MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 17 Oktober 2018 10:03
"Pembahasan RZWP3K Kaltim Harus Berpihak pada Nelayan Tradisional"
Dari kiri, Fathulhuda W (JAL Balikpapan), Fathur Roziqin (WALHI KALTIM), Pradarma Rupang (JATAM KALTIM)

PROKAL.CO, SAMARINDA- Pembahasan penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) di Kaltim, ternyata tidak berpihak kepada kepentingan nelayan tradisional.

Padahal nelayan tradisional merupakan usaha yang paling banyak dilakukan oleh masyarakat sepanjang pesisir yang membentang dari Selatan hingga Utara, dari Kabupaten Paser hingga Berau.

"Saat ini tengah dibahas tahapan RZWP3K di Kementerian Kelautan dan Perikanan, namun beberapa tahapan diantaranya tidak memasukkan kepentingan nelayan tradisional dalam pembahasannya,” tegas Pradarma Rupang dari Jaringan Tambang Kaltim.

Dalam konferensi pers yang digelar oleh Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kaltim, Jaringan Advokasi Tambang, dan Jaringan Advokasi Lingkungan (JAL) pada Selasa (16/10) dijelaskan bahwa sebagian kawasan pesisir di Kaltim terhubung dengan karst.
Namun, kawasan kaya air tawar ini justru telah dikapling-kapling dengan industri ekstraktif baik itu tambang, pabrik semen, hutan tanaman industri, perkebunan sawit serta pelabuhan terminal khusus.

“Untuk itu, kami menuntut pembahasan RZWP3K dihentikan dan dicabut pada sejumlah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di kawasan karst Sangkulirang Mangkalihat. Selain itu, semangat RZWP3K untuk kedaulatan nelayan Indonesia khususnya pelestarian pesisir dan pulau-pulau kecil di Kaltim,” ujar Rupang.

Fathur Roziqin dari Walhi Kaltim mengatakan akibat dari kegiatan ini nelayan tradisional telah terabaikan zonasi tangkapnya. Akibatnya, hasil tangkapan para nelayan terus menurun akibat dari sampah-sampah pabrik yang berdiri di sepanjang pesisir Kaltim.
“Proses RZWP3K ini seolah-olah ditutup-tutupi dan lompat-lompat tanpa melibatkan partisipatif nelayan tradisional,” ujar Fathur (yull)


BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 07:59
Sekwan Pastikan Sudah Surati Wali Kota

Bulan Ini Ditargetkan Sudah Ada Wawali

SAMARINDA – DPRD Samarinda menargetkan pengisian kursi wakil wali kota (wawali) pada bulan ini.…

Rabu, 14 November 2018 08:44

Gauli Anak Sendiri, Dihukum Lima Tahun

UMUR bukan lagi penghalang ketikanafsu sudah di ubun-ubun. Anak kandung pun bisa jadi pelampiasan birahi.…

Rabu, 14 November 2018 07:22

Tumbuhkan Semangat Baru

UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Senin (12/11), bertindak sebagai inspektur…

Selasa, 13 November 2018 08:23

BEJAT..!! Modal Rp 5 Ribu, Oknum Guru Ngaji Setubuhi Murid

SAMARINDA – Sebagai seorang tenaga pengajar, seharusnya memberikan pelajaran yang mendidik kepada…

Senin, 12 November 2018 08:20

Penerangan Jalan Minim, Ternyata Ini yang Diprioritaskan Dishub

SAMARINDA – Sampai sekarang, penerangan jalan umum (PJU) di Samarinda masih minim. Terutama di…

Senin, 12 November 2018 07:57

Dapat Acungan Jempol Menteri Keuangan

IMPLEMENTASI smart city Kota Samarinda mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Bahkan, Kementerian…

Minggu, 11 November 2018 08:24

KSOP Semprit Pengelola Pelabuhan

SAMARINDA – Semrawut, masuk bukan pada jalan seharusnya, masih ada calo tiket, dan seabrek masalah…

Sabtu, 10 November 2018 06:54

Empat Tahanan Jebol Jeruji Besi

LANGIT  masih gelap, jarum jam dinding menunjukkan pukul 04.10 Wita. Sebagian anggota gabungan…

Jumat, 09 November 2018 09:59

Pulau Derawan Perlu Perhatian

SAMARINDA–Pulau Derawan yang menjadi salah satu lokasi wisata unggulan di Kabupaten Berau, Kaltim,…

Jumat, 09 November 2018 08:08

Karena Utang, Persahabatan Tumbang

PERSAHABATAN yang sudah terjalin lama, hancur begitu saja. Rudiansyah (26) tak bisa lagi kompromi dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .