MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 25 Oktober 2018 06:49
Target Bangun 12 Ribu Rumah Murah, Tapi Baru Tercapai Segini Aja....
Pembangunan rumah murah di Bumi Etam masih kurang merata. Hanya di Balikpapan saja yang geliatnya cukup baik.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Program sejuta rumah dari pemerintah terus dilakukan. Tahun ini, Realestat Indonesia (REI) menargetkan sekitar 12 ribu rumah untuk Kaltim. Namun, baru terealisasi sekitar 50 persen.

Ketua REI Balikpapan Edi Djuwaedi mengaku, pembangunan rumah murah di Bumi Etam masih kurang merata. Hanya di Balikpapan saja yang geliatnya cukup baik. “Asosiasi menargetkan sekitar 12 ribu rumah tahun ini. Namun, dari pengembang yang tergabung di REI baru sekitar 5 ribu rumah terealisasi. Banyak kendala yang kami hadapi untuk mewujudkan program ini,” ujarnya, Rabu (24/10).

Harga tanah yang semakin tinggi setiap tahunnya menjadi salah satu penyebab sulitnya memenuhi target yang dibebankan. Sementara harga unit yang dipatok hanya Rp 142 juta. Sesuai ketentuan pemerintah. "Kalau pun ada yang murah, lokasinya jauh dari pusat kota," ungkapnya.

Tak heran bila sejumlah pengembang menyiasati dengan membangun hunian di pinggiran kota. Rupanya strategi itu tidak serta-merta diminati konsumen. Karena sebagian masyarakat menginginkan hunian yang memiliki akses dekat dengan kawasan perkotaan.

Sejatinya, sambung Edi, program rumah ini sudah berjalan sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hanya kala itu masih tak laku. Pasar lebih memilih properti komersial. Namun, berjalannya waktu, beberapa fasilitas diberikan bagi pengembang. Walhasil, meski semi-finishing, namun dari luar sudah terlihat seperti rumah yang layak.

Lebih lanjut, pihaknya tengah menjajaki strategi baru agar serapan rumah murah ini bisa lebih banyak lagi. Kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan lewat penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Edi Djuwaedi dengan Wali Kota Rizal Effendi, telah dilakukan Selasa (23/10) lalu.

Kerja sama tersebut akan memberi kemudahan bagi aparatur sipil negara (ASN) memiliki hunian baik rumah pertama melalui program rumah subsidi maupun rumah komersial. Di sisi lain, kerja sama juga memacu pengembang yang tergabung dalam asosiasi untuk membangun hunian yang dibutuhkan. "Dengan adanya MoU ini maka seluruh anggota REI Balikpapan dapat berperan serta menyediakan hunian bagi ASN," imbuhnya.

Disebutkan, lahan seluas 60,3 hektare disiapkan untuk membangun 4 ribu rumah. Sebagian besar merupakan hunian rumah bersubsidi alias murah melalui skema dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sebagian lagi rumah komersial. Dari jumlah itu, 1.500 di antaranya sudah dibangun. Hingga kini, jumlah antrean mencapai 3 ribu konsumen.

“Target tidak kami patok. Ada lahan ya kami bangun karena pasar saat ini lebih condong ke rumah murah. Berapa pun kebutuhan akan dipenuhi. Apalagi, seluruh anggota REI juga akan terlibat untuk menyediakan hunian," tutupnya. (aji/ndu/k15)


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 11:20

Akhirnya, Garuda Turunkan Harga Tiket

JAKARTA – Keluhan terkait tingginya harga tiket pesawat mendapat respons…

Rabu, 13 Februari 2019 13:34

Asing Ambil Profit, Rupiah Kembali Melemah

JAKARTA – Tekanan terhadap rupiah belum reda. Merujuk data Jakarta…

Selasa, 12 Februari 2019 13:34

WOW..!! Tarif Bagasi Lion Air Rp 25 Ribu per Kilogram

Lion Group memutuskan melakukan penyesuaian tarif bagasi atau excess baggage…

Selasa, 12 Februari 2019 10:37

BELUM MEMBAIK..!! Setahun, Rumah Mewah Hanya Terjual Lima Unit

SAMARINDA - Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kaltim mencatat penjualan…

Senin, 11 Februari 2019 11:42

Obligasi Ritel Bikin Likuiditas Seret

JAKARTA – Gencarnya penerbitan surat berharga negara (SBN) bakal sedikit…

Senin, 11 Februari 2019 11:40

Pacu Ekspor Baja ke Malaysia-Australia

JAKARTA – Tahun ini pelaku usaha baja melihat potensi peningkatan…

Minggu, 10 Februari 2019 09:37

Soal Bagasi Berbayar, Maskapai Penerbangan Diminta Lakukan Ini...

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti minta agar…

Minggu, 10 Februari 2019 09:18

Mulai Hari Ini, Harga Pertamax Turun

PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga BBM atau bahan…

Sabtu, 09 Februari 2019 09:00

Peringati Hari Pers Nasional, Astra Motor Samarinda Hadirkan Mobil Service Kunjung

SAMARINDA - Menyambut Hari Pers Nasional 2019, Main Dealer Astra…

Kamis, 07 Februari 2019 11:09

LUPUT..!! Janji Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen, yang Bisa Diraih Hanya 5,17 Persen

JAKARTA- Akhirnya Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*