MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Selasa, 30 Oktober 2018 07:59
Tak Sesuai Kondisi Wilayah
BELUM BERFUNGSI: PDAM Danum Benuanta siap mengelola instalasi pengolahan air (IPA) di sejumlah desa asal yang sudah dibangun, asalkan disubsidi pemerintah daerah. (YEHESKEL/BULUNGAN POST)

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) di sejumlah desa yang kini belum berfungsi, dinilai Direktur PDAM Danum Benuanta Kabupaten Bulungan Nuch Galeba tak sesuai kondisi wilayah.

IPA yang dibangun tersebut, menurut dia, tidak memperhitungkan jumlah warga yang akan memanfaatkan. Begitu pula letak atau lokasinya, berikut biaya pengelolaan. Dia menyampaikan, satu IPA paling tidak membutuhkan delapan pekerja untuk mengoperasikan. Itu pun, minimal melayani 1.000 kepala keluarga (KK).

“Kalau penggunanya kurang dari seribu, pasti secara keuangan juga akan sulit untuk dijalankan,” ujar Nuch Galeba, Senin (29/10).

Dia juga mengatakan, seharusnya pembangunan IPA tidak di semua wilayah guna mengantisipasi agar tidak termanfaatkan. “Kalau desanya masih berdekatan seharusnya cukup satu titik saja agar pengelolaan lebih maksimal. Dalam arti jumlah pengguna cukup dan secara keuangan bisa lebih baik untuk pengelolaan,” ujarnya.

Menyikapi banyaknya IPA yang tidak berfungsi di beberapa desa, pihaknya siap mengelola apabila dipercaya pemerintah. Namun, pihaknya siap mengelola jika ada subsidi dari pemerintah untuk biaya operasional.

“Karena perlu diketahui untuk daerah desa pasti sangat sulit suatu badan usaha berjalan tanpa campur tangan pemerintah,” ujarnya.

Sedangkan Sekretaris Desa Pura Sajau Cali mengaku, instalasi pengolahan air itu tak pernah difungsikan. Bahkan, sejak selesai dibangun.

"Saya baru menjabat sebagai sekretaris desa, tapi setahu saya, bangunan itu berdiri sejak tahun 2014 sampai sekarang kami belum tahu manfaatnya apa bagi masyarakat,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, fasilitas IPA pun tidak mendapat perhatian setelah selesai dibangun. “Sebagian pipa serta tangga untuk naik ke bak sudah rusak. Lama-kelamaan akan lebih parah lagi jika dibiarkan,” ungkapnya. (kpg/san/k8)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 08:04

Target Layani 2 Ribu Warga

TANJUNG SELOR – Program pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat di…

Senin, 21 Januari 2019 08:20

TPID Fokus Tiga Komoditas

TANJUNG SELOR – Berdasarkan survei pemantauan harga di Kaltara oleh…

Senin, 21 Januari 2019 08:19

KBM Masuk Prioritas Jangka Menengah

JAKARTA – Seperti halnya Kementerian Perencanaan Pembangunan Negara (PPN) dan…

Senin, 21 Januari 2019 08:18

Beras Adan Diekspor ke Malaysia dan Brunei

TANJUNG SELOR – Sebuah terobosan dilakukan pemerintah daerah bersama pemerintah…

Kamis, 17 Januari 2019 11:18

Dua Titik Longsor Segera Ditangani

TANJUNG SELOR–Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 12 miliar untuk menangani dua…

Kamis, 17 Januari 2019 11:17

Gubernur Tinjau Tiga Proyek

SELAIN jalan rusak karena longsor, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie juga…

Kamis, 17 Januari 2019 11:16

KIA Upaya Pemerintah Penuhi Hak Anak

TANJUNG SELOR–Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menyerahkan secara simbolis kartu identitas…

Kamis, 17 Januari 2019 08:26

Sabu 11 Kilogram Dimusnahkan

TANJUNG SELOR – Polda Kaltara kembali memusnahkan barang bukti kasus…

Rabu, 16 Januari 2019 07:41

SOA Penumpang Krayan Sudah Berjalan

NUNUKAN –  Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang rute Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 16 Januari 2019 07:39

RSUD Tambah Tiga Dokter Spesialis

NUNUKAN – Guna meningkatkan pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*