya telah dilakukan pihak Kejati Sulsel untuk menangkap Jen Tang. Bahkan penyidik juga telah melakukan upaya pencekalan agar Jen Tang tidak bisa keluar negeri. Namun, penyidik masih terus menemui jalan buntu.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel Tarmizi mengaku telah meminta bantuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menangkap Jen Tang. Pihak KPK, kata Tarmizi, sejauh ini memberikan respons positif untuk ikut terlibat dalam penanganan kasus Jen Tang. “KPK meminta laporan penanganan untuk mem-back up,” katanya.

Alhamdulillah, kata Tarmizi, KPK bersedia membantu dalam penanganan kasus ini. Bahkan kasus ini juga menjadi perhatian pihak KPK. Terutama dalam hal membantu untuk melacak keberadaan Jen Tang.

Bahkan pihaknya juga telah meminta bantuan pihak Polri dan Interpol, untuk melakukan pelacakan dan penangkapan terhadap buron tersebut. Dia meminta Jen Tang mau menyerahkan diri secara baik-baik, agar perkara itu bisa diselesaikan dengan cepat.

Untuk diketahui, Jen Tang dinilai berperan sebagai aktor utama di balik terjadinya kerugian negara dalam pelaksanaan kegiatan penyewaan lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar.

Penetapan Jen Tang sebagai tersangka dikuatkan oleh beberapa bukti. Di antaranya, bukti yang didapatkan dari hasil pengembangan fakta persidangan atas tiga terdakwa dalam kasus korupsi penyewaan lahan negara Buloa yang hingga saat ini perkaranya bergulir di tingkat kasasi. Ketiga terdakwa masing-masing yakni M Sabri, Rusdin, dan Jayanti.

Bukti lainnya yakni hasil penelusuran tim penyidik dengan Pusat Pelatihan dan Aliran Transaksi Keuangan (PPATK). Di mana dana sewa lahan diambil oleh Jen Tang melalui keterlibatan pihak lain terlebih dahulu.

Jen Tang dinilai secara tanpa hak menguasai tanah negara seolah-olah miliknya, sehingga PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero selaku pelaksana proyek Makassar New Port terpaksa mengeluarkan uang Rp 500 juta untuk biaya penyewaan tanah.

Penetapan Jen Tang sebagai tersangka juga merupakan tindak lanjut dari langkah Kejati Sulsel dalam mengungkap secara tuntas dugaan penyimpangan lain di seputar lokasi proyek pembangunan Makassar New Port untuk mendukung percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional di Sulsel.

Tersangka terbilang licin. Dia selalu berhasil menyembunyikan diri, walau berbagai cara telah dilakukan kejaksaan untuk menangkapnya.

Sebelumnya, puluhan orang yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Koordinator Komisariat Universitas Bosowa Makassar menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejati. Aksi ini sempat ricuh. Penyebabnya, massa memaksa hendak masuk ke halaman kantor Kejati.

Akibat kericuhan tersebut, pagar kantor Kejati Sulsel rusak setelah digoyang berkali-kali. Massa juga terlibat pembakaran ban serta boneka berbentuk mayat. Demo juga memicu kemacetan parah di Jalan Urip Sumoharjo.

Dalam orasinya, mereka menuntut agar Kejati Sulsel segera menangkap Jen Tang yang hingga saat ini masih bebas berkeliaran. “Ini bukti kalau kejati tidak mampu menangkap dan menuntaskan kasus yang melibatkan Jen Tang. Kami tidak melihat ada upaya kejati untuk serius menyikapi persoalan ini,” tegas Wirawan Kusuma Umar, juru bicara demonstran. (mat/bkm/JPC/kri/k16)

 


BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 12:03

Pemudik Jarak Jauh Mulai Padati Terminal

JAKARTA – Sejak Jumat (24/5) pemudik jarak jauh seperti Sumatra…

Sabtu, 25 Mei 2019 14:44

Proses Visa Haji Mulai Syawal

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) sampai sekarang masih menerima pengumpulan…

Sabtu, 25 Mei 2019 14:40

Amien Rais: People Power Eggi Enteng-Entengan

KEBAYORAN BARU - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN),…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:23

PWI Peduli dari Anggota Untuk Masyarakat

JAKARTA- Menyatukan potensi yang dimiliki seluruh anggota, Persatuan Wartawan Indonesia…

Kamis, 23 Mei 2019 12:51

Ke Istana Lagi, tapi Tak Bahas Koalisi

BOGOR – Kans Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN)…

Kamis, 23 Mei 2019 10:39

Ini Wasiat Ustadz Arifin Ilhan

Jenazah almarhum Ustadz KH Muhammad Arifin Ilham, diperkirakan tiba di…

Kamis, 23 Mei 2019 10:00

Ustad Arifin Ilham Berpulang

PENANG -- Ustad Arifin Ilham berpulang semalam. Setelah sempat kritis…

Rabu, 22 Mei 2019 22:19
Rusuh di Jakarta, Sudah 6 Orang Meninggal

Kapolri Bilang, Tidak Ada Peluru Tajam, Petugas Cuma Bawa Perisai dan Pentungan

JAKARTA- Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, kerusuhan yang terjadi di…

Rabu, 22 Mei 2019 11:27
M. Nuh Pimpin Dewan Pers

Ingin Perkuat Media Massa untuk Fungsi Edukasi

JAKARTA – Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh terpilih…

Rabu, 22 Mei 2019 11:25

Partisipasi Pemilih Melonjak, Tertinggi sejak Pemilu 2004

JAKARTA – Pemilu 2019 menghasilkan sejumlah kejutan. Salah satunya adalah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*