MANAGED BY:
KAMIS
18 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Minggu, 21 Oktober 2018 11:23
Dugaan Pelanggaran Kampanye
Kasus Luhut – Sri Mulyani Sampai di Gakumdu
Momen Sri dan Luhut memberi tahu direktur pelaksana IMF.

PROKAL.CO, JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memastikan untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan. Bahkan, Bawaslu telah membawanya ke forum Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakumdu). ”Kemarin (19/10) jam 4 sore sudah melakukan pembahasan pertama di Gakumdu. Intinya sudah kita bahas dan kita tindak lanjuti,” ujar anggota Bawaslu RI Mochammad Afifudin usai diskusi di Kawasan Cikini, Jakarta, kemarin (20/10).

Namun demikian, Afif belum bisa memebeberkan hasil penyelidikan sementara. Sebab, prosesnya masih berjalan. “Kami belum bisa memberikan informasi detailnya,” imbuhnya.

Sebagai tahap lanjutan, kata dia, pihaknya juga perlu melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait guna mendalaminya. Saat didesak apakah ada potensi pelanggaran, mantan pemantau pemilu itu juga enggan membocorkan. “Setelah semua terklarifikasi ada hal yang bisa kita sampaikan, pasti kami sampaikan ke media,” tuturnya.

Untuk diketahui, Sri Mulyani dan Luhut Binsar Panjaitan dilaporkan oleh Dahlan Pido. Pelapor menilai, tindakan dua menteri ini yang menunjukan keberpihakan kepada Jokowi dalam forum IMF-WB Annual Meeting sebagai pelanggaran. Sebagaimana ketentuan UU Pemilu, pejabat negara harus cuti jika terlibat kampanye.

Saat itu, kedua menteri itu mempamerkan pose satu jari dalam sebuah kesempatan di panggung. Imbasnya, Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde, Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang ada di panggung juga terpengaruh untuk melakukan pose dari dua jari ke satu jari. Satu jari sendiri identic dengan nomor urut Jokowi dalam Pilpres 2019.

Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Raja Juli Antoni menghormati sikap kubu oposisi yang melaporkan peristiwa tersebut. Pihaknya juga mempersilankan Bawaslu untuk bekerja sesuai kewenangannya. “Kami yakin bahwa bawaslu sebagai garda demokrasi akan melihat persoalan ini secara objektif,” ujarnya.

Meski demikian, Raja mengkritik minimnya gagasan yang ditampilkan oposisi. Dia menilai, pelaporan tersebut menunjukkan lawan politiknya gagal melakukan kritis substansial terhadap pelaksanaan Annual Meeting IMF-WB di Bali beberapa waktu lalu. “Sehingga yang dipersoalkan remeh temeh,” imbuhnya. (far)

 


BACA JUGA

Kamis, 18 April 2019 12:09

Dokter dan Perawat di RS Ngamuk tak Bisa Gunakan Hak Pilih Pemilu

Kekisruhan formulir A5 juga terjadi di tempat pemungutan suara (TPS) di…

Kamis, 18 April 2019 01:47

Bawaslu Bilang, 1.395 TPS Berpotensi Pemilu Ulang

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat lebih dari seribu tempat pemungutan…

Kamis, 18 April 2019 01:40

Ditantang Buka Data, Gerindra Ngga Takut Arief : Ayo Buka, Dari Mana Pendanaan Lembaga Survei

 Kubu Gerindra tidak takut dengan tantangan lembaga survei untuk membuka…

Rabu, 17 April 2019 14:15

Coblos Ulang di Selangor, Susulan di Sydney

BAWASLU akhirnya mengeluarkan rekomendasi resmi terkait dengan kasus ribuan surat…

Rabu, 17 April 2019 14:11

Antusias Bertambah, Sayang Penyelenggara Lamban

 JAKARTA – Pemilu untuk warga negara Indonesia di luar negeri…

Rabu, 17 April 2019 13:09

Sudah Diumpan-umpan, Bini Masih Dingin, Terpaksa Pakai Sabun

Sebagai pria normal, Donwori -bukan nama sebenarnya- tentu punya hasrat…

Rabu, 17 April 2019 13:07

Plesir ke Luar Negeri, Pegawai Kemenag Zina dengan Pria Bukan Muhrim

Seorang perempuan pegawai Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman, Yogyakarta…

Selasa, 16 April 2019 12:11

Sepupuku Ternyata Penggoda Suamiku

Perempuan paruh baya warga Surabaya ini bisa dibilang sangat sabar.…

Selasa, 16 April 2019 11:59
Kisah Janda yang Berhasil Mengelabui Empat Pria

Pakai Akun Palsu dengan Foto Perempuan Cantik, Mengaku untuk Biayai Anak

Pada era media sosial (medsos) seperti sekarang, modus penipuan makin…

Selasa, 16 April 2019 11:42

KPU-Bawaslu Bela PPLN Sydney

Coblosan di Sydney, Australia, (13/4) berlangsung ricuh. Banyak pemilih yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*