MANAGED BY:
SENIN
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Sabtu, 10 November 2018 06:56
Banyak Ingin Mengadopsi, Segudang Harapan untuk Abidah Nur Ghania

Nasib Bayi Perempuan Malang Dikerumuni Semut di Atas Rumput-

JADI REBUTAN : Bayi perempuan yang ditemukan warga di dekat mes eks PT Hartati Jaya Plywood diserahkan ke Dinas Sosial. Sri Handayani yang merawat sedang menyiapkan berkas pengadopsian bayi malang tersebut.

PROKAL.CO, Nasib bayi yang terbuang selalu banyak yang menginginkan. Seperti itu pula pada buah hati yang ditemukan warga di Jalan KH Hasyim Ashari, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Selasa (6/11) pagi. 

 

AIR mukanya memancarkan kebahagiaan. Sri Handayani (28), ibu rumah tangga yang merawat bayi temuan warga itu terus memandang dan melempar senyuman. Baginya, kehadiran “malaikat kecil” itu merupakan rezeki untuknya dan keluarga. Nasib bayi yang terbuang itu kini sudah memiliki nama, Abidah Nur Ghania. Bayi dengan berat 2,2 kilogram itu benar-benar jadi pembeda. Sri, begitu sapaan akrabnya tak tega melihat bayi tersebut menangis. Tubuh bayi yang saat ditemukan kondisinya tanpa sehelai benang, sekarang hangat dibalut kain khusus.

Tinggal di bawah atap mes PT Hartati Jaya Plywood, Sri berucap dia sanggup mengasuh bayi tersebut. Nama yang diberikan adalah usulan bersama. Abidah artinya orang yang rajin beribadah, Nur adalah cahaya, sedangkan Ghania yakni cantik. Nama itu sesuai harapan Sri, anak itu nantinya bisa menjadi perempuan yang rajin beribadah, cantik akhlak dan perilaku.

Sri menuturkan, sepekan lagi, bayi itu harus kembali diperiksa dokter. “Saat ditemukan sih katanya sehat, tapi kalau saran dokter, pasti diikuti,” tuturnya. Sri sangat iba dengan kondisi si bayi saat pertama kali ditemukan. Itulah sebabnya dia bersikeras untuk merawat bayi itu. Lagi pula, anak itu sudah memiliki nama. Namun, tidak bisa ujug-ujug untuk merawat bayi yang sejatinya di bawah kewenangan Dinas Sosial (Dissos).

“Makanya, kami sedang menyiapkan semua berkasnya,” sambungnya. Semenjak ditemukan dan dirawat Sri, banyak warga yang datang melihat si bayi tersebut. Tak sedikit yang meminta untuk mengadopsinya. “Banyak, Mas,” ungkapnya. Di media sosial, tak sedikit pula yang hendak merawat bayi yang sengaja dibuang itu. Mulai pasangan baru menikah, hingga yang sudah bertahun-tahun menjalin bahtera rumah tangga.

Sri berucap, banyak warga yang menyumbang pakaian dan perlengkapan bayi. “Anak itu rezeki, alhamdulillah, kehadiran dia pasti jadi barokah juga bagi keluarga kami,” tuturnya.

Diwartakan sebelumnya, keberadaan bayi itu semula didengar oleh tetangga Sri, Helda. Remaja 17 tahun yang berdiam di sekitar lokasi penemuan. Warga baru mengetahui ada bayi ketika jam dinding menunjukkan pukul 05.30 Wita pada Selasa pagi. Bayi tersebut lantas dibawa ke RS Hermina, untuk diperiksa kesehatannya.

Ditemui di ruangan kerjanya, Rabu (7/11), Kapolsek Sungai Kunjang Kompol I Ketut Gede Suardana menjelaskan, sudah ada titik terang siapa orang yang tega membuang bayi tersebut. “Kami sudah ada pengecekan ke beberapa tempat persalinan,” ujarnya. Namun, perwira Polri penyuka olah raga tenis lapangan itu enggan memperjelas. Pasalnya, belum ada bukti sahih mengarah kepada orang yang dimaksud.

Penyelidikan juga sudah keluar dari wilayah hukum Sungai Kunjang. “Sejauh ini ada lima saksi, dan ada beberapa orang yang rencananya hendak diperiksa mendalam,” jelasnya. Perwira menengah berpangkat melati satu itu juga belum bisa membeberkan secara keseluruhan, lantaran penyelidikan masih dilakukan. (*/dra/rsh/k18)

 

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 26 Mei 2019 13:31
Mencicipi Pengalaman Ramadan di Oxford (2–Habis)

Gelar Kajian Quran Sebelum Berbuka Puasa

SEPERTI umumnya kegiatan muslim di berbagai negara, kami juga menjalani…

Kamis, 23 Mei 2019 11:24
Bilkis Bano, Tunggu Keadilan Selama 17 Tahun

Dapat Rumah, Pekerjaan, Kompensasi Miliaran

Kerusuhan di Gujarat, India, 2002 lalu telah merenggut kehormatan dan…

Kamis, 16 Mei 2019 14:55
Berbincang dengan dr Joseph, Bule Brazil Penjaga Pohon Kurma di Islamic Center

Bule Rawat 165 Pohon Kurma tanpa Digaji, Yakin Kurmanya Berbuah Tiga Tahun Lagi

Masjid Hubbul Wathan Islamic Center ditanami 165 pohon kurma. Uniknya,…

Senin, 06 Mei 2019 13:16
Ketika Dua Bule Aktivis Lingkungan Prihatin dengan Sampah di Indonesia

Ajak Mencintai Bumi, Ingatkan Dampak Negatif Plastik

Mereka bukan asal Indonesia. Yang satu, Adriana María Olarte dari…

Senin, 06 Mei 2019 13:13
Padusan, “Ritual” Sambut Ramadan yang Jadi Tradisi

Umat Islam Padati Tempat-Tempat Pemandian Alami

SLEMAN – Sudah menjadi tradisi tahunan tiap H-1 Ramadan masyarakat…

Minggu, 05 Mei 2019 09:16
Refleksi Hari Pendidikan di Kukar

Dela Tak Lagi Mengayuh dengan Sepatu Bolong

Bukan ponsel canggih apalagi motor beken untuk berkeliling kampung. Hanya…

Rabu, 24 April 2019 10:27
Caleg Pasutri yang Diprediksi Lolos, Suastika Hindari Simakrama Bareng Istri

Bukan Haus Jabatan, Tapi Karena Penugasan Partai

Calon legislatif (caleg) DPRD pasangan suami-istri (pasutri) yang kemungkinan besar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*