MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 17 Oktober 2018 11:46
SYUKURLAH..!! Di Daerah Ini, Kasus Bakar Hutan dan Lahan Mulai Kurang
TAK TERLIHAT: Jajaran Polsek Tabalar melakukan kegiatan patroli di sekitar areal pembakaran hutan dan lahan, belum lama ini.

PROKAL.CO, TABALAR–Kasus pembakaran hutan dan lahan mulai berkurang. Bahkan, cenderung tak tampak lagi. Selain curah hujan cukup tinggi, musim membakar lahan untuk pertanian juga sudah lewat. Para petani sudah memasuki musim tanam.

Pjs Kapolsek Tabalar Ipda Nurhadi mengatakan, sejauh ini kasus karhutla di wilayah hukumnya masih terkendali. "Saat ini sudah masuk musim tanam, apalagi hujan juga tinggi, jadi sudah tidak memungkinkan lagi," ujarnya, Selasa (16/10).

Sejauh ini, kata dia, ada 25 titik api sejak Januari hingga Oktober yang terpantau, baik itu melalui satelit maupun dari patroli pihaknya. Hanya, tambah dia, dari total hotspot tersebut, ada beberapa titik yang masuk wilayah Biatan, namun di satelit terpantau di wilayah Tabalar.

"Beberapa di antaranya masuk wilayah Biatan, tapi di judul satelit masuk Wilayah Hukum Tabalar. Jadi total sepanjang tahun ini ada sekitar 25 titik api yang terdeteksi. Termasuk sejumlah titik yang kita temukan di wilayah Biatan," jelasnya.

Di samping itu, pihaknya tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas tersebut. Sebab, membakar hutan ataupun lahan untuk membuka areal pertanian yang dilakukan dengan sengaja, berpotensi mengakibatkan kebakaran hutan dalam jumlah yang lebih besar.

"Kami dari polsek selalu gencar menyosialisasikan jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Meski ada beberapa masyarakat yang berladang berpindah-pindah," jelasnya.

Kendati begitu, aktivitas pembakaran lahan sudah jauh berkurang. Terlebih, pihaknya kerap melakukan patroli ke sejumlah wilayah. "Kami rutin patroli. Apalagi, masyarakat juga sudah menanam padi gunung," terangnya.

Sementara itu, kondisi yang sama juga terjadi di Kecamatan Talisayan. Aktivitas pembakaran lahan dalam sebulan terakhir juga tidak lagi terlihat. Disampaikan Kapolsek Talisayan Iptu Faisal Hamid, pembakaran lahan saat ini nyaris tidak ada.

"Nihil kasus dalam sebulan terakhir. Karena cuaca sudah memasuki musim hujan," bebernya. (*/sht/dwi/k8)

 


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 10:35

Kebut Bayar Utang lewat Satgas

SANGATTA–Utang kepada pihak ketiga menjadi persoalan yang berlarut-larut dihadapi Pemkab…

Rabu, 16 Januari 2019 10:27

INGAT BRO..!! Medsos Kerap Jadi Pemicu Perceraian

TANA PASER–Bahtera rumah tangga yang dibangun pasangan suami-istri, ternyata tidak…

Selasa, 15 Januari 2019 10:29

Kantor Disegel Warga, Upacara di Jalan

SANGATTA–Akibat lahan Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim…

Selasa, 15 Januari 2019 10:27

Bangun Pasar Kering di Maratua

TANJUNG REDEB–Keindahan Pulau Maratua sebagai salah satu destinasi wisata di…

Selasa, 15 Januari 2019 08:05

Inginkan Masalah Kemitraan Sawit Segera Rampung

TANA PASER – Gabungan komisi DPRD Paser yang dipimpin Ketua…

Selasa, 15 Januari 2019 08:02

THL Diskes Positif Narkoba Lagi

PENAJAM - Kontrak satu tenaga harian lepas (THL) di Dinas…

Selasa, 15 Januari 2019 07:44

Dua Kampung Tanpa Listrik

BONTANG – Era modern, listrik merupakan kebutuhan  vital warga. Karena…

Selasa, 15 Januari 2019 07:35

PLN Butuh Surat Rekomendasi

BERDASARKAN keputusan rapat dengar pendapat tersebut, Unit Layanan Pelanggan (ULP)…

Selasa, 15 Januari 2019 07:35

Curi Motor demi Sabu

BONTANG - Kecanduan narkotika jenis sabu, membuat Ramli alias Combet…

Senin, 14 Januari 2019 10:20

Bawa Senpi Rakitan Peluru Tajam, Gini Dah Jadinya...

SANGATTA – Seorang wargaKecamatan Sangatta Utara, KabupatenKutai Timur (Kutim)diamankanpolisi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*