MANAGED BY:
KAMIS
18 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 23 Oktober 2018 09:04
Rendahnya Pemilih Karena Tidak Ada Sanksi Bagi Golput?

PROKAL.CO, SAMARINDA-  Rendahnya partisipasi masyarakat pada saat  pencoblosan, baik pemilihan kepala daerah, legislatif hingga pemilihan presiden, menimbulkan tanda tanya besar bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang merupakan institusi penyelenggara pemungutan suara.

Dosen Pengajar Ilmu Hukum pada Universitas Widya Gama Samarinda, Jaidun, SH berpendapat bahwa seseorang yang tidak turut mencoblos saat hari pemilihan umum atau yang dikenal dengan istilah golput, tidak dapat dikenakan sanksi.

“Hingga hari ini belum ada seorang pun yang tidak mencoblos saat pemilu dikenai sanksi. Kecuali, mengajak dan menghasut seseorang saat hari pencoblosan untuk tidak ke TPS atau terjadi money politic, baru dapat dikenai sanksi.  Selain itu belum ada kasus dipenjarakannya seseorang karena tidak mencoblos,” ujarnya saat menjadi narasumber dialog bertema Evaluasi Partisipasi Masyarakat dalam Pilgub Kaltim, yang berlangsung di Hotel Senyiur Samarinda, Senin (22/10).

Untuk itu dirinya menyarankan KPU Kaltim untuk lebih meningkatkan peran tokoh masyarakat hingga tokoh agama untuk mengajak warga ke TPS pada saat hari pencoblosan.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim, Dr Saipul mengatakan  pada pemilu serentak 2019 mendatang merupakan momentum bagi bangsa Indonesia  untuk dapat berpartisipasi dalam pencoblosan, karena terdapat 5 kotak suara, yang artinya lima kali mencoblos. Mulai dari pemilu legislatif DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, DPD RI, DPR RI dan pemilihan presiden.

“Kita perlu sadarkan masyarakat akan pentingnya berpartisipasi dalam Pemilu. Jika tidak maka seseorang tersebut  akan kehilangan momentum Pemilu. Apalagi pada Pemilu tahun 2024, semua dilakukan serentak baik legislatif, pilgub hingga presiden. Mungkin bisa 7 kotak suara,” ucapnya.(yull)


BACA JUGA

Kamis, 18 April 2019 12:49

Gara-Gara Ini, Tak Bisa Mencoblos di Rumah Sakit

PESTA demokrasi yang dilakukan serentak bersamaan dengan pemilihan legislatif, tidak…

Kamis, 18 April 2019 00:54

19 Pasien Rumah Sakit Jiwa Atma Husada Ikut Coblos Surat Suara

SAMARINDA - Untuk pertama kalinya, pasien Rumah Sakit Jiwa Atma…

Rabu, 17 April 2019 14:24

Nyoblos, Gubernur Habiskan Waktu 6 Menit

Samarinda - Gubernur Kaltim Isran Noor bersama istri Noorbaiti sejak…

Rabu, 17 April 2019 10:30

Saatnya Hapus Gelar Kota Jukir

SAMARINDA–Keberadaan juru parkir (jukir) liar menjadi salah satu masalah yang…

Rabu, 17 April 2019 10:11

Logistik Pemilu ke Perbatasan Malaysia Sudah Terangkut

SAMARINDA - Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto bersama Kapolda…

Selasa, 16 April 2019 11:27

Rp 22 Miliar Masih Belum Cukup

SAMARINDA–PembangunanJembatan Bungkuk di RT 20, Jalan Adi Sucipto, Handil Bakti,…

Selasa, 16 April 2019 11:25

Mimpi Buruk dari Perlakuan Keji sang Ayah

Perjuangan berat sudah harus dirasakan bocah-bocah ini, Muhammad Aldiannur dan…

Senin, 15 April 2019 20:23

KPU Samarinda Jamin Kebutuhan Surat Suara Terpenuhi

SAMARINDA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda menjamin kebutuhan surat…

Senin, 15 April 2019 10:16

Tiga Proyek Disorot, PUPR Bakal Dipanggil

SAMARINDA–Enam proyek menjadi sampel yang ditilik panitia khusus laporan pertanggungjawaban…

Senin, 15 April 2019 09:57

12 Ribu Alat Peraga Kampanye Diturunkan, Kampanye di Masa Tenang Bisa Terkena Sanksi Pidana

SAMARINDA - Sebanyak 12 ribu Alat Peraga Kampanye (APK) yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*