MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 22 Oktober 2018 10:02
Polisi Imbau Warga Serahkan Senpi Rakitan
SUKARELA: Senjata api (senpi) rakitan milik warga yang diserahkan ke polisi secara sukarela.

PROKAL.CO, TALISAYAN–Mengingat masih banyaknya penggunaan senjata api (senpi) rakitan yang digunakan masyarakat di wilayah hukum Polsek Talisayan, mendapat sorotan dari jajaran aparat kepolisian setempat. Kepemilikan senpi ilegal itu dilarang oleh undang-undang. Pemilik maupun perakit atau penjualnya dapat dikenakan pidana.

Kapolsek Talisayan Iptu Faisal Hamid menyatakan, pihaknya telah berkali-kali memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang memiliki senpi ilegal agar dapat menyerahkannya kepada aparat kepolisian terdekat untuk diamankan.

"Kepemilikan senpi rakitan dengan alasan apapun, termasuk untuk berburu tidak dibenarkan. Karena itu, kami mengimbau masyarakat yang masih menyimpan senpi untuk dengan kesadaran hati menyerahkan senjatanya kepada pihak yang berwajib," ungkap Faisal Hamid, Minggu (21/10).

Lantaran masih banyaknya oknum warga yang menggunakan senpi rakitan, pihaknya akan mengambil langkah tegas. Pemilik maupun perakitnya akan diproses hukum. Polisi sudah cukup memberikan kesempatan kepada warga agar menyerahkan secara sukarela. Namun, imbauan itu tampaknya tak dipatuhi. Pemilik senpi rakitan tanpa izin, dapat dikenakan Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1965.

"Apabila imbauan tersebut tidak dipatuhi, jika ditemukan maka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Baik pemilik maupun perajin. Pidananya maksimal 12 tahun penjara" ujarnya.

Faisal Hamid berharap, masyarakat yang masih menyimpan senpi rakitan, agar dapat segera menyerahkannya. Pihaknya tidak akan memberikan sangsi apapun kepada warga yang memberikan senpi ilegal kepada aparat kepolisian. “Buktinya, pada tahun sebelumnya, cukup banyak warga yang secara sukarela menyerahkan senpi miliknya kepada petugas,” ujarnya. (kpg/san/k8)

 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 11:46

Terkendala Minimnya Anggaran

PENAJAM–Kegiatan pengembangan atlet usia dini di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) olahraga…

Sabtu, 17 November 2018 11:44

Pansel Kantongi Tiga Nama Calon Sekkab

TANA PASER–Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Paser, kini sudah mengantongi…

Sabtu, 17 November 2018 11:43

Pahami Masalah agar Tidak Terprovokasi

PENAJAM–Ada yang berbeda pada kegiatan Majelis Taklim Al-Muhibbin Kabupaten Penajam Paser Utara…

Sabtu, 17 November 2018 11:36

Dibatasi, Sehari Hanya Satu Kali ke TPA

PENAJAM–Pengangkutan sampah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terkendala anggaran operasional…

Sabtu, 17 November 2018 11:29

Keniscayaan Perubahan Mentalitas ASN

Dari Seminar Alquran MTQ Korpri IV Nasional di Jakarta, 15 November 2018, ada secuil kisah yang bisa…

Sabtu, 17 November 2018 11:26

Dugaan Cabul Terus Diproses

TANJUNG REDEB–Kasus dugaan pencabulan yang terjadi di Desa Suaran, Kecamatan Sambaliung, saat…

Sabtu, 17 November 2018 11:25

Perpanjang Imunisasi MR hingga Desember

BONTANG–Cakupan imunisasi measless dan rubella (MR) di Kota Bontang  yang rendah menjadikan…

Sabtu, 17 November 2018 11:22

Bangun Embung untuk Kebutuhan Petani

SANGATTA–Pelaksanaan berbagai proyek pembangunan di kecamatan dalam wilayah Kutim terus berlanjut.…

Sabtu, 17 November 2018 11:21

Dikeluhkan, DLHK Minta Warga Bersabar

TANJUNG REDEB–Bekas pengerukan drainase oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten…

Sabtu, 17 November 2018 11:20

Hasil SKD Minim, Tanda Pemerintah Gagal

BONTANG–Hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS jauh dari harapan. Pasalnya, dari 1.952 peserta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .