MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 25 Oktober 2018 06:49
Target Bangun 12 Ribu Rumah Murah, Tapi Baru Tercapai Segini Aja....
Pembangunan rumah murah di Bumi Etam masih kurang merata. Hanya di Balikpapan saja yang geliatnya cukup baik.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Program sejuta rumah dari pemerintah terus dilakukan. Tahun ini, Realestat Indonesia (REI) menargetkan sekitar 12 ribu rumah untuk Kaltim. Namun, baru terealisasi sekitar 50 persen.

Ketua REI Balikpapan Edi Djuwaedi mengaku, pembangunan rumah murah di Bumi Etam masih kurang merata. Hanya di Balikpapan saja yang geliatnya cukup baik. “Asosiasi menargetkan sekitar 12 ribu rumah tahun ini. Namun, dari pengembang yang tergabung di REI baru sekitar 5 ribu rumah terealisasi. Banyak kendala yang kami hadapi untuk mewujudkan program ini,” ujarnya, Rabu (24/10).

Harga tanah yang semakin tinggi setiap tahunnya menjadi salah satu penyebab sulitnya memenuhi target yang dibebankan. Sementara harga unit yang dipatok hanya Rp 142 juta. Sesuai ketentuan pemerintah. "Kalau pun ada yang murah, lokasinya jauh dari pusat kota," ungkapnya.

Tak heran bila sejumlah pengembang menyiasati dengan membangun hunian di pinggiran kota. Rupanya strategi itu tidak serta-merta diminati konsumen. Karena sebagian masyarakat menginginkan hunian yang memiliki akses dekat dengan kawasan perkotaan.

Sejatinya, sambung Edi, program rumah ini sudah berjalan sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hanya kala itu masih tak laku. Pasar lebih memilih properti komersial. Namun, berjalannya waktu, beberapa fasilitas diberikan bagi pengembang. Walhasil, meski semi-finishing, namun dari luar sudah terlihat seperti rumah yang layak.

Lebih lanjut, pihaknya tengah menjajaki strategi baru agar serapan rumah murah ini bisa lebih banyak lagi. Kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan lewat penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Edi Djuwaedi dengan Wali Kota Rizal Effendi, telah dilakukan Selasa (23/10) lalu.

Kerja sama tersebut akan memberi kemudahan bagi aparatur sipil negara (ASN) memiliki hunian baik rumah pertama melalui program rumah subsidi maupun rumah komersial. Di sisi lain, kerja sama juga memacu pengembang yang tergabung dalam asosiasi untuk membangun hunian yang dibutuhkan. "Dengan adanya MoU ini maka seluruh anggota REI Balikpapan dapat berperan serta menyediakan hunian bagi ASN," imbuhnya.

Disebutkan, lahan seluas 60,3 hektare disiapkan untuk membangun 4 ribu rumah. Sebagian besar merupakan hunian rumah bersubsidi alias murah melalui skema dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sebagian lagi rumah komersial. Dari jumlah itu, 1.500 di antaranya sudah dibangun. Hingga kini, jumlah antrean mencapai 3 ribu konsumen.

“Target tidak kami patok. Ada lahan ya kami bangun karena pasar saat ini lebih condong ke rumah murah. Berapa pun kebutuhan akan dipenuhi. Apalagi, seluruh anggota REI juga akan terlibat untuk menyediakan hunian," tutupnya. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 06:44

Awal 2019, Ekonomi Tumbuh Positif

SAMARINDA – Perekonomian Kaltim pada triwulan I 2019 diprediksi tumbuh…

Kamis, 13 Desember 2018 06:43

Perkuat Pasar Motor Sport

BALIKPAPAN - Penyegaran kembali dilakukan Honda kepada motor sport andalannya,…

Kamis, 13 Desember 2018 06:39

Bersiap Tatap Bonus Demografi

BALIKPAPAN - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) terus mendorong…

Kamis, 13 Desember 2018 06:37

CGV Hadirkan Sweetbox Class

BALIKPAPAN - CGV Cinemas Plaza Balikpapan terus memanjakan penggemar film…

Kamis, 13 Desember 2018 06:32

Investor Tunggu Hasil Pilpres

JAKARTA - PT Pefindo memperkirakan penerbitan obligasi korporasi tahun depan…

Kamis, 13 Desember 2018 06:31

Tawarkan Hedging Syariah

SURABAYA - Bank Syariah Mandiri (BSM) menyediakan solusi mitigasi risiko…

Rabu, 12 Desember 2018 06:51

Properti Optimistis Tatap Pilpres

BALIKPAPAN - Sektor properti di Bumi Etam pada 2019 diprediksi…

Rabu, 12 Desember 2018 06:49

Berharap Rupiah Konsisten Menguat

JAKARTA - Perdagangan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih…

Rabu, 12 Desember 2018 06:47

Pemerintah Terbitkan SBN Rp 826 Triliun

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana menerbitkan Surat Berharga Negara…

Rabu, 12 Desember 2018 06:46

Kinerja Perbankan Membaik

BALIKPAPAN - Optimisme ekonomi di Kota Minyak kian membaik. Hal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .