MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 05 November 2018 06:31
Ekspor CPO Bergerak Positif
POSITIF: Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia meyakini ekspor CPO tahun ini meningkat hingga 7 persen. Tampak puluhan ton tandan buah segar yang siap diolah menjadi minyak nabati.

PROKAL.CO, JAKARTA – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menyatakan, iklim bisnis industri sawit di Indonesia masih positif. Sampai Oktober 2018, ekspor sawit Indonesia naik 4 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Ketua Umum Gapki Joko Supriyono mengungkapkan, hingga akhir tahun pihaknya memprediksi kenaikan angka ekspor bisa mencapai 7 persen. Ada tiga strategi yang menurut Gapki tengah dilakukan demi meningkatkan produktivitas dan pendapatan industri sawit tahun depan.

Pertama, mengembangkan iklim yang makin kompetitif antara pemerintah dan industri dalam produktivitas dan harga kelapa sawit. “Hal ini tecermin dari penerapan moratorium sawit,” katanya.

Menurut Joko, adanya moratorium justru membuat petani lebih berfokus meningkatkan produktivitas, terutama para petani kecil. “Sebab, 40 persen dari total 14 juta hektare kebun sawit dimiliki petani kecil,” ujarnya.

Kedua, ada upaya bersama untuk mengembangkan pangsa pasar baru dan menyediakan fasilitas infrastruktur yang lebih baik. Joko menuturkan bahwa hal itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mulai mencari pasar nontradisional.

Strategi terakhir adalah pemasifan kampanye positif terhadap industri kelapa sawit. “Selain itu, pemerintah terus mendorong peningkatan daya saing industri kelapa sawit nasional. Upaya ini cukup intens. Sebab, tantangan dari dalam maupun luar negeri itu makin kuat,” jelasnya.

Optimisme pertumbuhan ekspor itu juga didukung adanya perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang telah berimbas pada penurunan impor minyak kedelai Tiongkok dari Amerika Serikat. Ia menyebut Tiongkok menurunkan impor kedelai dari Amerika Serikat sekitar 1 juta ton per bulan. Hal itu membuat harga kedelai turun yang mengerek penurunan harga minyak nabati lainnya.

"Namun di sisi lain situasi itu menjadi peluang bagi CPO untuk mengisi kekurangan minyak nabati di pasar Tiongkok," kata Joko.

Tahun lalu, ekspor CPO Indonesia mencapai 31 juta ton atau senilai 22 miliar dolar AS. Berdasarkan data Gapki, ekspor CPO dan turunannya pada Januari-Agustus 2018 telah mencapai 19,9 juta ton atau senilai 13,7 miliar dolar AS. "Pertumbuhan ekspor tahun ini didorong oleh peningkatan volume ekspor, bukan nilai, karena harga CPO tahun ini turun," kata Joko.

Ia berharap kenaikan volume ekspor CPO dan turunannya itu akan membantu pemerintah menekan defisit neraca perdagangan dan memperkuat nilai tukar rupiah. Selain itu ia juga mengungkapkan kontribusi CPO menekan impor minyak mentah, seiring dengan mandatori penggunaan biodiesel 20 atau B20.

Lebih jauh Joko mengatakan bahwa industri minyak sawit telah berkontribusi pada 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang digagas PBB dengan tiga penekanan pada sektor ekonomi, sosial dan lingkungan. (agf/jpg/ndu2/k18)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 00:07

Mangga Dijamin Paling Murah

BALIKPAPAN  -  Jelang akhir tahun, Hypermat mulai menggelar promo cuci gudang. Tidak tanggung-tanggung,…

Sabtu, 17 November 2018 00:06

Investasi Emas Bisa Jadi Solusi

SAMARINDA  -  Penguatan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) semakin tajam. Memasuki…

Sabtu, 17 November 2018 00:05

Proyek IDD Tetap Jalan

BALIKPAPAN  –  Meski lepas dari target operasi, Chevron tetap akan melanjutkan proyek…

Sabtu, 17 November 2018 00:04

Sulap Limbah CPO Jadi Pembangkit Listrik

BALIKPAPAN  -  PT REA Kaltim Plantation berhasil menciptakan peluang baru dari sektor perkebunan…

Sabtu, 17 November 2018 00:02

Neraca Dagang Indonesia Kembali Defisit

JAKARTA  -  Neraca perdagangan Indonesia kembali defisit. Pada Oktober lalu, defisit neraca…

Sabtu, 17 November 2018 00:01

Positif, Rupiah Terbaik Asia

JAKARTA  –  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) menanjak signifikan…

Sabtu, 17 November 2018 00:00

Produk Kertas Mulai Terdampak

SURABAYA –  Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar berdampak pada harga jual…

Jumat, 16 November 2018 06:47

Bankaltimra Masih Butuh Tambahan Modal Inti

SAMARINDA – PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim-Kaltara (Bankaltimtara) masih memerlukan penambahan…

Jumat, 16 November 2018 06:43

Citilink Ambil Alih Operasi Sriwijaya Air

JAKARTA – Tren generasi milenial yang kerap bepergian menjadi target market bagi maskapai penerbangan.…

Jumat, 16 November 2018 06:41

BI Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 6 Persen

JAKARTA – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 14-15 November 2018 memutuskan menaikkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .