MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 17 Oktober 2018 11:46
SYUKURLAH..!! Di Daerah Ini, Kasus Bakar Hutan dan Lahan Mulai Kurang
TAK TERLIHAT: Jajaran Polsek Tabalar melakukan kegiatan patroli di sekitar areal pembakaran hutan dan lahan, belum lama ini.

PROKAL.CO, TABALAR–Kasus pembakaran hutan dan lahan mulai berkurang. Bahkan, cenderung tak tampak lagi. Selain curah hujan cukup tinggi, musim membakar lahan untuk pertanian juga sudah lewat. Para petani sudah memasuki musim tanam.

Pjs Kapolsek Tabalar Ipda Nurhadi mengatakan, sejauh ini kasus karhutla di wilayah hukumnya masih terkendali. "Saat ini sudah masuk musim tanam, apalagi hujan juga tinggi, jadi sudah tidak memungkinkan lagi," ujarnya, Selasa (16/10).

Sejauh ini, kata dia, ada 25 titik api sejak Januari hingga Oktober yang terpantau, baik itu melalui satelit maupun dari patroli pihaknya. Hanya, tambah dia, dari total hotspot tersebut, ada beberapa titik yang masuk wilayah Biatan, namun di satelit terpantau di wilayah Tabalar.

"Beberapa di antaranya masuk wilayah Biatan, tapi di judul satelit masuk Wilayah Hukum Tabalar. Jadi total sepanjang tahun ini ada sekitar 25 titik api yang terdeteksi. Termasuk sejumlah titik yang kita temukan di wilayah Biatan," jelasnya.

Di samping itu, pihaknya tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas tersebut. Sebab, membakar hutan ataupun lahan untuk membuka areal pertanian yang dilakukan dengan sengaja, berpotensi mengakibatkan kebakaran hutan dalam jumlah yang lebih besar.

"Kami dari polsek selalu gencar menyosialisasikan jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Meski ada beberapa masyarakat yang berladang berpindah-pindah," jelasnya.

Kendati begitu, aktivitas pembakaran lahan sudah jauh berkurang. Terlebih, pihaknya kerap melakukan patroli ke sejumlah wilayah. "Kami rutin patroli. Apalagi, masyarakat juga sudah menanam padi gunung," terangnya.

Sementara itu, kondisi yang sama juga terjadi di Kecamatan Talisayan. Aktivitas pembakaran lahan dalam sebulan terakhir juga tidak lagi terlihat. Disampaikan Kapolsek Talisayan Iptu Faisal Hamid, pembakaran lahan saat ini nyaris tidak ada.

"Nihil kasus dalam sebulan terakhir. Karena cuaca sudah memasuki musim hujan," bebernya. (*/sht/dwi/k8)

 


BACA JUGA

Selasa, 26 Maret 2019 10:36

Kutim Peringati Hari Jilbab Sedunia

SANGATTA–Hari Jilbab Sedunia diperingati oleh segenap hijaber di Kutai Timur…

Selasa, 26 Maret 2019 10:31

Penyelesaian Sengketa Lahan Dikeluhkan

SENDAWAR–Penguasaan lahan dan hutan di Kutai Barat (Kubar) oleh perusahaan…

Selasa, 26 Maret 2019 10:30

Ceko Apresiasi Pemkab Berau

TANJUNG REDEB – Republik Ceko melalui Kementerian Luar Negeri Ceko…

Selasa, 26 Maret 2019 10:30

Tingkatkan Ekspor dan Investasi Daerah

TANJUNG REDEB - Kabupaten Berau menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi…

Selasa, 26 Maret 2019 10:27

PHK 390 Karyawan Dinilai Cacat Hukum

SANGATTA - Rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kutai…

Selasa, 26 Maret 2019 10:25

Truk Tangki Dievakuasi ke Jenebora

PENAJAM – Truk tangki yang tercebur ke laut di Pelabuhan…

Selasa, 26 Maret 2019 10:24

Honor Minim, Jadi Petugas KPPS Kurang Diminati

PENAJAM – Kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Penajam Paser…

Senin, 25 Maret 2019 11:05

Distribusi Kotak Suara jadi Atensi Polres PPU

PENAJAM-  Segala kerawanan pada pemilu tahun 2019, sudah mulai diantisipasi…

Senin, 25 Maret 2019 11:03

ALHAMDULILLAH..!! 6 Kecamatan Kembali Dapat Program PISEW 2019

TANA PASER – Sama di tahun sebelumnya, program Kementerian Pekerjaan…

Senin, 25 Maret 2019 11:02

Utang Multiyears Lunas, DPRD Minta Proyek Dievaluasi

PENAJAM- Utang proyek yang dibiayai skema tahun jamak atau multiyears…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*