MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:00
Dorong Pendapatan Petani, Gubernur Mau Petani Jual Karet Langsung ke Perusahaan
HARUS UNTUNG: Salah satu petani karet di Kaltim memanen hasil perkebunannya. (PAKSI SANDANG PRABOWO/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Petani karet diimbau tidak menjual hasil perkebunannya kepada tengkulak alias langsung ke perusahaan pengolah. Karena bisa mengurangi pendapatan lantaran hanya dihargai Rp 2 ribu per kilogram.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, menggunakan jasa broker atau tengkulak akan membuat harga jual karet petani lebih rendah. “Para petani kita harus menjualnya kepada perusahaan industri pengolahan karet langsung,” katanya, Kamis (18/10).

Saat ini, Kaltim memiliki PT Multi Kusuma Cemerlang (MKC) yang berkapasitas 40 ribu ton per tahun dan bernilai investasi Rp 1 triliun. Perusahaan tersebut merupakan perusahaan patungan antara anak perusahaan Barito Pacific Group dengan Michelin Group.

"Manajemen perusahaan tersebut sudah berjanji kepada saya, mereka akan menerima karet hasil petani. Sehingga petani tidak perlu lagi menjual kepada tengkulak,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Bumi Etam ini membeberkan, areal tanaman karet di Kaltim mencapai 103.117 hektare. Terdiri dari areal perkebunan rakyat seluas 89.341 hektare, perkebunan besar negara seluas 709 hektare dan perkebunan besar swasta seluas 13.341 hektare dengan produksi keseluruhan mencapai 59.963 ton karet kering.

“Pusat karet terbesar di Kaltim berada di Kabupaten Kutai Barat, sebagian di Samarinda, Balikpapan, Samboja (Kukar),” tuturnya.

Saat diresmikan, pabrik ini ditargetkan bisa memperbaiki harga karet di pasaran, yang semula Rp 2 ribu per kilogram menjadi Rp 10 ribu per kilogramnya. Dengan harga ini, petani dipastikan akan lebih untung.

“Saya wajibkan jual ke perusahaan. Ini dilakukan agar para petani, khususnya petani karet tidak menjerit dan rugi dikarenakan harga karet petani cenderung bertahan pada harga yang rendah, padahal harga ban dan produk berbahan karet harganya tetap mahal,” ujarnya.

Adanya pabrik pengolahan itu akan mendukung peningkatan harga penjualan produksi pertanian di Kaltim. “Inilah yang ke depan akan kita carikan solusi. Bagaimana perusahaan pertanian dan perkebunan bisa membangun pabrik pengolahan di daerah. Sehingga, seluruh produksi hasil pertanian maupun perkebunan para petani dan pekebun bisa diterima dengan harga lebih tinggi,” pungkasnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 13:36

Jika Tak Merusak, Tak Menganggu, Kenapa Pabrik Semen Ditolak?

Pemkab Kutai Timur (Kutim) menyambut baik rencana pembangunan pabrik semen…

Selasa, 23 April 2019 10:40

KIPP Kaltim Minta Penggelembungan Surat Suara di Samarinda Ilir Diusut

SAMARINDA - Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kaltim menduga terjadi…

Selasa, 23 April 2019 09:23

TRANSPARAN..!! Di Kecamatan Ini, Formulir C1 Dipajang

SANGATTA - Formulir C1 yang digunakan sebagai rujukan jumlah suara…

Selasa, 23 April 2019 08:42

HALO BOS..!! Tiket Pesawat Masih Mahal Nih...

JAKARTA- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bakal memanggil maskapai penerbangan…

Senin, 22 April 2019 21:41

Hasil Perhitungan Suara Tidak Diumumkan di Kelurahan, KPU Samarinda di Ultimatum

SAMARINDA - Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kaltim memberi ultimatum…

Senin, 22 April 2019 11:01

SALAH INPUT LAGI..?? Suara Jokowi Ditambah 500, Prabowo Dikurangi 100 di TPS 18 Malakasari

Kesalahan entri data di Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi…

Senin, 22 April 2019 09:07

Sungai Tercemar..!! Berwarna Cokelat dan Berbau Menyengat

BENGALON - Warga kembali dibuat khawatir oleh keruhnya air sungai…

Minggu, 21 April 2019 13:32
Data Quick Count Harus dibuka ke Publik

Kaltara Hanya 3 Sampel TPS, Lembaga Survey Bantah Afiliasi Politik

JAKARTA - Sejumlah lembaga Quick Count yang tergabung dalam Perhimpunan…

Minggu, 21 April 2019 12:47

Bawaslu dan DKPP Awasi KPU

JAKARTA –Dugaan kecurangan yang ditujukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Minggu, 21 April 2019 10:59

KECIL..!! Anggaran Buat Akses Jalan Kutai Barat ke Mahakam Ulu

SAMARINDA - APBD Provinsi Kaltim Tahun 2019 hanya anggarkan Rp…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*