MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 11 November 2018 09:47
Totalitas Menangani Pelanggan
KOMUNIKASI: Untuk menjaga kepercayaan pelanggan, Bella selalu menjaga komunikasi dengan selalu mendengarkan apa yang diinginkan. Semua keluhan akan diterima dan akan diberikan solusi pula olehnya.

PROKAL.CO, MASIH teringat jelas di benak Bella Gita Sari saat awal mula dia merintis usha rumha jahit. Dulu, Bella tak terlalu gencar mempromosikan bisnisnya melalui media sosial. Awal mula hanya di Facebook, lalu Instagram. Tapi, Bella merasa jika informasi dari mulut ke mulut lebih berpengaruh.

“Kalau meng-endorse orang untuk promo gitu belum pernah sih sampai sekarang. Seringnya itu kalau ada orang yang datang ke sini dan mau bikin baju. Nah, setelah itu mereka bawa teman atau keluarganya. Jadi menyebar. Sebenarnya, di Instagram juga enggak terlalu banyak foto yang saya unggah. Jadi ya saya pikir lebih ke mulut ke mulut saja,” ucapnya.

Pada akhir pekan, sebenarnya rumah jahit milik Bella tutup. Namun, masih saja ada beberapa pelanggan yang datang untuk sekadar fitting baju. Seperti contohnya para calon pengantin atau kerabatnya.

“Memang sengaja kita khususkan sih. Supaya fokus melihat mereka fitting. Kalau di hari biasa begini, nanti ramai dan jadi enggak fokus apa yang diurus,” lanjut Bella.

Keinginan dari pelanggan yang macam-macam juga sudah sering diterima Bella. Perbedaan selera menjadi pemicunya. Kadang, jika ada perbedaan seperti desain yang agak berbeda dengan wujud asli bisa dikeluhkan oleh pelanggan.

“Padahal jadi enggak terlalu mirip itu karena kainnya beda atau bisa juga pas diukur, dia mintanya segini tapi nanti jadinya gimana,” jelas Bella.

Bella menerima keluhan-keluhan itu dan baginya hal tersebut sangat lumrah. Dia pun mengatasinya dengan mendengarkan apa yang diinginkan pelanggan terlebih dahulu. Bagi Bella, mereka mengeluh karena ingin didengarkan dulu. Setelah itu, dia akan coba memberikan solusi.  

“Kadang saat lagi full banget, tiba-tiba ada yang minta bajunya harus jadi lebih cepat karena mau berangkat keluar kota. Ini pernah kami alami. Jadinya ya harus bekerja ekstra sampai malam, lembur gitu,” ungkapnya.

Begitu sebaliknya. Pakaian sudah selesai, tak kunjung diambil. “Terus ada yang datangnya pas dua bulan kemudian dan bentuk tubuhnya sudah berubah, jadi baju yang dipesan sebelumnya enggak pas lagi. Akhirnya ya minta dipermak atau dikecilkan,” lanjut Bella tertawa saat menjelaskan hal itu.

Sekitar 50 sampai 60 baju sebulan bisa ditangani Bella. Pengecualian untuk baju pengantin yang tidak bisa terlalu banyak dia layani karena pengerjaannya butuh waktu lama dan cukup rumit. Setidaknya setengah tahun sebelum pernikahan berlangsung, baju sudah bisa dipesan dan mulai fitting. Kebanyakan pelanggan Bella yang akan menikah juga meminta untuk dibuatkan desain baju pengantin olehnya. Tidak hanya itu, gaun atau pakaian lain pun juga bisa.

“Kalau pesanan sudah full, kadang dengan berat hati kita harus stop terima pesanan. Takut nanti enggak bisa ditangani. Daripada membuat pelanggan kecewa, kan?” ujarnya.

Dalam memilih karyawan untuk kelancaran bisnis, Bella tak sembarangan. Kini, dia memiliki tujuh karyawan yang terdiri dari lima orang penjahit dan dua orang mengurus payet. Mereka pun lulusan dari SMK jurusan tata busana sehingga pasti akan sangat mengerti soal jahit-menjahit. Hal seperti skill, sikap yang baik, serta jahitan yang rapi sudah mampu memuaskan Bella.

“Ada yang kerjaannya bagus cuman dia attitude-nya kurang. Kadang kita kan susah ya kalau kerja sama orang tapi orang itu attitude-nya kurang bagus? Misalkan enggak bisa diatur. Kalau yang sama saya sekarang ya menurut saya kriterianya cocok dengan yang saya cari,” ujar perempuan 28 tahun itu.

Saat ini, Bella masih menyimpan harapan. Dia ingin segera memiliki galeri untuk menaruh gaun-gaun yang siap untuk disewa. Sampai detik ini, banyak yang ingin menyewa namun Bella belum bisa menyediakan karena masih sibuk dengan deadline pakaian made by order sehari-hari ditambah keterbatasan waktu.

“Pengin juga bisa memperlihatkan karya saya di Kaltim Fashion Week, Jakarta Fashion Week, atau Indonesia Fashion Week. Siapa tahu bisa diterima lebih banyak orang juga,” lanjutnya tersenyum.

Bicara soal banyaknya penyedia jasa jahit yang lain, Bella tak memandangnya sebagai saingan untuk bisnisnya. Menurut Bella, orang memilih menjahit di tempat tertentu karena menurut dia sesuai dengan budget, selera, dan kerapian jahitan. Begitu pula dengan bentuk-bentuk jahitan yang memiliki ciri khasnya. Kembali lagi, ini soal selera masing-masing yang tak bisa dipaksakan. Tak mungkin semua orang akan menjahit ditempatnya.

“Justru kadang dengan sesama pemilik usaha jasa jahit, kami suka sharing. Misalnya aja kayak cara buat baju yang ini seperti apa sih?” ungkap anak pertama dari tiga bersaudara itu.

Keinginan Bella juga tak muluk-muluk. Dia hanya melakukan apa yang dia suka dan berharap hal itu juga akan disukai oleh orang lain. Apresiasi dari orang-orang sekitar sudah cukup membuatnya senang. Tidak melulu tentang rupiah, orang-orang yang senang dengan hasil karyanya sudah menjadi nilai plus bagi Bella. (*/ysm*/rdm)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 09 Desember 2018 10:38

Sukses Butuh Proses

TANGANNYA terampil menari dengan kuas. Peralatan rias wajah sudah dia…

Minggu, 09 Desember 2018 10:37

Rangkul Murid Layaknya Keluarga

SAMBIL sesekali memainkan kacamata yang tengah dipegangnya, Denny Saputra begitu…

Minggu, 09 Desember 2018 10:35

Lincah Bergerak dengan Parkour

KEGIATAN olahraga yang membuat seluruh anggota tubuh bergerak, bahasa trennya…

Minggu, 09 Desember 2018 10:34

Melawan Rasa Takut dan Siap Cedera

PARKOUR bukan olahraga minim cedera.Namun, bukan berarti akan selalu cedera.…

Minggu, 09 Desember 2018 06:22

Balas Hinaan dengan Prestasi

PADA umumnya, setiap orang akan menyiapkan biaya sebelum merintis usaha.…

Rabu, 05 Desember 2018 09:46

Ini 5 Kiat Jaga Ginjal Anda Tetap Sehat

 Saat memasuki usia lanjut, salah satu pengobatan yang paling menjadi…

Selasa, 04 Desember 2018 10:56

Asyiknya PDKT Sambil Jalan Kaki

Calon pasangan yang sedang dalam masa pendekatan atau penjajakan (PDKT)…

Minggu, 02 Desember 2018 10:01

Empat Menit Singkat dengan Tabata

OLAHRAGA berintensitas tinggi tak hanya pliometrik. Ada pula olahraga yang…

Minggu, 18 November 2018 08:42

Memori 90-an dalam Mainan

Masih ingatkah dengan permainan hits pada era 90-an? Kami ingin…

Selasa, 13 November 2018 10:51
Ini Penjelasan Tentang Stroke

Stroke Kini Menyerang Remaja

Stroke termasuk jenis penyakit paling mematikan, yang tidak hanya menyasar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .