MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 21 Oktober 2018 06:43
Pelajaran dari Karyawan yang Berkhianat
RAMAH: Sebagai pemilik, William Suhartono (baju hitam) tak sungkan untuk sekadar bercengkerama dengan karyawan dan tamu yang datang. (SAIPU L ANWAR/KP)

PROKAL.CO, WILLIAM Suhartono, tak hanya menceritakan awal mula merintis usaha. Pria 35 tahun itu juga tak sungkan berbagi cerita tentang suka dan duka yang kerap dialami selama mendirikan usahanya.

Memulai usaha yang pada dasarnya tidak memiliki pengalaman di bidang yang sejalan agaknya terlalu susah untuk dijalankan. Sebab, bagi mereka yang sudah memiliki latar belakang atau dasar pasti mengalami naik-turun, cerita suka duka. Apalagi untuk individu yang tidak memiliki dasar.

Adapun cerita duka yang memberi pengalaman berarti baginya yakni ketika dia dikhianati oleh seorang barber. Cerita itu berawal ketika baru mulai merintis usaha barbershop, tepatnya medio 2016.

“Belajar sebulan hingga dua bulan hanya untuk menyontek ide yang ada di sini, lalu pergi tanpa pamit. Kurang lebih sebulan setelah itu saya berinisiatif untuk datang ke rumahnya. Tapi pengakuan dari sang ibunda malah mengejutkan saya, bahwa selama ini anaknya selalu pergi dan mengaku kalau dia masih bekerja. Ibunya saja dibohongi. Apalagi saya,” pungkasnya dengan rasa kecewa.

Hal itu memberikan pelajaran bagi dirinya, dan semenjak itu William memutuskan untuk merekrut karyawan dari luar daerah. “Tidak mau ditiru, akhirnya saya rekrut karyawan dari luar daerah. Paling jauh karyawan saya berasal dari Bali,” sebutnya.

Setiap cabang usaha pangkas rambutnyadi Samarinda, diakui masing-masing memiliki tingkat kesulitan. Misalnya tentang posisi berdirinya barbershop. Untuk cabang GoodFellas yang ada di pinggir Jalan Pulau Kalimantan memiliki data pengunjung lebih banyak ketimbang cabang di Jalan Belatuk.

“Untuk cabang Jalan Belatuk didominasi oleh tamu-tamu lama, karena saya akui juga mungkin beberapa masyarakat tidak notice (tahu) kalau di lantai dua Porsckit AutoGarage itu ada barbershop. Dari itu saya memutar ide. Di cabang Jalan Belatuk kami punya carwash (cuci mobil), akhirnya saya buat paket carwash+barber, sambil menunggu mobil dicuci, sambil potong rambut di lantai dua,” jelasnya.

Persaingan barbershop di Samarinda cukup sengit. Jumlah barbershop tak sedikit. Menurut pengakuannya, tidak ada kiat khusus untuk menarik perhatian masyarakat. “Seperti pengusaha pada umumnya, saya hanya rajin mempromosikan GoodFellas di beberapa grup sosial media. Sebab, saya yakin, kalau Tuhan sudah menakdirkan, sekecil apapun usaha kita, pasti ada saja rezeki yang datang pada waktu tak terduga,” ucapnya dengan senyum tipis. (*/nul*/rdm/k8)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 10:30

Membuat Amplang di Papua

HINGGA kini, Taufik Rahmani masih aktif mengikuti berbagai kegiatan kewirausahaan…

Minggu, 20 Januari 2019 10:28

Wajib Belajar dari Kegagalan

Sejak 1992 hingga kini, usaha amplang Taufik Rahmani semakin eksis.…

Minggu, 06 Januari 2019 08:34

Penting..!! Cek Kolesterol Usai Liburan

Liburan bisa membuat Anda relaks dan mengisi ulang energi dan…

Minggu, 30 Desember 2018 11:02

Maratua Istimewa

Komunitas gowes Kaltim Post, Samarinda Blue Bike Community (SBBC), kembali…

Minggu, 30 Desember 2018 10:47

Tubuh Ideal dan Pertahanan Diri

SALAH satu olahraga bela diri yang cukup populer berasal dari…

Minggu, 16 Desember 2018 11:13

Cegah Terkena Diabetes Melitus

Jumlah penderita diabet melitus (DM) di Indonesia terus meningkat. Menurut…

Minggu, 16 Desember 2018 07:56

Asmara dalam Pigura

DALAM mengambil gambar untuk pre-wedding, ada beberapa hal yang harus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*