MANAGED BY:
SABTU
20 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MANCANEGARA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:02
Turki Ingin Dunia Tahu Soal Pembunuhan Khashoggi

PROKAL.CO, Pelan tapi pasti, penyidik Turki mulai mengumpulkan bukti. Salah satu di antaranya, sidik jari beberapa terduga pelaku pembunuhan Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi pada 2 Oktober lalu.

Data tersebut didapat dari penyelidikan di dua lokasi. Gedung konsulat dan rumah dinas Muhammad Al Otaibi yang saat itu menjabat konsul Saudi untuk Turki.

"Kami akan memberitahukan hasilnya kepada dunia." Demikian bunyi pernyataan resmi Kementerian Dalam Negeri Turki sebagaimana dilansir The Guardian kemarin (18/10).

Dini hari kemarin, tim gabungan Turki dengan Saudi tuntas menggeledah kediaman Otaibi. Proses yang bermula pada Rabu (17/10) itu berlangsung sekitar sembilan jam. Di kediaman Otaibi itulah, konon, jenazah Khashoggi sempat disembunyikan.

Dalam penyelidikan, tim melibatkan drone dan lampu sorot. Mereka juga menggali beberapa area di taman kediaman resmi konsul tersebut. Garasi yang menjadi salah satu titik yang disinggahi mobil diplomatik pengangkut jenazah Khashogi juga diteliti.

Saat meninggalkan rumah itu, para penyelidik membawa sejumlah kotak berukuran sedang dan tas berukuran besar. Dalam video yang dipublikasikan Yeni Safak, media Turki, baju hazmat salah seorang petugas tampak terkena noda darah.

Bersamaan dengan itu, investigasi kedua di gedung konsulat juga berlangsung. Petugas berfokus menyelidiki area blok C di kompleks tersebut. Itu merupakan area khusus yang hanya bisa diakses staf diplomatik.

Penyelidik yakin Khashoggi dihabisi di area tersebut. Di blok itulah sidik jari enam di antara 15 terduga pembunuh Khashogi ditemukan.

Kemarin Al Jazeera melaporkan bahwa 15 terduga pembunuh Khashoggi itu masuk Turki dengan menggunakan paspor asli. Beberapa bahkan menggunakan paspor diplomatik.

Salah seorang terduga pelaku adalah orang dekat putra mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman alias MBS. Pria tersebut ikut MBS saat melawat ke Amerika Serikat (AS) April lalu.

Pria itu tiba di gedung konsulat pada hari yang sama dengan Khashoggi. Dia tiba pukul 09.55 waktu setempat dan Khashoggi sekitar pukul 13.14 waktu setempat. Pria yang sama juga berada di rumah Otaibi sekitar pukul 14.53 waktu setempat. (sha/c4/hep)


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 13:26

Disanksi AS, Venezuela Kerja Sama dengan Rusia

KARAKAS – Venezuela berusaha menghindari dampak sanksi Amerika Serikat (AS).…

Jumat, 19 April 2019 11:53

Korut Uji Coba Rudal Pertama sejak Perundingan Gagal

PYONGYANG – Korea Utara (Korut) kembali memasang wajah garangnya pekan…

Jumat, 19 April 2019 11:46

Asia Berpeluang Kembangkan Jet

TOKYO – Pergeseran industri aviasi global membuat celah bagi produsen…

Rabu, 17 April 2019 14:10

Lima Tahun Berlalu, 112 Gadis Chibok Belum Ketemu

Sebanyak 276 gadis Chibok diculik militan Boko Haram pada 14…

Rabu, 17 April 2019 14:09

AS Tak Akui Palestina

WASHINGTON – Janji Presiden AS Donald Trump untuk mendamaikan Israel…

Selasa, 16 April 2019 13:46

Katedral Notre Dame Terbakar, Ini Kondisi Terakhirnya

Kebakaran hebat melanda Katedral Notre Dame, Paris, Prancis, Senin (15/6).…

Selasa, 16 April 2019 11:56

Memata-matai dari Kedubes Ekuador

QUITO – Presiden Ekuador Lenin Moreno terus menghalau kecaman yang…

Selasa, 16 April 2019 11:54

Aleppo Dibombardir Tengah Malam

 ALEPPO – Tangis seorang bocah terdengar nyaring di depan kamar…

Senin, 15 April 2019 11:42
Kebingungan karena Brexit yang Kembali Tertunda

Pembuat Peta pun Hentikan Produksi

Perjalanan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa (UE) masih serba-tidak…

Senin, 15 April 2019 11:39

Penangguhan Brexit Picu Separatisme Skotlandia

PENANGGUHAN Brexit hingga 31 Oktober memicu keributan di dalam negeri.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*