MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 15 Oktober 2018 22:24
Ramai Isu LGBT di Balikpapan, Ini Pandangan Piatur Pangaribuan dari Sisi Hukum..
-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Para pelaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) tidak bisa dihukum secara pidana. Hal ini disampaikan pengamat hukum dan sosial Balikpapan, Piatur Pangaribuan, Senin (15/10) siang.

Ditemui di ruang kerjanya, kantor Rektor Universitas Balikpapan, dia menyampaikan, hingga sekarang belum ada undang-undang yang melarang keberadan dan aktivitas LGBT di Indonesia. Jadi, mengenai isu keberadaan kaum gay yang lagi viral saat ini, menurut Piatur, tidak bisa diproses secara hukum." Kalau aturan hukumnya belum ada ya," katanya kepada Prokal.co.

Namun, tutur dia, jika pemerintah Balikpapan serius memberantas keberadaan kaum LGBT di Kota Minyak, hal itu bisa dilakukan.  Caranya dengan segera mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) anti LGBT. "Ini bisa menjadi alternatif untuk pencegahannya, selain aturan hukum dari pusat," tuturnya.

"Kalau enggak salah, ini (Raperda anti LGBT) sudah dibahas di DPRD Balikpapan," tambahnya.

Piatur pun berpendapat, jika aktivitas LGBT memang akan memberikan dampak negatif bagi masyarakat. Kata dia, aktivitas LGBT jelas bertentangan dengan agama. Mau apapun agamanya, semua pasti menolak. 

"Selain itu LGBT bisa menghadirkan penyakit, seperti HIV. Jelas akan merugikan banyak orang," imbuhnya. "Yang lebih parah kalau orang normal keteluran penyakit itu (LGBT). Apalagi sampai anak-anak yang jadi korban," sambungnya.

Tetapi, kata pria yang juga sebagai Kepala Rektor Uniba, aktivitas LGBT bisa dihentikan, dengan melakukan pencegahan sejak dini. Semua elemen masyarakat, ujar Piatur, harus turun tangan, untuk menghentikan aktivitas ini. Khususnya para pelaku, harus bisa menghentikan mengenai penyimpangan prilakunya itu. "Ada kok yang bisa kembali normal," pungkasnya. (sur/pro/one)


BACA JUGA

Minggu, 19 Mei 2019 10:53

Gerakan Massa ke Jakarta Belum Terdeteksi

BALIKPAPAN - Pergerakan massa dari luar daerah ke Jakarta pada…

Minggu, 19 Mei 2019 10:52

Kasus Adegan Mesum yang Disebar, Ditengarai Ada Pelaku Lagi

 YOHANES Maroko selaku kuasa hukum terdakwa Andi Rahmat Nur (21)…

Minggu, 19 Mei 2019 10:50
Balikpapan Explore Dijual dalam Bentuk PC

Hasil Penjualan untuk Sedekah Ramadan

Kreator Balikpapan Explore menawarkan penjualan gim bernuansa horor dalam versi…

Sabtu, 18 Mei 2019 15:37

Rencana Pelebaran Jalan Diusulkan 2020

BALIKPAPAN – Berulangnya kecelakaan di tanjakan sekitar diler Mazda, Jalan…

Sabtu, 18 Mei 2019 15:36

Amati Suhu Tubuh hingga Siapkan Rujukan

BALIKPAPAN–Singapura dan Batam sudah terinfeksi virus cacar monyet. Balikpapan ikut…

Sabtu, 18 Mei 2019 15:25

Pelunasan BPIH Tahap Tiga Diundur

BALIKPAPAN-Tanggal pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahap tiga, atau…

Jumat, 17 Mei 2019 13:40

Ini Dugaan Penyebab Kecelakaan di Jalan MT Haryono

BALIKPAPAN–Tanjakan Mazda ibarat tempat angker bagi kendaraan di Kota Minyak.…

Jumat, 17 Mei 2019 13:39

Praktik Buku Kir Palsu Terungkap

BALIKPAPAN-Menjalankan ibadah puasa tak membuat semangat personel Patroli Jalan Raya…

Kamis, 16 Mei 2019 15:31
Kisah Korban Penculikan Anak di Bawah Umur –SUB (3–Habis)

Ingin Kejar Paket A dan Kursus Salon

Keberhasilan NI kembali ke Balikpapan tak lepas dari kelengahan suaminya.…

Kamis, 16 Mei 2019 15:28

Baru Stop setelah Tabrak Dua Mobil

BALIKPAPAN–Ditengarai karena mengangkut pasir melebihi kapasitas, sebuah dump truk tak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*