MANAGED BY:
KAMIS
18 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 19 Oktober 2018 11:06
Tiga Jurkam Jokowi-Ma'ruf Amin Dicokok KPK, Ini Pesan Timses Capres 02
Wali Kota Pasuruan yang juga ketua DPD II Golkar Setiyono juga merupakan jurkam pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin kini terpaksa mendekam di Rutan KPK. (Intan/JawaPos.com)

PROKAL.CO, Andre Rosiade selaku Juru Bicara Prabowo-Sandiaga mengaku prihatin atas kasus penangkapan yang menimpa tiga kepala daerah. Ironisnya ketiganya adalah jurkam pasangan Jokowi-Ma'ruf. Mereka dicokok lembaga antirasuah lantaran terlibat kasus suap.

"Tentunya kami prihatin. Mereka kan seharusnya mencontohkan yang baik. Apalagi selain kepala daerah, juga jadi jurkam. Harusnya mengedukasi tidak menggunakan politik uang justru ini terlibat suap," kata Andre dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/10).  

Peristiwa suap tersebut, kata Andre, dapat menjadi introspeksi bagi seluruh pihak untuk tidak melakukan suap kepada suara pemilih pada Pemilu 2019 mendatang. Dia bilang, jangan sampai ada kasus masyarakat yang dirayu oleh politik uang untuk memilih paslon-paslon tertentu.

"Juru kampanyenya saja bisa disuap, jangan-jangan nanti suara rakyat juga disuap demi menang di Pilpres 2019," ujarnya.

Oleh karena itu, Andre berharap agar masyarakat Indonesia mendapatkan pemimpin berkualitas, maka sudah seharusnya pemilu dilakukan juga dengan cara berkualitas. Di antaranya, dengan melarang menggunakan politik uang untuk membeli suara pemilih.

"Jangan sampai masyarakat ini memilih karena dibayar dengan uang karena itu bukan cerminan pemilu yang berkualitas," tandasnya.

Diketahui, tiga kepala daerah yang terlibat suap dan tengah menjalani proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah Wali Kota Pasuruan yang juga kertua DPD Golkar Setiyono, Bupati Malang yang juga kader Nasdem Rendra Kresna; yang terbaru Bupati Bekasi sekaligus kader Golkar, Neneng Hassanah Yasin. (ce1/aim/JPC)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 April 2019 12:09

Dokter dan Perawat di RS Ngamuk tak Bisa Gunakan Hak Pilih Pemilu

Kekisruhan formulir A5 juga terjadi di tempat pemungutan suara (TPS) di…

Kamis, 18 April 2019 01:47

Bawaslu Bilang, 1.395 TPS Berpotensi Pemilu Ulang

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat lebih dari seribu tempat pemungutan…

Kamis, 18 April 2019 01:40

Ditantang Buka Data, Gerindra Ngga Takut Arief : Ayo Buka, Dari Mana Pendanaan Lembaga Survei

 Kubu Gerindra tidak takut dengan tantangan lembaga survei untuk membuka…

Rabu, 17 April 2019 14:15

Coblos Ulang di Selangor, Susulan di Sydney

BAWASLU akhirnya mengeluarkan rekomendasi resmi terkait dengan kasus ribuan surat…

Rabu, 17 April 2019 14:11

Antusias Bertambah, Sayang Penyelenggara Lamban

 JAKARTA – Pemilu untuk warga negara Indonesia di luar negeri…

Rabu, 17 April 2019 13:09

Sudah Diumpan-umpan, Bini Masih Dingin, Terpaksa Pakai Sabun

Sebagai pria normal, Donwori -bukan nama sebenarnya- tentu punya hasrat…

Rabu, 17 April 2019 13:07

Plesir ke Luar Negeri, Pegawai Kemenag Zina dengan Pria Bukan Muhrim

Seorang perempuan pegawai Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman, Yogyakarta…

Selasa, 16 April 2019 12:11

Sepupuku Ternyata Penggoda Suamiku

Perempuan paruh baya warga Surabaya ini bisa dibilang sangat sabar.…

Selasa, 16 April 2019 11:59
Kisah Janda yang Berhasil Mengelabui Empat Pria

Pakai Akun Palsu dengan Foto Perempuan Cantik, Mengaku untuk Biayai Anak

Pada era media sosial (medsos) seperti sekarang, modus penipuan makin…

Selasa, 16 April 2019 11:42

KPU-Bawaslu Bela PPLN Sydney

Coblosan di Sydney, Australia, (13/4) berlangsung ricuh. Banyak pemilih yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*