MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 08 November 2018 08:44
Mudahkan Pengawasan untuk Kepatuhan
KSOP Samarinda Kelas II Terapkan GIS
Kepala KSOP Samarinda Kelas II, R Totok Mukarto (tengah) saat memberikan keterangan.

PROKAL.CO, SAMARINDA- Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda Kelas II segera menerapkan Sistem Geographic Information System (GIS) dengan aplikasi CCTV di setiap terminal khusus (tersus) dan terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS).

Kepala KSOP Samarinda Kelas II, R Totok Mukarto mengatakan, diterapkannya system GIS bertujuan melaksanakan pengawasan agar terciptanya kepatuhan. “Baik secara administrasi maupun teknis dari pengguna jasa,” kata Totok.

Lebih jauh dikatakannya, dari system  pihaknya bisa melakukan evaluasi. “Kita dapat melakukan suatu tindakan, kita dapat melakukan sesuai ketentuan yang ada agar terciptanya suatu kepatuhan dalam pelaksanaan baik administrasi maupun teknis di lapangan,” bebernya.

Bagaimana jika ditemukan indikator temuan penyimpangan? Totok tegas mengatakan, maka sesuai dengan ketentuan, KSOP akan merekonemdnasi akan dicabut izin tersus atau TUKS itu. Untuk diketahui, ada 109 TUKS dan 49 tersus yang berada di wilayah kerja KSOP Samarinda. “Namun ada kemungkinan tidak secara keseluruhan beroperasi secara aktif.  Karena itu dengan GIS yang akan kita terapkan dapat melakukan pengawasan melekat yang nanti kami juga dapat mengevaluasi, apakah mereka layak atau tidak,” beber pria ramah ini.

Yang jelas, dengan diterapkannya GIS pihaknya bisa memaksimalkan kinerja. “Memaksimalkan pengawasan,” tegasnya.  

Ditambahkan Kepala Seksi Lala dan Usaha Kepelabuhann Hotman Siagian, program ini diharapkan berjalan dengan baik. Jika tidak melaksanakan aturan dan tak melaksanakan sesuai ketentuan yang diatur dalam UU nomor 17 2008 tentang pelayaran, peraturan pemerintah nomor 61 tahun 2009 tentang kepelabuhanan dan peraturan menhub nomor 2017, tentu ada sanksi.

“Jika ada yang tak mengindahkan tentu ada sanksi, bahkan ada diusulkan ditutup. Surat langsung ditujukan kepada Pak Dirjen Perhubungan Laut,” kata Hotman.  Lebih jauh dikatakannya, masih ada tersus dan TUKS yang tak beroperasi. “Jika tak ada kegiatan tntunya harus dievaluasi. Ditutup setengah misalnya sisa 70, jadi lebih baik dalam pengawasan,” pungkasnya. (pro)

 


BACA JUGA

Kamis, 18 Juli 2019 10:05

200 Kader PKS Ramai-Ramai Keluar dari Partai, Ini Alasannya

PROKAL.CO, SAMARINDA - Sekitar 200 kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS)…

Rabu, 17 Juli 2019 12:05

Air PDAM “Hidup-Mati” Warga Tersulut Emosi

  SAMARINDA–Berhari-hari air distribusi dari PDAM Tirta Kencana mati. Kondisi…

Rabu, 17 Juli 2019 12:04

Pemuda Pelaku Vandalisme Kepergok Beraksi

SAMARINDA–Cat semprot sudah disiapkan Risky. Pemuda 27 tahun yang tinggal…

Rabu, 17 Juli 2019 12:02

Berharap Hidup Lebih Baik, Warga SKM Terima Dipindahkan

Pengerukan aliran Sungai Karang Mumus (SKM) di Gang Nibung, Jalan…

Selasa, 16 Juli 2019 10:58

DIGASSS WALLL..!! Normalisasi Aliran SKM Segmen Gang Nibung Dimulai

Pengerukan SKM memulai babak baru, yakni pengerukan, Senin (15/7), tepatnya…

Selasa, 16 Juli 2019 10:57

Apa Kabar Kasus Korupsi NPC..??

SAMARINDA–Kasus dugaan penyalahgunaan hibah di National Paralympic Committee (NPC) 2012…

Selasa, 16 Juli 2019 10:56

Bau-Baunya, Kasus Tambang Ini Mengendap

KASUS kematian Ahmad Setiawan, bocah 10 tahun yang tenggelam di…

Selasa, 16 Juli 2019 10:55
Ketika Mufidah Kalla ke Samarinda

Mufidah Kalla Jatuh Cinta dengan Kerajinan Lokal

Semringah raut wajah Mufidah Kalla ketika melihat untaian manik-manik di…

Senin, 15 Juli 2019 23:27

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Samarinda Sosialisasi Manfaat Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

SAMARINDA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Samarinda…

Senin, 15 Juli 2019 13:19
Amarah si Jago Merah di Permukiman Padat

Tunda Kerinduan Bertemu Orangtua, Harta Benda Tinggal Cerita

Pekikan warga bersahutan saling membangunkan. Pertanda musibah mengancam nyawa. Ulah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*