MANAGED BY:
JUMAT
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 07 November 2018 06:49
Pengusaha Klaim Sudah Manfaatkan Momen
SADAR MOMENTUM: Pengusaha terus menggenjot produksi pertambangan mereka ketika nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat.(DOK/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pengusaha batu bara di Bumi Etam mengaku sudah memanfaatkan momentum pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Ini terlihat dari kinerja ekspor Kaltim pada September 2018 yang mengalami peningkatan sebesar 4,85 persen dibanding Agustus 2018, yaitu dari USD 1,40 miliar menjadi USD 1,47 miliar. 

Asosiasi Pengusaha Batubara Samarinda (APBS) Eko Priyatno mengatakan, tingginya nilai tukar dolar tentu membuat semua pengusaha eksportir menggenjot  produksi. Terbukti, saat ini banyak pengusaha yang memanfaatkan momen kenaikan untuk menggenjot kinerjanya. “Jika ekspor kita terus membaik, berarti semakin untung karena ada peningkatan produksi saat kenaikan dolar,” ujarnya, Selasa (6/11).

Ekspor Kaltim pada September memang mencatatkan peningkatan bila dibandingkan dengan kinerja ekspor Agustus. Namun, bila dibandingkan dengan September 2017, nilai ekspor September 2018 mengalami penurunan sebesar 6,20 persen.

Ekspor barang migas pada September 2018 mencapai USD 0,23 miliar, turun 6,50 persen dibanding Agustus 2018. Namun, ekspor barang nonmigas September 2018 mencapai USD 1,24 miliar, naik 7,25 persen dibanding Agustus 2018. “Dalam nonmigas itu ada batu bara, yang menandakan sektor ini bisa memanfaatkan momen dan tentu diimbangi permintaan yang baik,” imbuhnya.

Secara kumulatif, nilai ekspor Kaltim periode Januari-September 2018 mencapai USD 13,52 miliar atau naik 6,28 persen dibanding periode yang sama pada 2017. Dari seluruh ekspor periode Januari-September 2018, ekspor barang migas mencapai USD 2,41 miliar atau turun 22,92 persen dan barang nonmigas mencapai USD 11,12 miliar atau naik sebesar 15,77 persen. Peningkatan ekspor September 2018 disebabkan oleh naiknya ekspor barang nonmigas sebesar 7,25 persen.

Menurutnya, keuntungan Kaltim bertambah karena biaya produksi perusahaan pertambangan dibayar menggunakan rupiah. Sedangkan penjualan menggunakan dolar. Berbeda jika bahan baku atau biaya operasional seluruhnya menggunakan USD, maka pelemahan ini akan sangat berpengaruh terhadap pemasukan perusahaan.

“Banyak pengusaha yang memanfaatkan tingginya nilai tukar saat ini. Hanya saja belum terlalu maksimal, karena belum besarnya permintaan. Tapi sudah sangat baik, ekspor kita meningkat karena nonmigas,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k18)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 Juni 2019 21:09

PHM Capai Setahun Tanpa LTI, John Anis : Komitmen Terhadap Keselamatan Kerja Jangan Mengendur

SAMARINDA- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), operator Wilayah Kerja (WK)…

Rabu, 19 Juni 2019 10:49

Banjir Samarinda Tidak Menyebabkan Inflasi

SAMARINDA- Banjir yang menggenangi Samarinda sejak Jumat (7/6) lalu ternyata…

Rabu, 19 Juni 2019 10:48

BERKAH..!! Ramadan Kerek Pendapatan PT Pos

BALIKPAPAN- PT Pos Indonesia (Persero) area Balikpapan berhasil membukukan pertumbuhan…

Sabtu, 15 Juni 2019 12:06

Transaksi Nontunai Kaltim Menurun 8,71 Persen

SAMARINDA-Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) dan Bank Indonesia-Real Time…

Sabtu, 15 Juni 2019 12:01

Realisasi Investasi Capai Rp 9,24 Triliun

SAMARINDA-Pada 2019, Kaltim menargetkan realisasi investasi mencapai Rp 36,35 triliun.…

Sabtu, 15 Juni 2019 11:47

Optimistis Pariwisata Samarinda Makin Mantap, Ini Indikatornya

SAMARINDA-Sejak beroperasinya Bandara Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, pariwisata…

Jumat, 14 Juni 2019 15:58

Cadangan Devisa Indonesia Turun Lagi

JAKARTA – Jumlah cadangan devisa (cadev) RI turun terus sejak…

Jumat, 14 Juni 2019 14:08

Lion Air Bantah Utang Rp 614 T

Order 800 pesawat dikabarkan menyisakan utang besar bagi Lion Air.…

Kamis, 13 Juni 2019 14:54
Dampak Banjir di Samarinda

SEMENTARA SEPI..!! Pengunjung Lembuswana Turun 90 Persen

SAMARINDA- Tak hanya merendam 12 kelurahan, banjir di Samarinda juga…

Kamis, 13 Juni 2019 11:36

Tahu Usaha Menjanjikan

Udin (38), pembuat tahu dan tempe di Jalan Marsma Iswahyudi, Teluk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*