MANAGED BY:
SENIN
25 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Minggu, 04 November 2018 08:55
Data Beras Semerawut, Petani Bisa Ngga Pilih Jokowi

PROKAL.CO, JAKARTA- Persoalan data beras nasional yang menjadi polemik antarlembaga harus diperbaiki Presiden Joko Widodo. Jika pria yang akrab disapa Jokowi itu hanya berdiam diri, maka suara petani akan hilang untuk petahana di Pilpres 2019 mendatang.

Diberitakan JPNN.com, pengamat politik Siti Zuhro mengatakan, ketidakjelasan data perberasan nasional bisa mempengaruhi elektabilitas Jokowi. "Data itu kan harusnya akurat, publik sekarang kan tidak begitu saja menerima informasi dari pemerintah, mereka akan rekonfirmasi," ujarnya saat dihubungi, Jumat (2/11).

Menurut Siti, data pemerintah yang cenderung atau diduga manipulatif pasti akan dipertanyakan. "Kalau data salah tapi tidak diperbaiki (presiden), maka akan muncul perdebatan, ujung-ujungnya akan menurunkan tingkat kepercayaan publik ke pemerintah, dan bisa menimbulkan tidak simpatik, karena dianggap kebohongan," kata Siti.

Berdasarkan data sensus petani yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2013, jumlah petani mencapai angka 26 juta orang. Hilangnya kepercayaan para petani terhadap pemerintah bukan tanpa sebab.

Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, masalah data beras harus diperbaiki agar petani mendapat kejelasan terkait usahanya. Tanpa itu, jumlah petani akan menurun setiap tahunnya.

"Karena petani gagal paham di bawah kepemimpinan Jokowi ini. Mereka tidak akan percaya lagi," kata Pangi saat dikonfirmasi.

Menurutnya, kesalahan terbesar pemerintah adalah tidak memperjelas data sebenarnya soal perberasan nasional. Kesalahan ini berdampak signifikan terhadap kehidupan petani. Faktanya, selama ini, Indonesia masih melakukan impor. 

"Makanya, ini serba dilema. Di mana letak kita surplusnya," kata dia.

Atas dasar itu, Pangi meminta, Presiden Jokowi untuk mengevaluasi kinerja seluruh jajarannya guna memperbaiki data beras. Dia meminta ketegasan Jokowi diterapkan pada momen ini. "Memang, copot mencopot itu urusan presiden. Kalau dia (Jokowi-red), tidak tegas tidak akan dipecat," tegas Pangi. (tan/jpnn)


BACA JUGA

Minggu, 24 Maret 2019 18:31

NGERINYA..!! Tak Terima Mantan Istri Nikah Lagi, Syahrul Bacok Mertua dan Dua Adik Iparnya

Pembantaian satu keluarga terjadi Jalan Pancing IAIN Gang Hawa, Kecamatan…

Minggu, 24 Maret 2019 18:17

Surga Belanja Ngga Cuma Ada di Malaysia dan Thailand, di Indonesia Juga Ada, Cek Ini...

 Saat berwisata, ada banyak sekali hal yang dapat dilakukan, mulai…

Minggu, 24 Maret 2019 18:15

Politikus Golkar Ingatkan Menkeu Agar Tak Lawan Keinginan Jokowi

Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengingatkan Menteri Keuangan (Menkeu)…

Minggu, 24 Maret 2019 18:09

Libatkan Tuhan dalam Perjalanan Hidupmu

Di usia 70 tahun yang tengah dijalaninya, bepergian jauh tentu…

Minggu, 24 Maret 2019 18:07

Ada Pak Harto dan Ibu Tien di CFD, Warga Antusias Berfoto

Ada yang tak biasa di areal car free day (CFD)…

Minggu, 24 Maret 2019 12:50

KASIHAN, Guru Honorer Dukung 02 Dipecat, Pilih 01 Malah Bebas

 Koordinator Hononer K2 Indonesia Bhimma kembali mengkritisi kebijakan pemerintah. Ini…

Minggu, 24 Maret 2019 10:08

Berjuang untuk Memperbaiki Kehidupan Anak Cucu

Artis Sultan Pasha Djorghi terjun ke dunia politik dengan visi…

Sabtu, 23 Maret 2019 21:11

Mahasiswi Cantik yang Terang-Terangan Naksir Sandiaga Itu Ternyata...

Vincentia Tiffani mendadak jadi perbincangan di media sosial. Ia jadi…

Sabtu, 23 Maret 2019 21:04

Sandi "Dilamar" Mahasiswi Cantik, Jelas Aja Emak-Emak Ngga Terima..!!

Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno meminta persetujuan…

Sabtu, 23 Maret 2019 20:47

Ngga Kuat Ngurus Bayi, Ibu Muda Ini Gantung Diri

Seorang ibu muda, Ni Wayan Restini malah mengakhiri hidup dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*