MANAGED BY:
KAMIS
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 16 Oktober 2018 11:14
MAAF..!! Tol Balikpapan - Samarinda Molor, Ngga Jadi Diresmikan Jokowi
Tol Balikpapan-Samarinda diperkirakan selesai triwulan 2019.

PROKAL.CO, SAMARINDA- Tol Balikpapan-Samarinda batal diresmikan akhir tahun ini. Padahal mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak sudah berkoar bahwa semua proyek yang dimulakan pada masanya akan tuntas akhir tahun ini. Faktanya, proyek jalan tol ini tak bisa tuntas tahun ini.

Hal ini ditegaskan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim Zairin Zain. “Jalan tol ngga bisa diresmikan tahun ini, mundur hingga Maret 2019,” kata Zairin seperti dilansir STV.co.id. Lebih jauh dikatakannya, yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Kaltim nanti adalah Bandara APT Pranoto, Bandara Maratua dan Waduk Teritip Balikpapan.

Untuk diketahui proyek ini memang menuai banyak masalah. Mulai dari dana hingga pembebasan lahan. Agustus lalu, seorang warga pemilik tanah, Ahmad (40), menuturkan sudah menerima penetapan harga dan validasi administrasi, serta sudah ada kesepakatan harga. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian pembayaran akan diterima. Pihaknya meminta ada kepastian. Agar bisa memanfaatkan ganti rugi untuk membiayai hidup. “Kami ini masyarakat kecil. Tolong Pak Gubernur diselesaikan pembayaran tanah kami yang tergerus jalan tol,” kata Ahmad di depan Faroek.

Sambil memajang poster berisi tulisan protes, Ahmad dan warga lainnya, juga meminta keadilan dalam penentuan harga yang dilakukan tim appraisal. Menurut Ahmad, ada ketidakadilan dalam penentuan harga tanah. Sebidang tanah di lokasi yang berdekatan bahkan berdempetan, harga yang ditetapkan tim appraisal jauh timpang. Miliknya hanya dihargai Rp 45 ribu per meter persegi.

Sementara tanah yang terletak tepat di samping tanah miliknya yang notabene rawa dihargai Rp 332 ribu per meter persegi. “Kami akan perjuangkan terus keadilan atas hak kami sampai titik darah penghabisan,” tegasnya.

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kaltim Mazwar mengakui, ada banyak masalah dalam hal pembebasan lahan di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda. Di Seksi 3 dan 4, beberapa pemilik tanah tidak setuju dengan harga yang ditetapkan tim appraisal. Sehingga harus diselesaikan lewat pengadilan.

Pihaknya tidak bisa berbuat banyak soal protes warga atas pembebasan tanah, karena penilaian dilakukan oleh tim independen. Ada kriteria dan ketentuan khusus di luar wewenangnya. “Tapi sebagian besar sudah bebas. Hanya beberapa bidang dan itu sudah diteruskan ke pengadilan untuk konsinyasi,” kata Mazwar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Perumahan Rakyat (PUTRPR) Kaltim M Taufik memaparkan, perlu dilakukan percepatan oleh Tim Pengawalan, Pengamanan, Pemerintahan, dan Pembangunan Daerah (TP4D) untuk pembebasan lahan.

Sebab bila tidak selesai sampai akhir Agustus, konsekuensinya akan membuat pengerjaan proyek molor. Jika molor, paling cepat penyelesaian proyek untuk seksi 3 dan 4 baru bisa dilakukan pada triwulan pertama 2019. “Banyak masalah yang muncul belakangan. Tapi kami tetap berharap proyek selesai tepat waktu, masih ada harapan,” ujar Taufik.

Dia menjelaskan, di seksi 3 ada bidang tanah sepanjang 100 meter hanya bisa separuhnya yang bisa dikerjakan kontraktor. Sementara separuhnya tidak bisa karena ada perbedaan persepsi antara pemilik lahan dan petugas pengukur tanah. Menurut dokumen yang sudah dibebaskan sisi kiri, namun menurut pemilik sisi kanan belum. “Untuk menyelesaikan masalah itu, kami masih harus bertemu lagi dengan lurah, camat, dan pemilik lahan. Secepatnya kami jadwalkan,” singkat dia.

DIANGGARKAN DI APBD

Diwartakan sebelumnya, sinyal proyek skema kontrak tahun jamak mendapat alokasi penuh di APBD Perubahan (APBD-P) Kaltim 2018 sudah di depan mata. DPRD Kaltim menyetujui alokasi Rp 450 miliar untuk melunasi proyek yang ditarget tuntas akhir Desember itu.

Namun, DPRD Kaltim melalui Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kaltim 2017 mengajukan syarat, harus dibentuk Pansus Kinerja MYC. Alasannya, masih ada proyek atau multiyears contract (MYC) yang progresnya di bawah target. Jadi, perlu dilakukan pengawasan intensif lintas komisi melalui pansus.

Rencana itu ditolak mentah-mentah oleh waktu itu Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Pembentukan pansus dianggap Faroek terlalu mengada-ada. Tidak sesuai aturan. Menurut gubernur, DPRD Kaltim cukup menyerahkan pengawasan proyek MYC ke Komisi III DPRD Kaltim yang memang membidangi infrastruktur. “MYC kan sudah jadi kesepakatan bersama, ya harus dianggarkan. Untuk apa lagi dibentuk Pansus MYC? Enggak perlu,” tegas Faroek, Jumat (24/8).

Untuk diketahui, proyek tahun jamak yang telah menyedot anggaran triliunan rupiah di APBD Kaltim seperti Jalan Tol Samarinda-Balikpapan, Jembatan Mahakam IV, SPAM Maloy di Kutim, pembangunan jaringan pipa transmisi air baku Sekerat di Kutim, dan pembangunan Bandara APT Pranoto Samarinda.(pro)


BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 18:47

Presiden Jokowi Bilang, Situasi Terkendali, Masyarakat Tak Perlu Khawatir

JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar konferensi pers terkait unjuk…

Rabu, 22 Mei 2019 11:35

Apa Tugas Terberat Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf..??

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Joko Widodo…

Rabu, 22 Mei 2019 11:32

KATANYA NGGA UNTUNG..!! Angkasa Pura Mundur Teratur, Batal Kelola APT Pranoto

BALIKPAPAN-Di tengah rencana Pemprov Kaltim untuk mengembangkan Bandara APT Pranoto,…

Rabu, 22 Mei 2019 11:20

Miliki Senpi, Mantan Danjen Kopassus Jadi Tahanan

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko…

Rabu, 22 Mei 2019 11:00
Peluang Bisnis Jutaan ASN Jakarta Pindah ke Kaltim

Percepat Selesaikan Megaproyek, Guna Tunjang Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim

SAMARINDA-Diperkirakan 1,2 juta warga Jakarta akan bermigrasi ke Kaltim. Itu…

Rabu, 22 Mei 2019 10:04

Bandara APT Pranoto Targetkan 7.000 Penumpang Setiap Hari

SAMARINDA- Sejak beroperasi pada 2018 lalu, Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT)…

Rabu, 22 Mei 2019 10:00

Dishub Kaltim Siapkan 2.555 Angkutan Lebaran

SAMARINDA-Untuk mengantisipasi lonjakan angkutan jelang Idulfitri, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim…

Rabu, 22 Mei 2019 00:49

Tak Ada Lampu Runway, Maskapai Ancam Tutup Penerbangan ke APT Pranoto

SAMARINDA- Bandara APT Pranoto Samarinda terus berusaha melengkapi fasilitasnya. Apalagi…

Selasa, 21 Mei 2019 14:37

WOW..!! Ada Wacana Bangun Mal di Bandara APT Pranoto

SAMARINDA- APT Pranoto Samarinda adalah salah satu bandara terbesar di…

Selasa, 21 Mei 2019 14:30
Bukit Soeharto, Nasibmu Kini

Pemprov Kesulitan Menindak Penambang Ilegal di Tahura

SAMBOJA-Dugaan penambangan ilegal di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*