MANAGED BY:
SABTU
20 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM PEMBACA

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:11
Berebut Suara Milenial di Pilpres 2019

Oleh: Iqbal Saputra Zana

Iqbal Saputra Zana

PROKAL.CO, PADA 20 September, KPU RI sudah menetapkan dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Keesokan harinya dua pasangan calon mengikuti pengambilan nomor urut yang hasilnya nomor urut 01 Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno.

Memasuki masa kampanye pada 23 September 2018 sampai dengan 13 April 2019, tim kampanye nasional mulai menyusun strategi pemenangan untuk memikat hati pemilih pada pemilihan presiden mendatang.

Perlu diperhatikan ada basis suara penting yang menjadi faktor penentu kemenangan, yaitu pemilih milenial. Generasi milenial adalah kelompok demografi setelah generasi X. Tidak ada batas waktu pasti, para ahli dan peneliti biasanya menggunakan awal 1980-an sebagai awal kelahiran kelompok ini dan pertengahan tahun 1990-an hingga awal 2000-an sebagai akhir kelahiran.

Generasi milenial memiliki sifat kreatif, percaya diri, bukan tipe yang mau diatur, dan cepat menerima kemajuan teknologi khususnya di daerah perkotaan. Mereka yang termasuk generasi milenial, yakni pemilih pemula dan pemilih muda kisaran umur 17 tahun–35 tahun.

Potensi pemilih milenial sekitar 40 persen (survey LSI) dari daftar pemilih tetap (DPT). Sebuah angka yang “sexy” untuk diperebutkan oleh kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden. Jika melihat dari pasangan calon nomor urut 01 sang calon presiden yang ditonjolkan sebagai magnet dukungan generasi milenial.

Dapat kita lihat Jokowi dalam beberapa kesempatan mencoba menarik perhatian kelompok milenial dari cara berpakaiannya seperti memakai sepatu sneakers, berkunjung ke pusat perbelanjaan memakai jaket bomber menjadi berita viral di kalangan anak muda. Dan efeknya toko online dan offline ramai diserbu anak muda.

Kemudian, Jokowi melakukan touring dengan gaya motor Royal Enfield Bullet 350 cc bergaya chopper di Sukabumi, Jawa Barat. Akhir-akhir ini kunjungan Jokowi ke Korea Selatan di sela-sela kesibukannya menyempatkan untuk bertemu boyband terkenal asal Negeri Ginseng Super Junior yang memiliki popularitas di kalangan anak muda Indonesia, menjadi cara jitu menarik perhatian generasi milenial.

Melihat dari pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 sosok Sandiaga Uno yang didorong menjadi representasi dari kalangan muda dengan usia yang masih terbilang cukup muda. Penampilan Sandiaga Uno memang cukup menarik perhatian. Ia sering terlihat dengan gaya sporty dan penampilan yang trendi dengan sering memakai polo shirt dan celana model chino dalam kesehariannya dengan sepatu sneakers dari brand lokal 910 binaan program OK-OCE.

Tak kalah penting, Sandiaga Uno sangat aktif mem-posting foto atau video kegiatannya setiap hari di media sosial dengan konten yang menarik. Di tengah arus informasi yang cepat melalui internet, pengguna internet di Indonesia ada sebanyak 143 juta dan 83 persen mengakses dari perangkat seluler.

Jika kita melihat media sosial yang sering digunakan oleh generasi milenial adalah Twitter dan Instagram. Follower atau pengikut Jokowi di Twitter berjumlah 10,4 juta, sedangkan Prabowo 3,3 juta. Untuk wakil Sandiaga Uno memiliki 1 juta pengikut sedangkan KH Ma’ruf Amin 8 ribu pengikut.

Kemudian di akun Instagram Jokowi juga lebih unggul dengan pengikut sebanyak 12,1 juta pengikut sedangkan Prabowo memiliki 1,6 juta pengikut. Posisi calon Wakil Presiden Sandiaga Uno 2 juta pengikut dan KH Ma’ruf Amin 4 ribu pengikut. Jadi, kalau kita lihat calon presidennya Jokowi yang lebih populer di warganet dan calon wakil presidennya Sandiaga Uno yang lebih populer di media sosial.

Meraih suara generasi milenial tidaklah mudah, selain partisipasi politik yang rendah mereka juga cenderung liar menentukan pilihan politik. Hal ini yang akan menjadi tantangan tim pemenangan dalam beradu strategi dengan pendekatan yang tepat melalui hobi seperti musik, film, dan olahraga untuk meraih simpati generasi milenial.

Program yang ditawarkan diharapkan mengakomodasi kreativitas anak muda. Selain itu, isu membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya juga menjadi isu penting di kalangan milenial. Tentunya kita berharap agar generasi milenial dapat secara maksimal menggunakan hak pilihnya sehingga presiden dan wakil presiden terpilih mendapatkan legitimasi yang tinggi dari rakyatnya. (ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 April 2019 10:25

Cegah Laka, Banyak Pihak Terlibat

KECELAKAAN tidak melulu disebabkan kondisi kendaraan. Ada pula faktor kesalahan…

Kamis, 11 April 2019 10:48

Justice For Audrey. Ini Penyebab Pelaku Lakukan Bully

Jagat belantara maya saat ini sedang memberikan perhatian penuh pada…

Sabtu, 30 Maret 2019 10:10

Deskripsi Nilai Tauhid di Masyarakat Sosial

TANA PASER - Kebudayaan yang berkembang pada masyarakat merupakan akumulasi…

Jumat, 15 Maret 2019 11:51

Persiapkan Komisioner KPU 2024 – 2029 Sejak Sekarang

Catatan Abd. Kadir Sambolangi: Anggota panitia seleksi (Pansel) calon Komisi…

Rabu, 13 Maret 2019 10:40

Mereka Anggap Monster Itu Bernama Prabowo

Oleh : Hersubeno Arief Mereka ingin memutarbalik arus besar perubahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*