MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Rabu, 17 Oktober 2018 10:51
Tiongkok Jual Murah Paket Wisata ke Bali, Ini Modusnya…
WELEH..!! Dengan Modal Rp 600 Ribu, Wisatawan Tiongkok Sudah Bisa ke Bali
JONGKOK: Dua wisatawan Tiongkok jongkok di Bandara Ngurah Rai sesaat akan terbang ke negaranya. (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

PROKAL.CO, v class="row">

 Bali selalu didengungkan menjadi destinasi wisata terbaik di dunia. Tidak kalah dengan yang lain. Bahkan, kegiatan internasional kerap dilaksanakan di Pulau Dewata ini. 

Tapi, ada yang mengganggu akhir-akhir ini karena Bali murah bagi wisatawan Tiongkok. Ada dugaan pariwisata Bali dijual sangat murah alias “diobral” di Tiongkok.

Ironisnya, hal itu diakui beberapa tokoh pariwisata yang selama ini menangani wisatawan Tiongkok.Mulai Ketua Bali Liang (Komite Tiongkok Asita Daerah Bali) Elsye Deliana, Wakil Ketua Bali Liang Bambang,

Sekretaris Bali Liang (Komite Tiongkok Nasional) Herman, Komite Tingkok Nasional Chandra Salim dan Ketua Komite Tiongkok DPP Asita (Nasional) Herry Sudiarto.  

Elsye Deliana mengatakan, tidak bisa dipungkiri wisatawan Tiongkok doyan berwisata ke Bali. Bahkan, kini wisatawan Tiongkok menduduki peringkat pertama jumlah kunjungan paling tinggi.

Namun, dibalik itu ada praktik-praktik tak patut lantaran paket wisata ke Bali di Tiongkok dijual dengan harga murah.

“Kasarnya begini ya, Bali itu dijual sangat murah di Tiongkok oleh agen – agen tertentu. Sangat murah, bahkan semakin berlomba untuk lebih murah,” jelasnya.Ia menyebut fenomena ini sudah berlangsung sekitar 2 sampai 3 tahun di Bali. Tahun-tahun  terakhir sudah semakin parah.

Elsye mengatakan sebelumnya Bali dijual 999 RMB (Renminbi) atau sekitar Rp 2 juta. Itu sudah termasuk tiket pesawat pulang pergi, makan dan hotel lima hari empat malam.“Coba dibayangkan, dengan uang Rp 2 juta orang Tiongkok sudah bisa ke Bali, menginap di Bali 5 hari 4 malam dan sudah dapat makan,” kata Elsye.

Yang lebih parah lagi, adalah belakangan dijual lebih murah lagi. Setelah angka 999 RMB atau Sekitar Rp 2 juta, kemudian turun menjadi 777 RMB sekitar Rp 1,5 juta.

Kemudian turun lagi menjadi 499 RMB atau sekitar Rp 1 juta dan sudah sampai 299 RMB sekitar Rp 600 ribu.

“Coba dipikir, dengan Rp 600 ribu bisa dapat tiket ke Bali dan balik lagi ke Tiongkok. Dapat makan dan hotel selama 5 hari 4 malam. Jadi kualitasnya seperti apa,” tanyanya.

“Yang menjadi pertanyaan saat ini, kenapa sampai bisa dengan harga seperti ini? Istilah kami zero tour fee (perjalanan biaya murah),” sambungnya.

Selain itu, dikatakan, ada  pengusaha dari Tiongkok yang membangun usaha Art shop di Bali. Dengan jumlah yang sudah cukup banyak di Bali, toko – toko ini memberikan subsidi wisatawan dengan biaya murah itu ke Bali.

Namun, mereka wajib untuk masuk ke toko – toko itu. “Ada subsidi dari art shop besar yang punya beberapa di Bali. Subsidi ini yang bisa membuat harga murah,” ungkapnya.

Wisatawan ini kemudian  membeli barang – barang berbahan latex, seperti kasur, sofa, bantal dan lainnya.

“Dengan alasan bahwa Indonesia penghasil karet, sehingga barangnya jauh lebih murah. Padahal barang itu sebenarnya barang buatan Tiongkok juga,” Kata Bambang Putra. Ironisnya,  dalam lima hari empat malam, selama empat hari hanya masuk toko – toko milik orang Tiongkok juga.

Bahkan diduga pembayarannya juga dengan wechat (pola Tiongkok) dengan system barcode.“Jadi transaksinya berputar saja, datang ke Bali dari Tiongkok, belanja ke Toko Tiongkok, kemudian system pembayaran masih ala Tiongkok,” ungkap Elsye.

Uniknya lagi, ada yang mengambil barang di Bali, ada juga yang mengambil barang di Tiongkok. “ Bali itu bagi mereka isinya hanya toko – toko yang jual latex karena Indonesia penghasil karet,” imbuh Elsye.(rb/feb/mus/JPR)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 12:52

Formasi Banyak Kosong, Gelar Tes CPNS Lagi?

Pemerintah menyiapkan kebijakan khusus untuk mengisi banyaknya formasi CPNS 2018 yang kosong, yaitu…

Selasa, 13 November 2018 12:51

CEK DEH..!! Publik Dapat Menguji Data Kelulusan Peserta SKB CPNS 2018

JAKARTA- Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB)…

Selasa, 13 November 2018 12:24

Sibuk Saling Sindir, Paling Rugi Petahana

Ucapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait politik genderuwo terus menuai kritik. Sebab diksi seperti…

Selasa, 13 November 2018 10:59

ENAK YA DI JAWA..!! Jakarta-Surabaya Hanya 8 Jam Lewat Tol Trans-Jawa

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meninjau kesiapan tol trans-Jawa yang akan beroperasi…

Selasa, 13 November 2018 10:57

CVR Lion air JT610 Diduga Rusak

Cockpit voice recorder (CVR) pesawat Lion Air PK-LQP belum ditemukan. Komite Nasional Keselamatan…

Minggu, 11 November 2018 11:53

Nelayan Aceh Ditangkap Angkatan Laut Myanmar, 15 Belas Ditahan, 1 Meninggal

JAKARTA – Total 16 orang kapal Nelayan KM Bintang Jasa asal Aceh ditahan oleh Kantor Kepolisian…

Minggu, 11 November 2018 10:23

BPBD Waspadai Risiko Tiga Bencana Alam

MEJAYAN–Hujan sepekan membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menyalakan…

Minggu, 11 November 2018 10:19

Kajati Sulsel Minta Bantuan KPK

MAKASSAR - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel mulai angkat tangan mengejar Soedirjo Aliman alias…

Sabtu, 10 November 2018 20:56

Evakuasi Lion Air JT610 Dihentikan, Pencarian CVR Bagaimana?

JAKARTA- Operasi SAR gabungan dalam upaya evakuasi pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang,…

Sabtu, 10 November 2018 20:52

Ada Apa dengan Pembalut Wanita? Kok Dipakai untuk Mabuk?

JAKARTA- Badan Narkotika Nasional (BNN) bergerak cekatan memeriksa kandungan dalam pembalut wanita.…

Acciuga Ingin Selamanya

Ditegur karena Sering Telat

Inferior Tanpa Curry

Penyebar Hoax Penculikan di Balikpapan Ditangkap, Diciduk saat Lagi Bersih-Bersih Mall

Rusto’s Tempeh Man Jadda

Semak Belukar di Desa Lusan Telah Dibuka

Menyongsong Era Digital Pemilu di Indonesia

Kasus Tower Bodong Makin Rumit

Tumbuhkan Semangat Baru

Investree Incar Investor Kaltim
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .