MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 05 November 2018 06:34
Bisnis Ready Mix Mengejar Optimal
HARUS TERDAMPAK: Roy Nirwan menunjukkan proses pembuatan tiang cor di perusahaannya, Balikpapan Ready Mix. Hadirnya pembangunan proyek RDMP Pertamina diharapkan dapat memacu kinerja.(paksi sandang prabowo/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Bisnis semen beton siap pakai atau ready mix tampaknya masih belum mendapatkan momentum terbaik. Sepinya proyek menjadi alasan utama.

Direktur Utama PT Balikpapan Ready Mix Roy Nirwan mengatakan, pasca kondisi ekonomi Kaltim merosot, hingga saat ini bisnis ready mix belum bisa kembali ke kondisi geliat ekonomi Kaltim baik. Apalagi sepanjang tahun lalu, sepi proyek fisik yang bergerak.

Kendati ekonomi tumbuh, dia menilai kondisi ini masih belum bisa merangsang pembangunan daerah. Kantong daerah masih belum membaik. Sementara untuk bisnis ready mix, porsi dari pemerintah cukup besar. “Ya, tahun ini memang ada indikasi lebih baik dari tahun lalu. Tapi belum bisa menopang seluruh perusahaan ready mix yang ada di Kaltim atau Balikpapan,” terangnya, Minggu (4/11).

Proyek infrastruktur sedang terhambat seiring defisit anggaran pemerintah daerah. Belanja pemerintah minim. Swasta pun sama, belum ada proyek yang jalan. Sekarang, Roy mengaku proyek paling besar yang ia garap adalah jalan tol Balikpapan-Samarinda. Ditambah proyek Pertamina, yakni Refinery Development Masterplan Program (RDMP) yang akan berjalan tahun ini.

“Ibaratnya, saat kondisi emas permintaan semen untuk produksi bisa mencapai 10 ribu ton. Sekarang hanya 1.000 sampai 1.500 ton saja,” terangnya.

Walhasil, pria yang menjabat sebagai pernah menjabat sebagai ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan ini mengaku sedang mengikat pinggang dengan kencang. Minim produksi, biaya operasional tetap jalan tiap bulan. Keuntungan yang didapat tidak bisa menutupi. Mau tidak mau, ia merogoh kocek lebih dalam untuk menutupi biaya operasional, termasuk gaji karyawan.

Roy menyebutkan, sekarang pihaknya memperluas jangkauan atau ekspansi ke daerah lain, di sekitar Kaltim. “Ya kalau tidak begini target sepanjang tahun sulit tercapai,” terangnya.

Terpisah, ketua kamar dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan Yaser Arafat menuturkan hal yang sama. Perusahaannya yang bergerak di bidang ready mix, PT Anugerah Jaya Beton, mengalami kondisi serupa. Permintaan semen ia klaim jauh menurun. Produksi paling hanya bisa 30 persen dari 100 persen. Semisal, produksi normal hingga 4.000 kubik, sekarang hanya 600-1000 kubik saja.

“Tapi, tahun ini kemungkinan bisnis ready mix akan membaik. Khususnya di Balikpapan kantong keuangan sudah lebih baik dari tahun lalu. Ya memang tidak besar tapi bisa memberikan kontribusi kepada usaha ready mix. Dulu hanya 30 persen tahun ini bisa 50 persen bekerja,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan biaya operasional, bisa di-cover normalnya produksi minimal 2.000 kubik. Di bawah itu, mau tidak mau, keuntungan yang dulu dikeluarkan lagi untuk menombok. Karyawannya pun ada yang dirumahkan sementara.

“Sekarang, yang nyata bisa dikerjakan adalah proyek RDMP. Ini adalah megaproyek, mungkin semua perusahaan ready mix bakal kena imbasnya,” tutupnya. (aji/ndu/k18)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 12:49

Program Direct Call “Hanya” Mempercepat Ekspor

SAMARINDA-Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim mencatat, dalam sebulan…

Rabu, 20 Maret 2019 12:46

Triwulan II 2019, Ekonomi Kaltim Terakselerasi

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019 diperkirakan ekonomi Kaltim mengalami akselerasi pertumbuhan.…

Rabu, 20 Maret 2019 12:45

Percepatan Populasi Sapi Terus Digenjot

SAMARINDA-Upaya khusus percepatan populasi sapi dan kerbau bunting (upsus siwab)…

Jumat, 15 Maret 2019 13:45

Kargo Laut Belum Tumbuh Maksimal

SURABAYA – Pertumbuhan jasa pengiriman barang lewat jalur laut belum…

Jumat, 15 Maret 2019 13:43

Pertamina Perpanjang Masa Cicilan Garuda

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan tujuh BUMN (badan usaha…

Jumat, 15 Maret 2019 13:32

Target Ekspor RI Realistis

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 7,5 persen…

Kamis, 14 Maret 2019 15:16

Produksi Teh Turun, Harga Telur Rendah

JAKARTA – Pelaku usaha berharap Indonesia bisa meningkatkan lahan dan…

Rabu, 13 Maret 2019 12:51

Genjot Produksi Padi, Dituntut Maksimalkan Lahan Rawa

SAMARINDA – Tak hanya melakukan diversifikasi pangan, Pemprov Kaltim dituntut…

Rabu, 13 Maret 2019 12:47

SABAR..!! Pengelolaan APT Pranoto Masih di Tangan Kemenhub

SAMARINDA- Pemerintah Kaltim saat ini masih menunggu kepastian pembahasan draf…

Rabu, 13 Maret 2019 10:25

Industri Galangan Kapal di Kaltim Masih Lesu

SAMARINDA- Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP Indonesian National Shipowners…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*