MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 23 Oktober 2018 10:45
KOK BISA...?? Bermodal Elpiji, Nelayan Bisa Melaut
LEBIH HEMAT: Mesin dengan BBG bantuan dari Kementerian ESDM bakal dinikmati 113 nelayan Bontang dalam waktu dekat.

PROKAL.CO, BONTANG – Perasaan bahagia bakal dirasakan 113 nelayan di Bontang dalam waktu dekat. Apabila sebelumnya mereka ingin pergi ke laut harus menggunakan bensin atau solar sebagai bahan bakar kapal, kini cukup bermodal tabung gas elpiji 3 kilogram saja.

Hadirnya program pemberian mesin kapal dengan bahan bakar gas (BBG) oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) ini, bakal jadi alternatif baru untuk para nelayan. Selain lebih hemat dan ekonomis, mesin ini juga lebih ramah lingkungan. Hasil pengujian membuktikan, pemakaian mesin BBG lebih hemat 30 persen dibandingkan BBM.    

Jenis mesin yang diberikan bervariasi. Ada tiga jenis yang dibagikan. Kapasitas 6 PK (paardenkracht/tenaga kuda), 9 PK, dan 12 PK.

“Pemberiannya disesuaikan jenis dan kapasitas kapal dari nelayan itu sendiri,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Aji Erlynawati.

Selanjutnya dia menyebutkan, bantuan tersebut tidak hanya berupa mesin. Melainkan lengkap dengan dua tabung gas elpiji dan aksesoris lain. Satu tabung elpiji 3 kilogram, bisa digunakan untuk waktu 12–18 jam. Diwacanakan, penyediaan isi ulang gas juga akan disiapkan Pertamina di SPBN Tanjung Limau dengan harga subsidi. 

“Setelah didistribusikan nanti, kami mengevaluasi apakah efektif untuk digunakan oleh nelayan. Jika berjalan baik, tentu akan kami ajukan lagi ke kementerian,” ucapnya. 

Rencananya sebelum dibagikan, para nelayan yang terdata mendapatkan mesin ini terlebih dulu diberikan pembekalan. Dijadwalkan pembekalan tersebut dilaksanakan Selasa (23/10) di Balai Sekaya Maritim, TPI Tanjung Limau. Selanjutnya, pendistribusian dilaksanakan pada Jumat (26/10). 

Aji Erlynawati berharap, adanya bantuan ini bisa mengurangi biaya yang dikeluarkan nelayan, khususnya untuk pembelian bahan bakar. Sehingga nelayan Bontang bisa lebih sejahtera dan semakin produktif dalam meningkatkan hasil tangkapan ikan. (kpg/san/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 08:13

Penerimaan P3K Masih Tunggu Arahan Pusat

TANA PASER - Isu penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja…

Selasa, 22 Januari 2019 08:10

Kinerja Oke, Miliaran Rupiah Selamat

SENDAWAR - Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Barat (Kubar), sangat…

Selasa, 22 Januari 2019 08:07

Pekerjaan Melambat, Termin II Tak Cair

TENGGARONG - Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdik Kukar HM Marsandi…

Selasa, 22 Januari 2019 08:00

Ribuan Siswa Baru, Seragam Ditanggung Pemkab, Habiskan Duit Segini...

PENAJAM - Mulai tahun ajaran baru 2019/2020, orangtua siswa tak…

Senin, 21 Januari 2019 11:44

Pencuri Motor di Bawah Umur

TANA PASER – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah…

Senin, 21 Januari 2019 11:32

“Data BPJS Kesehatan Enggak Benar”

PENAJAM – Ribuan data kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat…

Senin, 21 Januari 2019 11:20

Kontraktor Masih Resah

SANGATTA–Meskipun sudah mendapat janji manis berupa pelunasan utang paling lambat…

Senin, 21 Januari 2019 11:18

Tetap Gunakan Desain Sebelumnya

TANJUNG REDEB–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau…

Senin, 21 Januari 2019 11:17

Caleg Tersangka, KPU Tunggu Putusan

TANJUNG REDEB–Seorang calon legislatif (caleg) Kabupaten Berau ditetapkan tersangka oleh…

Senin, 21 Januari 2019 08:22

Jembatan Tering 17 Tahun Mangkrak

SENDAWAR - Dua proyek jembatan menyeberangi Sungai Mahakam di wilayah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*