MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 23 Oktober 2018 06:51
Waspadai Pergerakan Bahan Pokok

Kenaikan Harga BBM dan Dolar Bisa Kerek Inflasi Oktober

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah kota maupun Provinsi Kaltim tampaknya harus mewaspadai risiko tingginya inflasi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan banyaknya konsumsi produk impor seiring pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Diketahui, saat ini Pemprov Kaltim tengah gencar menyelesaikan proyek-proyek penting di Bumi Etam seperti Jalan Tol Balikpapan-Samarinda maupun Jembatan Mahakam IV. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan Nur Wahid mengakui adanya potensi kenaikan inflasi pada bulan ini akibat penyesuaian harga BBM, khususnya Pertamax dan Dex Series.

“Memang kalau di Balikpapan atau Kaltim potensinya untuk memengaruhi inflasi tidak terlalu signifikan. Tetapi, secara garis besar, bakal berdampak ke lainnya. Seperti bahan pokok, kemungkinan akan naik. Dan itu bisa juga berpotensi memacu inflasi. Apalagi dolar kan naik, pengaruhnya juga ada pasti ke bahan pokok atau kebutuhan rumah tangga,” terangnya, Senin (22/10).

Dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi memang patut menjadi perhatian. Pasalnya, tahun ini sudah tiga kali mengalami penyesuaian harga. Kenaikan indeks harga dari kelompok konsumsi bahan bakar kendaraan umumnya turut mengerek naik harga komoditas lain.

Berdasarkan data BPS Balikpapan, setelah kenaikan BBM pertama tahun ini atau pada akhir Februari lalu, andil BBM terhadap inflasi naik dari biasanya. Andil bensin (premium, Pertalite, dan Pertamax) terhadap inflasi bulanan naik menjadi 0,0279 persen dari bulan sebelumnya, 0,022. Bulan berikutnya masih naik, yakni 0,0305 persen.

Maret lalu, Kota Minyak mencatat angka inflasi sebesar 0,27 persen (month to month/mtm) atau lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya, yakni 0,11 persen (mtm). Faktor yang menyebabkan inflasi pada Maret lalu utamanya kenaikan harga bahan makanan (kelompok volatile foods) dan BBM. Pada Juli lalu, andil BBM juga cukup terasa, yakni 0,0526 (bensin) dan 0,0089 (solar).

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan Yaser Arafat mengatakan, kenaikan BBM pasti akan berpengaruh kepada inflasi bulan ini. Harga bahan pokok juga bisa terkerek naik dan kembali memengaruhi inflasi.

Selain itu, risiko inflasi dari kenaikan harga barang impor ataupun yang bermuatan impor seiring berlanjutnya pelemahan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) juga ada. Berdasar Jakarta Interbank Sport Dollar rate (Jisdor) BI pada Senin (22/10), uang garuda masih belum beranjak dari level Rp 15.000. Tepatnya di angka Rp 15.192 per dolar.

Sejauh ini, menurut dia, penjual dan produsen masih menahan harga jual ke konsumen karena permintaan melemah. "Tapi pertanyaannya, sampai kapan pedagang bertahan dengan memangkas margin laba. Perlahan seperti besi sekarang sudah naik 5 persen,” tuturnya. (aji/ndu2/k15)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 11:39
Bendungan Bilibili Meluap, Warga Panik, Dua Jembatan Ambruk

Karena Curah Hujan Tinggi, Pertama Kali di Bendungan Bilibili

MAKASSAR -Sirine berbunyi. Warga panik. Bilibili dalam status waspada. Inilah…

Rabu, 23 Januari 2019 08:58

Faktor Ini Masih Jadi Penyumbang Inflasi Besar di Kaltim

SAMARINDA  - Pada tahun 2019, diperkirakan inflasi Kaltim tetap terjaga…

Rabu, 23 Januari 2019 08:36

Gempa 3,4 SR Guncang Kutim

BALIKPAPAN – Data yang menunjukkan Kaltim aman dari gempa tampaknya…

Rabu, 23 Januari 2019 08:31

Sudah Surati Menteri dan BNPB, Warga Diminta Tenang

Pemprov Kaltara bergerak cepat menangani dampak abrasi di Desa Tanjung…

Selasa, 22 Januari 2019 12:27

PROTES..!! Australia Tak Ingin Ba’asyir Bebas Bersyarat

Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison mengajukan protes atas rencana…

Selasa, 22 Januari 2019 12:25

BELUM PASTI..!! Pembebasan Ba’asyir Dikaji Lebih Lanjut

JAKARTA – Pembebasan Abu Bakar Ba’asyir pekan ini masih belum…

Selasa, 22 Januari 2019 09:16

Investor Minati Kembangkan Udang Windu Kaltim

SAMARINDA - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kaltim, Riza…

Selasa, 22 Januari 2019 09:14

Selama Tahun 2018, BI Temukan 1.108 Lembar Uang Palsu

SAMARINDA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur mencatat sepanjang…

Senin, 21 Januari 2019 11:40

Menanti Dampak Perda Tata Niaga Sawit

TANA PASER – Kelapa sawit merupakan komoditas unggulan di Kabupaten…

Senin, 21 Januari 2019 10:55

Pansel KPU Buka Lagi Pendaftaran

SAMARINDA–Kerja Panitia Seleksi (Pansel) Komisioner KPU Kaltim 2018–2023 sempat terhenti.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*