MANAGED BY:
KAMIS
18 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 07 November 2018 06:49
Pengusaha Klaim Sudah Manfaatkan Momen
SADAR MOMENTUM: Pengusaha terus menggenjot produksi pertambangan mereka ketika nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat.(DOK/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pengusaha batu bara di Bumi Etam mengaku sudah memanfaatkan momentum pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Ini terlihat dari kinerja ekspor Kaltim pada September 2018 yang mengalami peningkatan sebesar 4,85 persen dibanding Agustus 2018, yaitu dari USD 1,40 miliar menjadi USD 1,47 miliar. 

Asosiasi Pengusaha Batubara Samarinda (APBS) Eko Priyatno mengatakan, tingginya nilai tukar dolar tentu membuat semua pengusaha eksportir menggenjot  produksi. Terbukti, saat ini banyak pengusaha yang memanfaatkan momen kenaikan untuk menggenjot kinerjanya. “Jika ekspor kita terus membaik, berarti semakin untung karena ada peningkatan produksi saat kenaikan dolar,” ujarnya, Selasa (6/11).

Ekspor Kaltim pada September memang mencatatkan peningkatan bila dibandingkan dengan kinerja ekspor Agustus. Namun, bila dibandingkan dengan September 2017, nilai ekspor September 2018 mengalami penurunan sebesar 6,20 persen.

Ekspor barang migas pada September 2018 mencapai USD 0,23 miliar, turun 6,50 persen dibanding Agustus 2018. Namun, ekspor barang nonmigas September 2018 mencapai USD 1,24 miliar, naik 7,25 persen dibanding Agustus 2018. “Dalam nonmigas itu ada batu bara, yang menandakan sektor ini bisa memanfaatkan momen dan tentu diimbangi permintaan yang baik,” imbuhnya.

Secara kumulatif, nilai ekspor Kaltim periode Januari-September 2018 mencapai USD 13,52 miliar atau naik 6,28 persen dibanding periode yang sama pada 2017. Dari seluruh ekspor periode Januari-September 2018, ekspor barang migas mencapai USD 2,41 miliar atau turun 22,92 persen dan barang nonmigas mencapai USD 11,12 miliar atau naik sebesar 15,77 persen. Peningkatan ekspor September 2018 disebabkan oleh naiknya ekspor barang nonmigas sebesar 7,25 persen.

Menurutnya, keuntungan Kaltim bertambah karena biaya produksi perusahaan pertambangan dibayar menggunakan rupiah. Sedangkan penjualan menggunakan dolar. Berbeda jika bahan baku atau biaya operasional seluruhnya menggunakan USD, maka pelemahan ini akan sangat berpengaruh terhadap pemasukan perusahaan.

“Banyak pengusaha yang memanfaatkan tingginya nilai tukar saat ini. Hanya saja belum terlalu maksimal, karena belum besarnya permintaan. Tapi sudah sangat baik, ekspor kita meningkat karena nonmigas,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k18)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 April 2019 12:55

Tekanan Inflasi Angkutan Udara Masih Terjaga

SAMARINDA-Saat ini harga tiket pesawat masih dikeluhkan tinggi. Meskipun tidak…

Rabu, 17 April 2019 12:53

Risiko Stabilitas Keuangan Daerah Masih Terjaga

SAMARINDA-Pada 2018, ekonomi Kaltim tumbuh 2,67 persen. Pertumbuhan ekonomi Kaltim…

Rabu, 17 April 2019 12:52

Kaltim Targetkan Menarik Investasi Rp 36,35 Triliun

SAMARINDA-Kaltim tahun ini menargetkan mampu menarik investasi Rp 36,35 triliun,…

Rabu, 17 April 2019 12:51

Lion Group Pastikan Kehadiran Rute Samarinda-Martua

SAMARINDA-Maskapai Lion Group melalui Wings Air memastikan akan segera membuka…

Senin, 15 April 2019 20:17

Dukungan PHM ke Mitra Binaan, dari Produksi Sampai Pemasaran

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), selaku operator Wilayah Kerja Mahakam…

Senin, 15 April 2019 11:31

Pembatasan CPO Ancam Neraca Dagang

JAKARTA – Upaya penekanan defisit transaksi berjalan atau current account…

Minggu, 14 April 2019 13:44

Jelang Ramadan Kebutuhan Daging Sapi Diklaim Aman

SAMARINDA-Jelang Ramadan dan Idulfitri kebutuhan daging sapi diprediksi akan mencapai…

Minggu, 14 April 2019 13:06

Ada Minat Investasi Industri Minyak Goreng, Tapi Terkendala Ini...

SAMARINDA-Baru-baru ini Kaltim mendapat laporan perihal industri minyak goreng yang…

Minggu, 14 April 2019 12:47

NTP Maret Naik 0,51 Persen

SAMARINDA-Nilai tukar petani (NTP) Kaltim pada Maret mencapai 94,95 persen.…

Minggu, 14 April 2019 12:46

Tingkatkan Pendapatan Kaltim, Industri Pengolahan Paling Potensial

SAMARINDA-Kaltim masih bisa meningkatkan pendapatan daerahnya. Sektor industri pengolahan masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*