MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 17 Oktober 2018 11:24
Kawal Pembangunan Dua Masjid
TINJAU LOKASI: Ketua DPRD Bontang Nursalam (ketiga kanan) memimpin tinjauan lapangan di Masjid Nurul Ittihad dan As-Salam.

PROKAL.CO, BONTANG–Pembangunandua masjid mendapat perhatian penuh DPRD Bontang. Yakni, Masjid As-Salam di Berbas Pantai dan Nurul Ittihad di Tanjung Laut. Anggaran dua proyek itu bersumber dari APBD Bontang.

Dari hasil tinjauan lapangan Komisi III DPRD Bontang, keduanya diyakini bisa rampung sesuai target pada Desember 2018. Busman, perwakilan CV Buana Dwi Persada, yang mengerjakan Masjid As-Salam mengatakan, progres telah mencapai 67 persen. Di luar pembelian material dan kubah.

“Ini tinggal memasang dinding dan atap. Termasuk finishing. Seperti pemasangan instalasi listrik,” katanya.

Busman optimistis pengerjaan selesai sebelum 4 Desember. Mengingat hingga kemarin (16/10) tidak ada kendala. Sementara pemasangan kubah dan atap masih menunggu pekerja dari Banjarmasin. Yang akan tiba dalam waktu dekat ini.

Sayangnya, bangunan yang mampu menampung sekira 700 jamaah ini, pengerjaannya tidak termasuk pemasangan lantai keramik dan pengecatan. Dikatakan Kasi Tata Bangunan dan Lingkungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Aspul Sani bahwa terjadi sedikit perubahan struktur bangunan. Sehingga anggaran tidak mencukupi jika ditambah dengan pengecatan dan pemasangan keramik.

“Awalnya batas dinding tidak begini. Takmir masjid meminta untuk mundur kurang lebih 2 meter untuk dijadikan tempat pengurus takmir,” ucapnya.

Ketua DPRD Nursalam mempertanyakan kondisi struktur lantai tanpa keramik. Menurut politikus Golkar ini, bangunan masjid tidak bisa lepas dari kondisi lantai. “Setahu saya anggaran untuk pembangunan ini Rp 2 miliar, tetapi mengapa tanpa keramik. Harusnya itu masuk dalam satu kesatuan,” tanya Salam.

Wakil Ketua Komisi III Suhut Harianto juga menyoroti bangunan masjid tanpa drainase dan sarana tempat wudu. Dia meminta kepada takmir masjid menyiapkan rencana penambahan sarana tersebut jika pembangunan sudah kelar.

“Karena tidak mungkin tempat wudunya masih menggunakan bangunan lama. Tentu bangunan lama tersebut akan dibongkar juga,” ucap Suhut.

Perlu diketahui, pembangunan ini merupakan tahap kedua. Setelah pada tahap pertama, dilakukan pembuatan pondasi masjid.

TERBENTUR REGULASI

Sementara itu, untuk Masjid Nurul Ittihad, Ketua Komisi III Rustam HS menyebut, progres pembangunan berdasarkan nilai kontrak Rp 1,2 miliar mencapai 97 persen. “Ini tinggal dudukan kubah saja,” kata Rustam, meneruskan informasi dari konsultan pengawas.

Pemerintah telah memberikan bantuan sehubungan pembangunan ini sebanyak tiga kali. Dari total anggaran yang direncanakan sejumlah Rp 10 miliar, total Rp 6 miliar sudah digelontorkan Pemkot Bontang. Artinya tinggal membutuhkan Rp 4 miliar untuk menyelesaikan pembangunan masjid tersebut.

Namun, sisa pembangunan tidak dapat dilakukan tahun depan. Mengingat terbentur regulasi Permendagri 39 Tahun 2012 tentang Pemberian Bantuan Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber APBD. Di dalamnya diatur bahwa bantuan tidak dapat dilakukan secara terus-menerus. “Jadi harus ada jeda satu tahun,” ucap Rustam.

Dikatakannya, pihak takmir pun ikut berpartisipasi dalam pembangunan ini. Pasalnya saat pengecoran lantai dua, anggaran yang tersedia tidak cukup. Padahal jika tidak dilakukan maka akan berimbas terhadap konstruksi bangunan lainnya.

Sekretaris Takmir masjid Nurul Ittihad Ahmad Basuki berharap pembangunan dapat dirampungkan sesegera mungkin. Namun, jika terbentur regulasi pihaknya akan menyampaikan kepada jemaah untuk lebih bersabar.

“Karena, ya, regulasinya seperti itu. Tidak bisa beruntun, ya, bersabar saja. Meskipun kondisi bangunan masjid sementara keadaannya kurang layak,” pungkasnya. (ak/adv/edw/dwi/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 12 November 2018 10:22

Ada Apa Sih? Kok Dewan Minta Anggaran Pokir Ditambah

PENAJAM – RancanganAnggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Penajam Paser…

Senin, 12 November 2018 10:21
Sanksi Berat Menanti Pegawai yang Terlibat Narkoba

Arbain Bakal Senasib Oknum Intelijen Satpol PP

Sanksi pemecatan menanti pegawai di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)…

Senin, 12 November 2018 10:17

Antisipasi Padam Listrik saat SKD CPNS, Ini yang Disiapkan

TANJUNG REDEB – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri…

Senin, 12 November 2018 10:15

Perbaikan Pelampung Dermaga Tepian Teratai Tunggu Ini...

TANJUNG REDEB- Dinas Perhubungan (Dishub) akui pihaknya sudah menurunkan tim…

Senin, 12 November 2018 10:13

Karena Ini, SD Jambuk Makmur Jadi Rujukan Nasional

SENDAWAR–Insan pendidikan Kutai Barat (Kubar) patut berbangga. Pasalnya, SD 010…

Senin, 12 November 2018 10:12
Dekat dengan Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar

Putus Jarak dengan Komunikasi yang Baik kepada Anak

Selain Hari Ibu, di Indonesia juga ada peringatan Hari Ayah…

Senin, 12 November 2018 07:53

Api-Api Tercemar Limbah Pabrik, Semua Air Memerah Darah

BONTANG - Air parit di wilayah Kelurahan Api-Api, Bontang, sejak…

Senin, 12 November 2018 07:46

Jaringan Pipa 120 Kilometer Rampung Bulan Ini

PENAJAM – Pembangunan jaringan distribusi air bersih di Kabupaten Penajam…

Minggu, 11 November 2018 10:21

Ibnu-Nadjmi Layak Dapat Medali Emas

KEPALA daerah zaman now tidak lagi disibukkan dengan menerima pengaduan…

Sabtu, 10 November 2018 10:41

Minta Nelayan Waspadai Cuaca Tak Menentu

BIDUKBIDUK–Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, aparat kepolisian Bidukbiduk meminta kepada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .