MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:08
Deja vu Griezmann
Antoine Griezmann. (goal.com)

PROKAL.CO, Kapan terakhir Antoine Griezmann mencetak brace bagi Prancis ? Jawabnya dua tahun lalu. Siapa lawannya ? Jerman. Bagaimana proses golnya ? Satu penalti dan satu open play. Seperti deja vu dua tahun silam maka Griezmann kembali menjadi momok buat Die Mannschaft kemarin (17/10).

Sebelum dua gol pemain Atletico Madrid itu kemarin pada dua tahun lalu di semifinal Euro 2016, Griezmann pun melakukan hal serupa. Mengalahkan juara dunia empat kali dan memborong dua gol.  Saat itu, Griezmann mencetak gol lewat penalti pada menit 45+2 dan 72. Maka kemarin gol Griezmann lahir di menit 62 dan eksekusi penalti 80.

Seperti ditulis Sport 360 kemarin Griezmann mengatakan kalau Jerman bermain lebih baik dari Prancis di babak pertama. Namun berkat perenungan di ruang ganti Stade de France pada babak pertama, Prancis membalik situasi di 45 menit kedua.

 “Semua yang ada dalam tim ini bertanya kepada dirinya masing-masing saat turun minum. Sudah pantaskah tim ini tampil juara dunia ? Kami menjadi juara berkat kerja keras dari tiap personel tim ini,” ucap Griezmann kepada UEFA.

Pemain 27 tahun tersebut menambahkan selain kontemplasi oleh para pemain saat turun minum pergeseran taktik pun ikut membawa kesuksesan bagi Prancis. Kini dalam 15 laga terakhir Prancis, mereka tak terkalahkan.

Entraineur Prancis Didier Deschamps kepada Canal Plus mengatakan timnya memberikan reaksi yang pas setelah bermain dalam tekanan Jerman di babak pertama.

 “Saya memodifikasi taktik setelah kami bermain dalam 25-30 menit pertandingan. Serangan tim akan lebih berimbang dengan saya memberikan kebebasan kepada para penyerang, yakni Kylian (Mbappe) dan Antoine (Griezmann)  untuk mengeksploitasi sisi sayap,” tutur Deschamps.

Pria yang menjadi kapten Prancis saat juara Piala Dunia 1998 tersebut berucap instruksi kepada timnya di babak kedua adalah meninggikan tempo dan memperbanyak intensitas tembakan ke gawang Jerman. (dra)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 12:10

MENDAMBA FORTUNA

SERUI–Meretas posisi papan atas jadi misi Borneo FC jelang berakhirnya Liga 1 2018. Peluang itu…

Sabtu, 17 November 2018 12:05

Menambal Kekosongan

MENANTANG Perseru Serui nanti siang Wita, skuat Borneo FC mengalami situasi krisis di sektor bek kiri.…

Sabtu, 17 November 2018 12:04

Runtuhkan Kutukan San Siro

MILAN–Kembali ke San Siro, Milan, timnas Italia seperti kembali mengungkit mimpi buruk setahun…

Sabtu, 17 November 2018 12:00

Bukan soal Centurion

BEK TENGAH Italia Giorgio Chiellini termasuk satu dari empat pilar timnas Italia yang telah memutuskan…

Sabtu, 17 November 2018 11:49

Bingung Khotbah Bahasa Thailand

MESKI berada di negeri dengan penduduk muslimnya yang berjumlah minoritas, skuat timnas tetap menunaikan…

Sabtu, 17 November 2018 01:24

Terlambat Panas, Simic Kikuk

MAKASSAR  -  PSM Makassar harus puas berbagi angka 2-2 dengan Persija Jakarta di Stadion Andi…

Sabtu, 17 November 2018 01:23

Eks Striker PSG Menggila

LAMONGAN  -   Eks striker Paris Saint-Germain (PSG), Loris Arnaud tampil menggila saat Persela…

Sabtu, 17 November 2018 01:22

Kas Turunkan Kekuatan Penuh

PALANGKARAYA – Pertandingan ”hidup mati” dalam lanjutan babak delapan besar Liga 2…

Sabtu, 17 November 2018 01:22

MENGEJAR KEBERUNTUNGAN

BANJARMASIN –  Laga krusial kembali akan dilakoni Mitra Kukar, sore ini (17/11). Menantang…

Sabtu, 17 November 2018 01:21

Guthrie On Fire!

DANNY Sean Guthrie tampil apik di beberapa pertandingan terakhir Mitra Kukar. Pemain asal Inggris itu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .