MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 23 Oktober 2018 09:04
Rendahnya Pemilih Karena Tidak Ada Sanksi Bagi Golput?

PROKAL.CO, SAMARINDA-  Rendahnya partisipasi masyarakat pada saat  pencoblosan, baik pemilihan kepala daerah, legislatif hingga pemilihan presiden, menimbulkan tanda tanya besar bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang merupakan institusi penyelenggara pemungutan suara.

Dosen Pengajar Ilmu Hukum pada Universitas Widya Gama Samarinda, Jaidun, SH berpendapat bahwa seseorang yang tidak turut mencoblos saat hari pemilihan umum atau yang dikenal dengan istilah golput, tidak dapat dikenakan sanksi.

“Hingga hari ini belum ada seorang pun yang tidak mencoblos saat pemilu dikenai sanksi. Kecuali, mengajak dan menghasut seseorang saat hari pencoblosan untuk tidak ke TPS atau terjadi money politic, baru dapat dikenai sanksi.  Selain itu belum ada kasus dipenjarakannya seseorang karena tidak mencoblos,” ujarnya saat menjadi narasumber dialog bertema Evaluasi Partisipasi Masyarakat dalam Pilgub Kaltim, yang berlangsung di Hotel Senyiur Samarinda, Senin (22/10).

Untuk itu dirinya menyarankan KPU Kaltim untuk lebih meningkatkan peran tokoh masyarakat hingga tokoh agama untuk mengajak warga ke TPS pada saat hari pencoblosan.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim, Dr Saipul mengatakan  pada pemilu serentak 2019 mendatang merupakan momentum bagi bangsa Indonesia  untuk dapat berpartisipasi dalam pencoblosan, karena terdapat 5 kotak suara, yang artinya lima kali mencoblos. Mulai dari pemilu legislatif DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, DPD RI, DPR RI dan pemilihan presiden.

“Kita perlu sadarkan masyarakat akan pentingnya berpartisipasi dalam Pemilu. Jika tidak maka seseorang tersebut  akan kehilangan momentum Pemilu. Apalagi pada Pemilu tahun 2024, semua dilakukan serentak baik legislatif, pilgub hingga presiden. Mungkin bisa 7 kotak suara,” ucapnya.(yull)


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

"Saya Bukan Pembunuh"

WAJAH pucat, bibir sedikit mengelupas, dan matanya sayu. Langkahnya pelan,…

Minggu, 20 Januari 2019 10:19

WOW..!! Ada Samarinda Magnificent, Ini Maknanya Bagi Wali Kota

SAMARINDA - Logo komersial "Samarinda Magnificent", yang akan diluncurkan 21…

Minggu, 20 Januari 2019 09:39

Kerjakan Laporan Dinas Pendidikan Kukar Pakai Sabu, Gini Dah Jadinya...

SAMARINDA - Entah apa di pikiran Akhmad Fauzi (34). Meski…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:42

Light Runway Bandara APT Pranoto Kebutuhan Mendesak

SAMARINDA–Sudah tiga kali pesawat batal landing di Bandara Aji Pangeran…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:37

Merasa Dapat Keluarga Baru

LANGKAH kaki berderap dari rombongan anggota Polri terdengar jelas ketika…

Sabtu, 19 Januari 2019 09:34

Demokrat Ngotot Punya Hak Rebut Kursi Wawali Samarinda

SAMARINDA - Partai Demokrat masih menginginkan kursi Wakil Walikota (Wawali)…

Sabtu, 19 Januari 2019 09:33

Jalani Hukuman, Gaffar Tunjuk Pria Ini Sebagai Penggantinya di DPRD

SAMARINDA - Jafar Abdul Gaffar yang harus menjalani hukuman penjara…

Jumat, 18 Januari 2019 09:49
Hukuman ASN Terlibat Narkoba

Isran : Beda Hukumannya Bawa Selinting dengan Dua Kilo

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor menilai dalam menerapkan hukuman…

Kamis, 17 Januari 2019 12:37

Zainal Muttaqin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua SPS Kaltim

SAMARINDA- Haji Zainal Muttaqin, akhirnya kembali terpilih sebagai ketua Serikat…

Kamis, 17 Januari 2019 12:21

Tak Ada Wawali, Wali Kota Samarinda Ngakunya Begini...

SAMARINDA - Walikota Samarinda Syaharie Jaang semenjak ditinggal almarhum Wakil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*