MANAGED BY:
SABTU
20 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Minggu, 21 Oktober 2018 11:19
Penyelundupan Narkotika Didominasi Melalui Malaysia
Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Nunukan menjadi kawasan rawan penyelundupan barang haram, termasuk narkoba.

PROKAL.CO, JAKARTA— Kasus narkotika seakan tiada hentinya. Dari awal Oktober hingga pertengahan Oktober kasus narkotika terjadi peningkatan jumlah sebanyak 28 persen. Sebagian besar narkotika itu masuk melalui Malaysia. Rencana Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) membuat Task Force antara Indonesia dan Malaysia kian urgen.

Direktur Dittipid Narkoba Bareskrim Brigjen Eko Daniyanto menjelaskan bahwa untuk pekan pertama Oktober jumlah kasus narkotika yang diungkap Polri se-Indonesia mencapai 642 kasus. Pada pekan kedua atau pertengahan Oktober melonjak menjadi 825 kasus. ”Ini menjadi warning,” ungkapnya.

Jumlah tersangka dalam kasus narkotika juga meningkat selama Oktober ini, dari 854 orang menjadi 1.050 tersangka. Memang bisnis haram narkotika ini dijalankan dengan merekrut orang banyak, dari tingkat kurir dan pengedar. ”Tapi, selalu ditargetkan untuk mendapatkan bandar atau pengendalinya,” paparnya.

Menurutnya, Polda dengan pengungkapan kasus narkotika tertinggi adalah Polda Sumatera Utara dengan 131 kasus. Hal tersebut merupakan indikasi bahwa penyelundupan narkotika didominasi oleh narkotika asal Tiongkok yang dikirim melalui Malaysia. ”Sumut selama ini kerap memegang rekor pengungkapan kasus narkotika,” ujarnya.

Apa yang perlu dilakukan untuk mencegah membanjirnya narkotika melalui Malaysia? Eko menjelaskan rencana pembentukan Task Force antara kepolisian Indonesia dan kepolisian Malaysia memang perlu segera direalisasikan. ”Ini bisa membuat penanganan kasus narkotika lebih menyeluruh,” urainya.

Selama ini pengungkapan kasus narkotika hanya berhenti di Indonesia. Padahal, narkotika ini berasal dari Tiongkok dan melewati Malaysia. Maka, Task Force ini bisa membuat penyelundupan ini berhenti. ”Kalau yang di Indonesa ditangkap, informasi diberikan ke Malaysia. Penangkapan bisa dilakukan ke bandar di Malaysia,” ujarnya.

Dengan itu, diharapkan penyelundupan narkotika ke Indonesia bisa berhenti. Sebab, bandar yang berada di Malaysia juga teringkus. ”Ini targetnya, jadi tidak hanya yang Indonesia,” papar jenderal berbintang satu tersebut.

Selain itu, lanjutnya, ada indikasi bahwa peredaran narkotika jenis ekstasi mengalami peningkatan. Menurutnya, kasus dengan barang bukti ekstasi selama ini ada di papan bawah, tapi Oktober ini ekstasi masuk dalam barang bukti terbanyak ketiga. ”Kalau ekstasi ini karakternya tempat hiburan,” jelasnya.

Dengan begitu, dia menduga saat ini permintaan terhadap ekstasi meningkat. Kemungkinan besar ekstasi ini untuk diedarkan di tempat hiburan. ”Maka, razia tempat hiburan atau pengawasannya perlu diperketat,” jelasnya. (idr)


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 13:33

Kesalahan di Situng Bukan Karena Hacker

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI angkat bicara terkait…

Sabtu, 20 April 2019 09:57

BANYAKNYA..!! Tak Dapat Formulir A5, 3.000 Karyawan Tak Nyoblos

SANGATTA - Pemilihan umum (pemilu) 2019 di Kutai Timur (Kutim)…

Jumat, 19 April 2019 12:24

Jokowi Tegaskan Kemenangan Versi 12 Lembaga Survei

JAKARTA – Calon presiden Joko Widodo kembali menegaskan kemenangannya atas…

Jumat, 19 April 2019 12:19

KPU Perintahkan Coblosan Susulan di 2.249 TPS

JAKARTA – Upaya melaksanakan pemungutan suara secara serentak pada Pemilu…

Jumat, 19 April 2019 11:51

Pilpres Usai, PNS Diminta Kembali Fokus Layani Masyarakat

 JAKARTA – Sehari setelah penyelenggaraan coblosan Pilpres 2019, Menteri Pendayagunaan…

Jumat, 19 April 2019 11:49

Dampingi Prabowo, Sandi Pilih Diam

JAKARTA - Calon Presiden Prabowo Subianto untuk ketiga kalinya kembali…

Jumat, 19 April 2019 11:41
Perempuan Iraq yang Terkekang Adat Nahwa dan Fasliya

Dipaksa Menikah dan Jadi Tanda Perdamaian

Sebagian besar rakyat Iraq bergembira setelah Saddam Hussein tumbang. Namun,…

Jumat, 19 April 2019 11:21

Peluang All English Final Liga Champions

MANCHESTER – Inggris membuka peluang All English Final di Liga…

Jumat, 19 April 2019 10:31

Logistik Terlambat Datang, KPU Kaltim Gelar Pemungutan Suara Susulan

SAMARINDA - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Timur (KPU Kaltim)…

Kamis, 18 April 2019 21:36

Karena Ini, Jokowi Akhirnya Deklarasikan Kemenangan

Calon Presiden Joko Widodo alias Jokowi akhirnya menyampaikan langsung hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*