MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 19 Oktober 2018 07:02
Risiko Perbankan Syariah Aman
Muhamad Nur

PROKAL.CO, SAMARINDA - Risiko kredit dan likuiditas perbankan syariah berada pada level yang aman dan lebih rendah dari risiko perbankan konvensional pada triwulan II 2018. Untuk risiko kredit, non-performing financing (NPF) syariah tercatat hanya sebesar 4,16 persen atau lebih rendah dari perbankan konvensional yang tercatat sebesar 5,14 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Muhamad Nur mengatakan, jika dilihat dari data pada triwulan kedua tahun ini, risiko kredit dan likuiditas perbankan syariah sangat aman. Untuk risiko kredit, NPF syariah tercatat sebesar 4,16 persen. Di samping itu, risiko likuiditas perbankan syariah pada triwulan II 2018 tercatat sebesar 15,75 persen yang berada di atas perbankan konvensional, sebesar 9,12 persen.

“Namun sayangnya risikonya yang kecil juga diimbangi dengan kinerjanya yang masih sangat terbatas,” ungkapnya, Kamis (18/10).

Dari total pangsa pasar perbankan, segmen khusus ini hanya mendapat jatah 2,5 persen. Porsi itu lebih kecil dibanding rasio nasional di posisi 5,7 persen. Indeks literasi bank syariah hanya 8,1 persen. Lalu, inklusi bank syariah hanya 11,1 persen. Jumlah tersebut masih sangat rendah. Artinya, tiap 100 orang itu hanya delapan orang yang memiliki literasi sangat baik. Dan, inklusi hanya 11 orang dari 100 orang memanfaatkan produk syariah

“Minimnya pangsa pasar syariah di Kaltim disebabkan minimnya penetrasi yang dilakukan perbankan syariah. Termasuk sosialisasi produk. Masyarakat di Kaltim dinilai masih belum cukup akrab dengan produk bank dengan sistem khusus ini,” katanya.

Menurutnya, jika Kaltim bisa memberi ruang lebih besar bagi ekonomi syariah, kondisi moneter di daerah bakal lebih baik. Selain memberi alternatif sistem pembayaran bagi masyarakat, skema syariah juga menghadirkan risiko lebih kecil untuk produk jasa keuangan.

“Dalam sistem konvensional, itu berlaku sistem bunga, yang bisa saja merugikan salah satu pihak. Kalau dalam sistem syariah, berlaku sistem bagi hasil, yang lebih fair,” imbuhnya.

Nur menjelaskan, syariah sebenarnya merupakan sebuah sistem. Sehingga tidak bisa dibanding-bandingkan dengan konvensional. Keduanya bisa saling mendukung. Syariah merupakan sebuah pilihan lain dalam jasa keuangan tanpa membedakan agama.

“Jadi, perbankan syariah boleh untuk siapa saja, bukan hanya untuk orang Islam. Syariah juga diharapkan bisa menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan,” pungkasnya.

Salah satu bank yang akan fokus menggarap segmen ini adalah Bankaltimtara. Mulai 2020 mendatang, Bankaltimtara Syariah berencana spin-off untuk membantu Kaltim dalam mengembangkan sektor ekonomi syariah. Pasalnya hingga saat ini, segmen syariah dinilai masih menyisakan ruang besar.

Diketahui, pangsa segmen syariah di Bumi Etam terhadap industri keuangan sudah mulai pulih. Pada 2017 lalu, pasar perbankan syariah bahkan mampu menjaga pertumbuhan positif di angka 3,4 persen. Sebelumnya, pada 2015, pertumbuhannya minus 1,21 persen, dan mereda menjadi minus 0,38 persen setahun setelahnya. (*/ctr/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 14 November 2018 06:46

Butuh Dorongan Investasi-Ekspor

JAKARTA – Pertumbuhan investasi dan ekspor sedang melambat. Hal itu terlihat dari investasi pada…

Rabu, 14 November 2018 06:44

Pengusaha Lokal Tawarkan Skema BTB

BALIKPAPAN - Pengusaha menyambut baik rencana investor asing masuk Kaltim. Bahkan mereka tidak segan…

Rabu, 14 November 2018 06:42

Tidak Utak-Atik Cadangan Devisa

JAKARTA – Bank Indonesia kembali harus melakukan upaya stabilisasi rupiah seiring kembali melemahnya…

Rabu, 14 November 2018 06:39

Investree Incar Investor Kaltim

BALIKPAPAN – Saat ini, pilihan investasi masyarakat semakin bervariasi. Tak hanya dengan menjalankan…

Rabu, 14 November 2018 06:39

Indosat Ooredoo Investasikan Rp 30 T

BALIKPAPAN - Persaingan perusahaan telekomunikasi semakin ketat. Salah menerapkan program, bisa dipastikan…

Rabu, 14 November 2018 06:37

Batu Bara Masih Primadona

JAKARTA – Kontrak perusahaan pemegang perjanjian karya pertambangan batu bara (PKP2B) akan berakhir.…

Rabu, 14 November 2018 06:37

Semen Indonesia Caplok Saham Holcim Rp 13,38 T

JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) telah menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli…

Rabu, 14 November 2018 06:36

Akses Lebih Mudah, Logistik Kian Murah

SURABAYA – Tol trans-Jawa diyakini bakal meningkatkan konektivitas antardaerah, mulai Jakarta…

Rabu, 14 November 2018 06:36

Dentons HPRP Siap Fasilitasi Investor Masuk Indonesia

JAKARTA - Maraknya pengembangan infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir menarik sejumlah investor…

Rabu, 14 November 2018 06:35

Hari Ini, Hidup dan Mati Merpati Arilines Ditentukan

JAKARTA – Nasib masa depan maskapai Merpati Airlines ditentukan hari ini. Presiden Direktur Merpati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .