MANAGED BY:
KAMIS
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 17 Oktober 2018 10:40
Waduh, Utang Luar Negeri Indonesia Naik, Tembus Rp 5.410 Triliun..!!

Per Agustus 2018

Utang Luar Negeri Indonesia naik per Agustus.

PROKAL.CO, JAKARTA- Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh sebesar USD 360,7 miliar atau Rp 5.410 triliun (kurs Rp 15ribu per USD) pada akhir Agustus 2018. Utang itu terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar USD 181,3 miliar dolar atau Rp 2.720 triliun dan utang swasta termasuk BUMN sebesar USD 179,4 miliar atau Rp 2.691 triliun.

ULN Indonesia tumbuh 5,14 persen (yoy), relatif stabil dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang sebesar 5,08 persen. Pertumbuhan ULN Indonesia pada Agustus 2018 dipengaruhi oleh meningkatnya pertumbuhan ULN swasta di tengah melambatnya pertumbuhan ULN pemerintah dan bank sentral.

 “ULN pemerintah tumbuh melambat pada Agustus 2018. Posisi ULN pemerintah pada akhir Agustus 2018 tercatat USD178,1 miliar dolar atau tumbuh 4,07 persen (yoy), sedikit melambat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 4,12 persen (yoy),” dikutip dari web resmi Bank Indonesia, Rabu (17/10).

Dikutip dari JawaPos.com, secara bulanan, ULN pemerintah tercatat meningkat dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya karena adanya net penarikan pinjaman, khususnya pinjaman multilateral, serta net pembelian Surat Berharga Negara (SBN) domestik oleh investor asing.

Penarikan pinjaman antara lain berasal dari Asian Development Bank (ADB) untuk mendukung program yang dijalankan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan. Di sisi lain, pada bulan laporan pemerintah telah melunasi satu seri SBN dalam denominasi Yen Jepang yang jatuh tempo pada 13 Agustus 2018. Pemerintah senantiasa memastikan semua kewajiban ULN yang jatuh tempo dapat dibayarkan secara tepat waktu dan menjamin tidak terjadi gagal bayar.

ULN swasta pada Agustus 2018 mengalami peningkatan. Posisi ULN swasta pada akhir Agustus 2018 tercatat USD179,4 miliar dolar atau tumbuh 6,70 persen (yoy), meningkat dari periode sebelumnya (6,49 persen yoy). ULN swasta tersebut terutama dimiliki oleh sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor industri pengolahan, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas (LGA), serta sektor pertambangan dan penggalian.

Pangsa ULN keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 72,5 persen, relatif stabil dibandingkan dengan pangsa pada periode sebelumnya. Perkembangan ULN Indonesia tetap terkendali dengan struktur yang sehat. Hal ini tercermin antara lain dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir Agustus 2018 yang tercatat stabil di kisaran 34 persen.

Bank Indonesia mengklaim, rasio tersebut masih lebih baik dibandingkan dengan rata-rata negara peers. Berdasarkan jangka waktu, struktur ULN Indonesia pada periode laporan tetap didominasi ULN berjangka panjang yang memiliki pangsa 86,8 persen dari total ULN. Bank Indonesia dan Pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan ULN dari waktu ke waktu untuk mengoptimalkan peran ULN dalam mendukung pembiayaan pembangunan, tanpa menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian. (uji/JPC)


BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 18:47

Presiden Jokowi Bilang, Situasi Terkendali, Masyarakat Tak Perlu Khawatir

JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar konferensi pers terkait unjuk…

Rabu, 22 Mei 2019 11:35

Apa Tugas Terberat Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf..??

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Joko Widodo…

Rabu, 22 Mei 2019 11:32

KATANYA NGGA UNTUNG..!! Angkasa Pura Mundur Teratur, Batal Kelola APT Pranoto

BALIKPAPAN-Di tengah rencana Pemprov Kaltim untuk mengembangkan Bandara APT Pranoto,…

Rabu, 22 Mei 2019 11:20

Miliki Senpi, Mantan Danjen Kopassus Jadi Tahanan

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko…

Rabu, 22 Mei 2019 11:00
Peluang Bisnis Jutaan ASN Jakarta Pindah ke Kaltim

Percepat Selesaikan Megaproyek, Guna Tunjang Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim

SAMARINDA-Diperkirakan 1,2 juta warga Jakarta akan bermigrasi ke Kaltim. Itu…

Rabu, 22 Mei 2019 10:04

Bandara APT Pranoto Targetkan 7.000 Penumpang Setiap Hari

SAMARINDA- Sejak beroperasi pada 2018 lalu, Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT)…

Rabu, 22 Mei 2019 10:00

Dishub Kaltim Siapkan 2.555 Angkutan Lebaran

SAMARINDA-Untuk mengantisipasi lonjakan angkutan jelang Idulfitri, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim…

Rabu, 22 Mei 2019 00:49

Tak Ada Lampu Runway, Maskapai Ancam Tutup Penerbangan ke APT Pranoto

SAMARINDA- Bandara APT Pranoto Samarinda terus berusaha melengkapi fasilitasnya. Apalagi…

Selasa, 21 Mei 2019 14:37

WOW..!! Ada Wacana Bangun Mal di Bandara APT Pranoto

SAMARINDA- APT Pranoto Samarinda adalah salah satu bandara terbesar di…

Selasa, 21 Mei 2019 14:30
Bukit Soeharto, Nasibmu Kini

Pemprov Kesulitan Menindak Penambang Ilegal di Tahura

SAMBOJA-Dugaan penambangan ilegal di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*