MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Sabtu, 10 November 2018 06:51
Beri Kepastian, Tapi Banyak Keluhan

Penerapan Rujukan Online JKN-KIS di Balikpapan

DISKUSI BERGIZI: Achmad Zuhro Ma’ruf (pegang mikrofon) menyampaikan kesan selama pelaksanaan rujukan online. Tampak Kepala BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan, Endang Diarty (tengah).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  BPJS Kesehatan sebagai operator Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) menerapkan rujukan berjenjang secara online mulai Agustus lalu. Meski banyak kelebihannya, inovasi ini juga masih banyak kekurangannya. Hal itulah yang dikeluhkan masyarakat dalam hal ini pasien termasuk penyedia jasa atau rumah sakit.

Hal itu dibahas dalam pertemuan antara BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan dengan awak media, Jumat (9/11). Pertemuan juga dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Suheriyono, Direktur RS Pertamina Syamsul Bahri, Wadir Bagian Pelayanan RSUD Kanujoso Djatiwibowo Achmad Zuhro Ma’ruf, dan Pimpinan Puskesmas Teritip, Irawan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan, Endang Diarty menjelaskan, sistem rujukan berjenjang telah diatur dalam Permenkes Nomor 1 Tahun 2012 tentang Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Perorangan. Dalam program JKN-KIS, pelayanan kesehatan diberikan secara berjenjang. Artinya, pelayanan kesehatan diberikan mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Apabila butuh pelayanan kesehatan lebih lanjut maka dirujuk ke fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL). Namun pada kondisi darurat bisa langsung ke FKRTL.

“Dengan adanya rujukan online, memberikan kepastian kepada peserta atau pasien. Selain itu, kemudahan juga dirasakan bagi para pemberi pelayanan kesehatan,” kata Endang. Misalnya saja, dengan sistem online ini, FKTP jadi tahu kompetensi tiap-tiap rumah sakit, sehingga dapat memberikan rujukan kepada pasien secara tepat.

Sementara bagi petugas rumah sakit yang dituju, rujukan online mempermudah kerja petugas pendaftaran. Petugas tak perlu melakukan input data pasien karena semua sudah di-input oleh FKTP. Bagi pasien, rujukan online memberikan kepastian bahwa dokter atau rumah sakit yang dituju tidak dalam kondisi penuh.

“Kalau rujukan yang dulu kan sering pasien sudah datang ke rumah sakit, antre panjang, ternyata tak terlayani dan diminta kembali keesokan harinya. Dengan rujukan online ini, sejak di FKTP pasien akan diarahkan ke rumah sakit atau dokter yang memang masih tersedia,” jelasnya. Tentunya, menyesuaikan dengan kelas rumah sakit tersebut. Masyarakat yang mengalami kendala di rumah sakit bisa langsung melapor ke petugas Pemberian Informasi dan Pelayanan Pengaduan (PIPP) BPJS yang ada di setiap rumah sakit.

Hanya saja sistem rujukan online ini baru berlaku untuk sistem rawat jalan. Sementara untuk sistem rawat inap, saat ini masih belum siap. Ke depan setiap rumah sakit wajib menyampaikan informasi ketersediaan kamar secara terbuka. Baik melalui layar monitor di tempat yang mudah dijangkau oleh pasien, maupun dalam sistem. Sehingga rujukan online ini juga bisa dikembangkan untuk sistem rawat inap.

Endang mengakui sistem ini masih butuh banyak perbaikan. Saat ini sistem masih dalam tahap evaluasi. Penerapan sistem online diakui juga menimbulkan banyak keluhan di kalangan masyarakat. Namun, keluhan itu dipastikan akan jadi bahan untuk terus dilakukannya perbaikan. “Misalnya, pasien sudah bawa surat rujukan ke rumah sakit, sampai rumah sakit ternyata rujukan itu belum online. FKTP belummelakukan input data. Akhirnya harus kembali lagi ke FKTP,” katanya. Kasus seperti ini yang mendominasi keluhan. Pihaknya terus memperkuat komunikasi dan koordinasi di lapangan antar fasilitas kesehatan. (rsh2/k18)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 09:00
Latihan Skala Besar PHM Menghadapi Situasi Darurat

SUDAH SIAP..!! Jika Ada Kebocoran Pipa, Ini yang Dilakukan PHM

BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) selaku operator Wilayah…

Senin, 10 Desember 2018 07:57

Dinas PU Siapkan Desain Pagar

BALIKPAPAN – Sudah tiga nyawa melayang akibat terseret air bah…

Senin, 10 Desember 2018 07:40

Larangan Plastik di Tempat Umum Diterapkan Tahun Depan

BALIKPAPAN - Peraturan Daerah (Perda) terkait larangan penggunaan kantong plastik…

Minggu, 09 Desember 2018 07:18

Terus Berulang, Saran Buat Pagar

PROSES pencarian Amin, bocah delapan tahun yang hanyut di drainase,…

Minggu, 09 Desember 2018 07:13

LIPI Evaluasi Kebun Raya

BALIKPAPAN - Status Kebun Raya Balikpapan (KRB) masih menjadi kewenangan…

Minggu, 09 Desember 2018 07:10

Polda Antisipasi Potensi Penimbun BBM

BALIKPAPAN – Pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya…

Sabtu, 08 Desember 2018 06:49

Pemkot Dianggap Tak Punya Taji

BALIKPAPAN  –  Pemkot Balikpapan dianggap tak punya taji. Mengatasi masalah…

Jumat, 07 Desember 2018 07:57

Korban Jiwa Pembakaran Rumah Bertambah

BALIKPAPAN - Setelah bertahan hidup selama tiga hari, Garini (55),…

Kamis, 06 Desember 2018 08:16

Bukan Kasus yang Pertama

BALIKPAPAN – Pengungkapan dugaan praktik pembuatan sabu industri rumahan di…

Kamis, 06 Desember 2018 08:08

Pembinaan Teritorial Kodam VI/Mulawarman Terbaik Ketiga

BALIKPAPAN – Pembinaan teritorial oleh Kodam VI/Mulawarman mendapat apresiasi dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .