MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MANCANEGARA

Rabu, 17 Oktober 2018 10:38
Parah Nih, Pejabat Palsukan Kematian, Ternyata Hidup Mewah di Kastil
-

PROKAL.CO, Polisi Prancis telah menangkap seorang "pejabat tinggi" Ukraina yang namanyan masih dirahasiakan. Pasalnya, ia diduga menggunakan akta kematian palsu untuk menghindari kejaran penegak hukum karena kasus kejahatan pencucian uang.

Dilansir dari South China Morning Post pada Rabu (17/11), buronan itu telah ditahan pada 5 Oktober di dekat Dijon. "Tersangka diduga menjadi otak di balik kasus penipuan internasional yang kompleks dan pencucian uang," kata Europol, penegak hukum Eropa.

Polisi Prancis memulai penyelidikan pada bulan Januari atas dugaan transaksi mencurigakan terkait dengan pembelian kastil seharga 3 juta euro oleh sebuah perusahaan di Luksemburg. Diketahui pemilik utama perusahaan itu adalah warga negara Ukraina yang diduga pelaku korupsi dalam skala besar di negaranya. 

Modusnya, tersangka menggunakan sertifikat kematian palsu di Ukraina, dan ternyata dia tidak hanya hidup, tetapi juga menikmati gaya hidup mewah bak raja di Prancis. 

Tindak pidana korupsi masih menjadi masalah politik utama bagi Ukraina, bahkan setelah revolusi 2014 menggulingkan Presiden Viktor Yanukovich, banyak kasus korupsi besar diekspos. Salah satunya penyuapan pejabat pemerintah. 

Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund) membuat pengadilan anti-korupsi sebagai syarat untuk membuka bailout USD 17,5 miliar.

 Secara terpisah, otoritas Swiss membekukan USD 2 juta dalam rekening milik sekutu Yanukovych, Sergey Kurchenko, atas permintaan penegakan hukum Ukraina, menurut pernyataan dari kantor kejaksaan di Kiev pada hari Selasa. 

Diketahui, Ukraina menempati peringkat ke-130 dengan Sierra Leone dan Myanmar dalam Indeks Persepsi Korupsi Internasional Transparency terbaru, lebih rendah daripada negara Eropa manapun kecuali Rusia.  (ina/JPC)


BACA JUGA

Minggu, 11 November 2018 10:14

Kebakaran Hebat Melanda California

CALIFORNIA – Sedikitnya sembilan orang tewas dan lebih dari 150 ribu orang mengungsi akibat kebakaran…

Minggu, 11 November 2018 10:13

Amerika Semakin Tak Ramah

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan barunya terkait…

Minggu, 11 November 2018 10:12

Divonis setelah 27 Tahun Diusut

MANILA - Sandiganbayan atau Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Filipina menjatuhkan vonis bersalah…

Sabtu, 03 November 2018 06:42

Amal Tak Sanggup Bertahan

ADEN  – Dunia kembali mengalihkan pandangan ke Yaman. Mereka terenyak mendengar kabar Amal…

Sabtu, 03 November 2018 06:40

Emak-Emak Pukul Sopir, Bus Masuk Sungai

CHONGQING –  Kemarahan Liu berujung petaka yang merenggut nyawa. Bukan hanya dirinya, tapi…

Sabtu, 03 November 2018 06:39

Tiga WNI Disandera di Kapal Berbendera Panama

JAKARTA –  Nasib tiga Warna Negara Indonesia (WNI) yang diculik di perairan Kongo masih belum…

Sabtu, 03 November 2018 06:38

Demi Asuransi, Minta Istri Bunuh Diri

SEORANG  pria Australia dijatuhi hukuman 10 tahun penjara. Dia terbukti menyarankan istrinya bunuh…

Senin, 29 Oktober 2018 09:48

Ini Dia Cezar Sayoc, DJ Kelab Striptis Peneror Musuh-Musuh Trump

Kiriman 14 paket bom ke tokoh-tokoh Partai Demokrat sejak Senin (22/10) menggemparkan Amerika Serikat…

Senin, 29 Oktober 2018 09:46
Teror di Sinagoge

Bule Ini Bilang, Semua Orang Yahudi Harus Mati..!!

Semua orang Yahudi harus mati. Kalimat itu dilontarkan Robert Bowers pada Sabtu (27/10) sembari memuntahkan…

Senin, 29 Oktober 2018 09:45

Rayakan Kematian Jamal Khashoggi, Anak Buah MBS Minum Miras

Pembunuhan Jamal Khashoggi masih jadi isu favorit media massa Turki. Tentu saja, seperti rezim Presiden…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .